Kamis, 28 Februari 2013

"Running Man", Game Show Nomor Wahid yang Terkenal Seantero Asia

TAYANGAN populer seantero Asia Running Man semakin mengukuhkan diri sebagai game show nomor wahid. 7 pemain tetapnya terdiri dari Song Ji Hyo, HaHa, Gary, Kim Jong Kook, Ji Suk Jin, Yu Jae Suk, dan Lee Kwang Soo mampu menciptakan chemistry yang luar biasa. Selain itu kehadiran para bintang tamu yang berbeda-beda di setiap episodenya makin menambah semarak acara ini.

Running Man juga adalah game show yang bermodal besar, karena di setiap episodenya, dalam persiapan tempat atau penyewaan tempatnya, game show ini tidak main-main menggarapnya. Satu gedung itu bisa diewa hanya untuk syuting Running Man ini. Belum lagi ditambah para masyarakat awam yang dipakai untuk keperluan syuting bisa mencapai ratusan bahkan ribuan orang bila memang dirasa diperlukan. Terkadang juga Running Man syuting di luar Korea, semisal Thailand, Vietnam, Macau, Hongkong, bahkan sampai Beijing.

Running Man, hadir dengan rating yang biasa saja di awal kemunculannya. Rating perdananya 10% dan terus turun sampai 6.5% pada episode ke-12. Mencapai episode puluhan, Running Man mulai populer dari perolehan rating. Bahkan di episode ke-23 berhasil menyentuh rating 20%. Sampai dengan sekarang ratingnya stabil di angka belasan persen hingga 20 persen lebih. Gemanya pun kian meluas hingga ke pelosok Asia, termasuk Indonesia (bagi yang punya TV berlangganan). Dari hari ke hari juga makin menghimpun banyak penggemar. Timeline beberapa teman pecinta K Pop selalu menyambut episode-episode baru Running Man dan sibuk mengunduhnya dari sebuah situs.
Terus terang awalnya cukup sulit juga mengikuti acara tersebut, selain karena tidak menonton dari episode awal, juga bukan tipikal acara yang biasa muncul di Korea. Tapi begitu tahu daftar panelisnya, keasyikan menontonnya segera datang. Siapa yang tak kenal Yoo Jae Suk? MC nasional Korea.

Tidak sulit juga mengenali panelis lain, soal nama Gary, soal kegantengannya, soal “hubungan” nya dengan panelis wanita satu-satunya Song Ji Hyo juga sudah sering penulis lihat di timeline penggemar acara yang mengudara sejak 11 Juni 2010 ini dan titayangkan tiap senin di stasiun televisi SBS. Keduanya kerap kali mendapat julukan sebagai Monday Couple karena syuting biasanya dilakukan pada hari Senin.

Selain itu ada juga si penyanyi tegap bersuara ballad, Kim Jong Kook yang menjadi momok menakutkan di sini akrena merupakan peserta yang paling kuat. Kehadiran si HaHa yang kocak juga makin memeriahkan acara. Lee Kwang Soo yang polos juga kerap kali menjadi tertawaan panelis lainnya. Pokoknya, mereka saling melengkapi satu sama lain.

Lalu apa yang menjadi daya tarik Running Man sehingga menyedot begitu banyak penggemar setia? Jelas karena menghibur, lucu, dan segar. Acara ini sendiri secara konsep berbeda dengan acara lain. Running Man dikategorikan sebagai “urban action variety”, genre yang belum pernah ada sebelumnya.

Sederhananya acara ini, sangat jauh dari jenis acara lain macam Strong Heart, Star King, Family Outing, yang rata-rata lebih layak disebut variety show. Running Man menggabungkan panelis senior dan junior. Kubu senior diwakili Yo Jae Suk, Suk Jin, Haha, Jong Kook, Sedang kubu junior terdiri dari Gary, Song Joong Ki (sudah keluar—red), Lee Kwang Soo, dan Song Jing Hyo.

Ada dua misi harus dijalani para panelis tiap episodenya. Misi pertama adalah memenangkan permain. Jangan tanya jenis permainannya, karena selalu berganti-ganti dan selalu saja seru. Ini benar-benar bukti kreativitas para creator acara ini. Misi kedua, favorit banyak orang.

Di segmen inilah para panelis dibagi menjadi dua kubu untuk merebut medali kemenangan atau biasa disebut Running Ball. Panelis biasanya otomatis terbagi dalam dua tim: Mission Team dan Chaser Team. Ya, sesuai namanya juga Mission Team yang dipimpin oleh Yoo Jae Suk berusaha menyelesaikan atau menemukan jawaban dari satu misi yang diberikan pada mereka  dengan jangka waktu tertentu. Harus kelar sebelum waktu yang ditentukan? So, pasti.

Tapi jangan dikira gampang karena Chaser Tim yang dipimpin Kim Jong Kook selalu siap sedia menghadang mereka. Tim yang biasanya beranggotakan dua anak kesayangan Kim Jong Kook, Haha dan Gary ini dengan segala cara akan menangkap anggota Joo Jae Suk yang terdiri dari Ji Suk Jin dan Lee Kwang Soo.Gampang? tidak juga karena selalu saja ada perlawanan, adu fisik, dan tentu saja sesuai nama acaranya: Lari.

Dengan sekali menonton saja Anda akan tahu kenapa motto acara ini Don’t  Walk, RUN! Tapi kadang enggak gampang juga menundukan Mission Team lho karena di kaki para anggota Chaser Team dipasang lonceng yang bisa dengar dan biasanya membuat Mission Team kocar-kacir, lari menghindar. Song Ji Hyo yang satu-satunya perempuan, meski banyak diguyur rayuan dan cinta, terutama dari Gary, hehehe, tergolong panelis yang galak kalau sudah dalam kondisi terdesak.

Game show Running Man bisa besar seperti sekarang berkat kerja keras kru dan member. Kameramen harus berlari lebih baik dari peserta untuk mengambil gambar para member yang tidak berhenti diam saat pengambilan gambar. Setiap member punya karakter masing-masing yang bisa membuat program lebih menarik.

Oh ya, sebagai catatan, acara ini sudah meraih banyak penghargaan. Berikut ini kami tampilkan penghargaan apa saja yang sudah diraih oleh Running Man.

Penghargaan & Prestasi

TahunPenghargaan
2010
  • 2010 SBS Entertainment Awards (30 Desember)
    • SBS Variety New Star Award - Song Joong-ki, Lee Kwang-su & Gary
    • Variety Special Award - Song Ji-hyo
    • Best TV Star Award - Kim Jong-kook
    • Netizen Most Popular Program - Running Man
2011
  • 2011 SBS Entertainment Awards (30 Desember)
    • Newbie Award: Variety Category - Lee Kwang-su
    • Broadcast Writer Award - Park Hyun-sook
    • Best Entertainer Award: Variety Category - Ha-ha
    • Most Outstanding Program - Running Man
    • Outstanding Award: Variety Category - Kim Jong-kook & Song Ji-hyo
    • Grand Award (Daesang) - Yu Jae-suk
2012
  • 2012 SBS Entertainment Awards (30 Desember)
    • Outstanding Award: Variety Category - Gary & Ji Suk-jin
    • Viewer's Most Popular Program - Running Man
    • Viewer's Most Popular Award - Yu Jae-suk
    • Grand Award (Daesang) - Yu Jae-suk

"Rooftop Prince", Penanda Kembalinya Drama Korea di Indosiar


SEMPAT menghilang selama beberapa bulan belakangan ini, akhirnya muncul promo drama Korea Rooftop Prince di Indosiar. Walaupun masih bertajuk segera, setidaknya ini menjadi kabar gembira untuk penggemar drama Korea yang satu ini. Rating Indosiar yang memburuk setelah menghilangnya drama Korea nampaknya membuat Indosiar kembali mempercayakan salah satu slotnya untuk drama Korea kembali.

Rooftop Prince adalah sebuah serial asal Negeri Ginseng Korea Selatan yang sekarang sedang digandrungi oleh banyak orang seperti negara Jepang, China, Taiwan, Singapore bahkan Indonesia. Serial ini ditayangkan perdana di Korea mulai dari 21 Maret 2012 hingga 24 Mei 2012. Rooftop Prince yang berjumlah 20 episode ini dibintangi oleh Park Yoo Chun yang sudah dikenal penonton Indonesia melalui drama Asia Sungkyunkwan Scandal dan Miss Ripley yang pernah ditayangkan oleh Indosiar. Walau ratingya tidak pernah menembus 20%. Namun ratingnya masih memiliki 2 digit nomor. Rating tertingginya berdasarkan ABG Nielsen diraih Rooftop Prince pada episode terakhirnya yang mencapai 14.8%. Secara rating, mungkin ratingnya memang biasa saja. Namun di luar negeri, serial ini sangatlah populer.

Alur cerita yang unik dan tidak tertebak adalah unsur yang paling dominan. Kisahnya dibuka dengan kesedihan Putra Mahkota Lee Gak (Park Yoo Chun) yang harus menerima kenyataan jika Putri Mahkota yang dicintainya dengan setulus hati ditemukan tewas secara tidak wajar di dalam kolam. Selidik punya selidik, Putra Mahkota membentuk pasukan khusus untuk menyelidiki kematian Putri Mahkota yang tidak wajar ini. Ditemani Song Man Bo (Lee Min Ho), Woo Yong Sul (Jung Suk Won), serta Do Chi San (Choi Woo Shik) dimulailah penyelidikan mengenai sebab kematian Putri Mahkota. Fakta mulai terkuak jika Putri Mahkota tewas akibat kesemek kering yang dimakannya sebelum ia ditenukan tewas. Masalahnya sekarang, siapa pembunuh Putri Mahkota yang sebenarnya?

Saat sedang menyeledikinya, Putra Mahkota bersama 3 pasukannya yang lain diserang sekumpulan pasukan. Mereka terdesak ke jurang hingga memutuskan melompati jurang dengan kuda mereka. Ajaibnya, kuda mereka selamat sampai ke seberang jurang. Namun tanpa para penunggangnya.

Di lain sisi, diceritakan juga kehidupan Putri Mahkota dari mulai kecil hingga dewasa. Pertama, adiknya Bu Young lah yang sebenarnya akan dijodohkan dengan Putra Mahkota. Namun karena sebuah insiden yang dilakukan oleh Putri Mahkota itu sendiri yang mengakibatkan rusaknya muka sang adik. Akhirnya, ayah mereka memutuskan untuk menjodohkan Putri Mahkota.

Cerita bergulir ke masa sekarang. Ayah Park Ha (Han Ji Min) menikahi seorang wanita yang merupakan Ibu dari Joo Se Na (Jung Yoo Mi). Setelah itu, keluarga kecil itu pun hidup bersama. Namun timbul iri hati dan dengki dari Se Na terhadap adik tirinya itu. Akhirnya, suatu saat ia meninggalkan adiknya dalam sebuah truk yang sedang berhenti. Park Ha kecil yang sedang tidur baru menyadarinya ketika Truk itu berjalan, ketika membuka pembatas truk itu, Park Ha menangis tersedu-sedu melihat truk itu berjalan dan mulai menjauhi Kakaknya Se Na. Namun Se Na mengacuhkan dan malah berbalik menjauhi truk yang sedang melaju kencang itu. Semenjak kejadian itu, Park Ha pun tidak pernah ditemukan kembali.

Cerita pun bergulir menjadi beberapa tahun kemudian. Sementara itu. Seorang pemuda bernama Tae Young sedang melukis Park ha (Han Ji Min) yang sedang menjual buah-buahan. Namun sebuah lemparan keras mengenai kepala Tae Young karena ulah park ha yang tanpa sengaja mengenai Tae Young yang sedang melukis Park Ha itu sendiri. itulah awal pertemuan Tae Young dengan Park ha.

Tae Mu (Lee Tae Sung) dan Tae Young minum di sebuah bar dan menemukan Park ha di sana. Tae Young mengabadikan beberapa foto di handphonenya sebagai kenang-kenangan. Setelah itu, Tae Mu menyuruh Tae Young untuk membuat janji dengan Park Ha untuk bertemu. Tae Young pun menitipkan sebuah postcard bergambar lukisan Park Ha itu pada teman Park Ha untuk kemudian diberikan pada Park Ha.
Pada saat bersamaan, Park ha mendapatkan telepon mengenai kepastian ayah kandungnya yang sebenarnya. dari situlah, Park Ha kemudian kembali ke Korea.

Kemarahan Tae Mu memuncak ketika Tae Young menolak kembali ke Korea karena permintaan nenek mereka. Tae Mu merasa tersudutkan atas penolakan tae Young. Tae Mu pun memukul Tae Young hingga jatuh dan tersungkur mengenai pinggir kapal. Tae Young pun jatuh ke dalam laut. Bukannya menolong sepupunya itu, tae Mu malah berenang meninggalkan Tae Young.

Cerita kemudian bergulir pada Putra Mahkota Lee Gak bersama tiga orang pengawalnya yang secara ajaib terlempar ke masa sekarang. Uniknya, mereka jatuh ke rumah Park Ha yang sudah kembali ke Korea. Park Ha begitu terkejut dengan kedatangan mereka dengan pakaian kuno zaman Jiseon.

Konflik dimulai dari sinilah. Putra Mahkota Lee Gak percaya jika kedatangannya di masa sekarang ini adalah jawaban atas kematian Putri Mahkota. Selama pencaharian itu, Lee Gak dan tiga orang pengawalnya begitu takjub dengan modernisasi zaman. Mereka bertingkah sangat polos terhadap segala sesuatu yang baru mereka temui seperti lift, mobil hingga mie ramen.

Dari sinilah, benih-benih cinta mulai tumbuh di antara Lee Gak dengan Park Ha. Konflik semakin rumit ketika Lee Gak bertemu dengan reinkarnasi Putri Mahkota yang ternyata adalah Se Na, kakak tiri Park Ha. Cinta segiempat pun terjadi, karena ternyata Tae Mu adalah kekasih Se Na.

Di lain sisi, Tae Young ternyata adalah reinkarnasi dari Lee Gak di masa sekarang. Untuk menemukan kebenaran itu, akhirnya Lee Gak berpura-pura menjadi Tae Young. nenek Tae Young yang kaya raya pun menerima kehadiran Tae Young yang sempat menghilang dengan tangan terbuka. Tae Mu semakin tersudutkan karena ia menyangka Lee Gak adalah benar Tae Young.

Menuju akhir kisah, Anda akan semakin penasaran mengikuti ceritanya. Karena masih banyak rahasia dan alur cerita yang tak tertebak. Misteri kematian Putri Mahkota juga segera terungkap dengan kenyataan yang tak pernah Anda sangka.

Secara keseluruhan, serial ini sangat patut untuk Anda tonton. Karena semua rasa campur aduk dalam serial ini. Kisah kocaknya, lucunya serta tegangnya itu benar-benar mengikat penonton untuk terus menyaksikannya hingga akhir episode. Di akhir episode, Anda juga akan mendapatkan penjelasan mengenai kejadian awal kematian Putri Mahkota di awal episode. Penasaran kan apakah Lee Gak dan Park Ha dapat bersatu dalam kondisi mereka yang berbeda zaman?
















Selasa, 26 Februari 2013

Yoon Shi Yoon Pastikan Tak Akan Menonton Episode Terakhir "Flower Next Boy Door"

AKTOR tampan Yoon Shi Yoon rupanya memiliki kebiasaan yang cukup unik saat membintangi serial-serialnya. Bintang Bread, Love and Dreams ini mengaku tak pernah menonton episode akhir semua serial yang ia bintangi. Kali ini saat membintangi Flower Boy Next Door bersama Park Shin Hye, Yoon Shi Yoon pun melakukan kebiasaannya untuk tidak menonton episode akhirnya.

"Aku tak akan melihat episode akhirnya hari ini. Aku memang tak pernah melihat episode akhir serial manapun yang aku bintangi," ujar Yoon Shi Yoo. "Aku tak sanggup melihatnya. Episode akhir membuatku merasa semua ini telah berakhir."

"Aku memberikan yang terbak untuk karakterku di serial ini. Jadi aku tak ingin merasakan akhir dari serial ini." tambahnya.
Meski tak melihat episode akhir serialnya, Shi Yoon mengaku telah memberikan yang terbaik saat memerankan karakter Enrique Geum. Karena itulah, ia berharap masyarakat masih setia menonton serial Flower Boy Next Door sampai akhir.

"Kalau aku tidak bermain di serial itu, aku pasti merasa episode akhirnya akan sangat menari. Tetapi apapun ending serial yang aku bintangi, aku selalu merasa sedih. Mungkin itu terdengar tidak bertanggung jawab, tapi sebenarnya aku selalu memonitor aktingku sampai akhir. Aku berusaha menampilkan aktingku dengan baik hingga episode terakhir. Jadi cintailah serial ini sampai akhir."

Flower Boy Next Door diadaptasi dari serial kartun populer Korea Selatan yang berjudul I Peep at Him Everyday. Diceritakan seorang gadis yang penyendiri bernama Go Dok Mi (Park Shin Hye) selalu memperhatikan tetangganya yang tampan. Namun suatu hari, aksinya ini diketahui oleh adik tetangganya, Enrique (Yoon Shi Yoon) dan membuatnya salah paham. Meski sempat bersiteru awalnya, tapi lambat laun keduanya menjadi semakin dekat dan membuat tetangga Dok Mi yang lain, Oh Jin Rak (Kim Ji Hoon) menjadi cemburu. Serial ini merupakan franchise dari dua serial populer Flower Boy Ramyun Shop dan Shut Up: Flower Boy Band yang sukses beberapa waktu lalu. Flower Boy Next Door ditayangkan di stasiun tvN dan telah memasuki episode terakhirnya pada tanggal 26 Februari 2013 kemarin.

Sepanjang ditayangkan kemarin bahkan ratingnya mencapai angka 2,781 yang merupakan torehan prestasi tinggi untuk sebuah drama yang tayang di TV kabel.

RATING REPORT : "Cinta Rockstar" dan "Berkah" Debut di 5 Besar

SENIN (25/02) kemarin merupakan debut dua sinetron terbaru dari dua stasiun TV terbesar di Indonesia saat ini. Cinta Rockstar milik SCTV tayang lebih dahulu pada Pkl.19.30 WIB, kemudian menyusul sinetron Berkah milik RCTI yang tayang di slot Pkl.21.00 WIB. Hebatnya lagi, dua sinetron baru ini menjadi pesaing kuat untuk program-program yang sebelumnya setia menghuni 5 besar perolehan rating. Namun keduanya belum bisa mematahkan dominasi Tukang Bubur Naik Haji yang kokoh di peringkat pertama dengan TVR 6.6 dan share 26.9 (ABC) dan TVR 6.8 dan share 27 di segmen ALL. 

Setelah Putih Abu-abu tamat, sinetron SCTV lebih banyak bergenre komedi dan menargetkan anak kecil atau keluarga. Kini, ada Cinta Rockstar yang berpotensi disukai anak muda. Deretan artis muda seperti Ariel Tatum, Derby Romero, Faby Marcelia dan Fandy Christian, plus kisah penyanyi rock terkenal yang ditukar dengan latar cinta segiempat, menjadi kekuatan sinetron yang disutradarai Ody C. Harahap ini.
Karakter utamanya Ila (Ariel), ditindas tante dan sepupunya tapi tetap tegar, tipikal karakter yang potensial meminta simpati penonton sinetron. Faktor ini membuat debut Cinta Rockstar cukup prima, bertengger di posisi 4 dengan TVR 3,6 dan share 14,6 (ABC) dan di ALL lebih baik lagi dengan TVR 3.9 dan share 3.9 dan share 15.3. Lebih bagus dibandingkan dengan debut Ji Ung Pendekar Cabe Rawit saat tayang perdana beberapa minggu silam. Akibatnya, Ji Ung digeser menjadi Pkl.17.00 WIB menggantikan Kiamat Sudah Dekat yang kalah telak dari perolehan rating Yang Muda Yang Bercinta.
 

Berkah yang tayang di RCTI semalam memperoleh hasil yang lebih prima. Mengambil sebagian jam tayang Tukang Bubur Naik Haji, debut sinetron yang disutradarai Ahmad Yusuf ini melenggang ke peringkat 2, dengan TVR 4,2 dan share 18,5 di segmen ABC dan TVR 4.6 dan share 19.9 di posisi yang sama.
Sinetron multikonflik dengan alur cepat, ada unsur komedi dan religi (lengkap adegan Jaka alias Samuel Zylgwyn mati suri lalu terjebak di antara surga dan neraka), membuat penonton sulit untuk memindah channel.

Senin, 25 Februari 2013

"Cinta Rockstar", Penyamaran Seorang Gadis Kampung Sebagai Seorang Rockstar Terkenal

KABAR gembira untuk penikmat sinetron dengan genre percintaan remaja. Setelah sebelumnya genre drama komedi mendominasi primetimenya, mulai malam ini sinetron drama percintaan kehidupan anak muda kembali menghiasi SCTV. Sinetron komedi Si Ji Ung Pendekar Cabe Rawit ternyata tak mampu berbuat banyak. Walaupun ratingnya tidak bisa dibilang buruk, setidaknya standar yang diterapkan SCTV untuk slot super primetimenya bukanlah dengan perolehan rating yang diperoleh sinetron berlatar Betawi tersebut.

Sinetron ini dibintangi oleh Derby Romero, Ariel tatum, Fandy Christian dan Feby Marcela. Derby Romero sendiri keluar dari sinetron Putih Abu-abu Season 2 karena sibuk terlibat dalam sinetron ini sebelumnya. Sementara itu, ini merupakan kali pertama Ariel Tatum berperan sebagai peran utama dalam sinetron produksi Screen Play Production. Sinetron terakhir yang menempatkannya sebagai pemeran utama adalah Dia Bukan Anakku yang tayang di era weekly beberapa tahun silam di RCTI.
Masih menggandeng Screenplay Productions, Cinta Rockstar tampil beda di tengah kuatnya sinetron bergenre komedi dan religi.

Berikut sinopsisnya:

Ila (Ariel Tatum) gadis kampung biasa yang hidupnya berubah drastis saat dirinya kepergok mencoba kostum milik seorang rockstar sedang naik daun. Tapi bukannya dihukum, Ila malah dipaksa untuk menggantikan Lexi (Feby Marcela), sang Rockstar pujaannya itu. Karena hari itu, Lexi yang ngambek pada manajernya, mogok manggung dan memutuskan kabur. Demi menyelamatkan konser, Ila dipaksa untuk tampil layaknya seorang rockstar profesional.

Beruntung, Ila sukses menirukan gaya Lexi di panggung. Hal ini membuat Seno (Adji Pangestu), pemilik label rekaman mengontrak Ila untuk menggantikan Lexi dalam beberapa konser mendatang. Ila menolak, tapi Bude Murni (Virnie Ismail) dan Mimi (Jovana) mengambil semua uang kontrak itu, hingga Ila tak punya pilihan lain, kecuali terus menyamar menjadi Lexi.

Sayang, niat baik Ila jadi bumerang untuk dirinya. Lexi merasa terancam dengan kehadiran Ila dan berniat menghancurkannya dengan mengungkap kedok siapa Ila sebenarnya. Ditengah hiruk pikuk masalah yang menimpanya, ada Panji (Derby Romero) setia mensupport Ila di saat-saat sulit.

Panji adalah mantan gitaris yang terpaksa membuang mimpi-mimpinya, dan berusah hidup realistis dengan menjadi pelayan cafe, setelah gagal menjadi gitaris Lexi and The Boys. Sesungguhnya telah lama hadir getar-getar cinta diantara mereka. Namun keduanya berusaha menyembunyikan perasaan masing-masing.

Selama menyamar menjadi Lexi palsu, Ila malah dekat dengan Juno (Fandy Christian), gitaris asli Lexi yang juga pacar dari Lexi. Juno tidak pernah menyadari yang sepanggung dengannya selama ini adalah Ila. Gadis polos, lugu dan baik hati yang sering menghiburnya setiap bertengkar dengan Lexi. Posisi Ila makin sulit setelah berkali-kali menjadi penyebab salah paham antara Lexi dan Juno, hingga membuat keduanya putus.
Lexi makin geram begitu tahu setelah putus, Juno malah dekat dengan Ila. Lexi kian marah saat tahu Panji, cowok yang di taksirnya, juga ternyata dekat dan bahkan naksir Ila?

Cinta Rockstar tayang mulai Senin, 25 Februari 2013, setiap hari pukul 19.30 WIB di SCTV.

Tayangan Dokumentar Trans 7 "On The Spot" Hadirkan Edisi Spesial di Episode Ke-1000

PROGRAM unggulan Trans 7, On The Spot melenggang mulus menjadi salah satu top rating yang stabil di jajaran 10 besar. Awalnya, program unggulan Trans 7 ini merupakan program musik yang dipandu oleh Ruben Onsu dan Thalita Latief, dimana sesekali muncul tayangan dokumentar unik yang diberi peringkat mulai dari peringkat 1 sampai dengan 7.

Tidak kunjung membaik ratingnya, On The Spot dirombak total. Segmen dokumentar yang sebelumnya hanya mempunyai porsi yang sedikit, kemudian menjadi tayangan inti. Semenjak itu, On The Spot perlahan mulai dilirik dan akhirnya bisa menjadi salah satu icon unggulan Trans 7. Kesuksesan On The Spot ini pada akhirnya membuat banyak versinya bertebaran di stasiun televisi lain semisal Woow Banget, Top 5, Hot Spot, dan masih banyak lagi. Pada akhirnya, sang peloporlah yang mampu bertahan hingga sekarang, dimana pengikutnya berguguran satu demi satu.
Nah, pada Sabtu, 02 Maret 2013 Pkl.19.45 WIB, On The Spot akan memasuki episode ke-1000. Bisa mencapai angkat itu, menandakan program tersebut masih disukai para pemirsa, pun begitu ratingnya, stabil hingga skearang.
On The Spot yang biasanya mengusung tema 7 kejadian unik dan menarik di dunia, di tayangan ke-1000 menghadirkan konsep berbeda. Di episode ke-1000 yang tayang Sabtu, 2 Maret 2013 pukul 19.45, On The Spot menggelar talk show dengan menghadirkan manusia terunik, seperti wanita terpendek di Indonesia, wanita berambut terpanjang, sampai anak pengingat angka yang berhasil jadi pemecah rekor dunia, hewan unik, seperi ular terpanjang di Indonesia, dan kucing dengan ukuran terpanjang.
Selain yang unik dan menarik, tak ketinggalan acara dimeriahkan bintang tamu seperti seperti D’ Masiv, idol group JKT48 dan pesulap Galih Montana.

Minggu, 24 Februari 2013

DUBBER AND FANS : Wan Leoni Mutiarza Pernah Dijutekin Fans Karena Mengisi Suara Mishil Yang Jahat (Dalam Drama)

SOSOK dubber yang satu ini begitu bersahabat saat diwawancara oleh penulis. Sebagai salah satu dubber yang sekarang  ‘suaranya’ wara-wiri di televisi, Wan Leoni Mutiarza terlihat begitu menikmati kesibukannya dalam dunia dubber. Wanita cantik yang lahir 35 tahun yang silam ini begitu karismatik ketika membawakan berbagai karakter dalam drama maupun film.

Tapi ada sebuah cerita seru yang dibagikan untuk penulis mengenai keterlibatan Wan Leoni pada karakter-karakter antagonis yang telah diisinya. Awalnya wanita pemilik Passionate Batik ini mengaku jika ia tidak pernah diberikan peran sebagai karakter antagonis karena tipikal suaranya yang melankolis, sehingga lebih sering menjadi dubber untuk karakter peran protagonis yang tersiksa. Namun suatu ketika saat dirinya dipercayakan untuk menjadi dubber karakter antagonis Mishil di serial The Great of Queen Seandeok yang tayang di Indosiar beberapa tahun silam, wanita yang mengaku pelupa ini mengaku berusaha semaksimal mungkin. Dirinya bisa membuktikan jika ia bisa melakoni karakter suara apapun dalam drama maupun film. Setelah kesuksesan serial tersebut di Indosiar, ia pun dipercaya membawakan berbagai karakter suara antagonis berkharisma di berbagai drama seperti Dong Yi, Princess Hours, Bread Love and Dreams, Can You Hear My Heart dan masih banyak lagi.
Berikut ini beberapa jawaban Wan Leoni saat diwawancara oleh penulis.

Bagaimana awal Anda bisa terjun ke dunia dubber seperti ini?
Awal aku terjun ke dunia dubbing ini awalnya diajakin sama temen untuk ikutan kursus dubbing dengan tim pengajar dari TVRI sekitar tahun 1995, akhirnya dari sana bersama teman-temen kursus mencoba untuk daftar di salah satu production house, akhirnya kita coba dan di tes, dan aku nggak lolos ,temen aku yang lolos. Hari pertama temen aku mulai dubbing di production house tersebut, dia (teman Wan Leoni) di tanya sama salah satu yang sempet ngetes , beliau ingat waktu itu temen aku berdua sama aku, katanya temennya suruh datang lagi, akhirnya aku datang dan diterima, dan temen aku yg malah nggak nerusin dubbing karena nggak pede sama suaranya sendiri.. Hehe.. Ya sudah akhirnya dimulailah pembelajaran dubbing yang sesungguhnya sampai berkembang.  Seiring berjalannya waktu aku juga mulai berani untuk mencoba di berbagai production house dubbing.

Apa suka duka menjadi seorang dubber?
Suka duka nya, (berpikir sejenak) hmmmmm… Banyak yah, misalkan menunggu giliran untuk take, karena pola kerja profesi kami tidak seperti jam kantoran jadi dibuat jadwal dengan jam-jam yang sudah diatur dan kalau sudah ada satu aja yang telat, efeknya akan terasa ke semua. Suka nya ya selain pas dapat honor (terkekeh) pasti disaat kita mengisi beberapa karakter yang ternyata sangat berkenan di pemirsa , banyak ya suka dukanya, maaf nggak bisa aku ceritain semua , terlalu banyak.

Sampai saat ini sudah berapa karakter yang Anda sulih suarakan?
Waduh! Kalau ditanya berapa banyak, mungkin sudah ratusan ya karakter yang aku perankan dan berhubung aku orangnya pelupa, jadi kalau peran yang jaman dulu sudah lupaa deh filmnya apa kemudian di situ jadi siapa. Makanya aku kaget waktu ada fans dubber yang masih inget film aku yang dulu banget....

Ada cerita lucu nggak saat mengisi suara (sedang melakukan dubbing)?
Cerita lucu juga banyak banget, susah ceritainnya… (terkekeh)

Dari sekian banyak yang suara yang sudah dilakoni, karakter siapa yang paling berkesan sewaktu jadi dubber?
Kalau karakter yang paling berkesan ya Mishil itu. Antagonis tapi halus.. Sampai ada orang yang saking sebelnya sama peran Mishil kalau ketemu sama aku, dibayangan dia, aku ini Mishil (beneran) jadi dia sebel juga sama aku (terkekeh), seneng sih berarti aku cukup berkenan membawakan peran itu.

Suara Anda kan sangat berkarakter, spesialis karakter suara antagonis (Mishil di The Great of Queen Seandeok, Ibu Kim Tak Gu di Bread Love Dreams, etc) tapi bisa juga sangat memikat seperti saat mengisi suara Yi Kyung di 49 Days, atau Eun Seo di Endless Love atau Dayang Han di Jewel in The Palace. Kunci sukses pedalaman karakter-karakter tersebut seperti prosesnya?
Sebenarnya aku sangat jarang dikasih peran antagonis, lebih sering dapat peran utama yang baik, tersiksa, yah gitulah, mungkin menurut para pengarah dialog suara aku lebih ke melankolis, tapi waktu aku dikasih peran Mishil memang aku buktikan bahwa aku bisa memerankan tokoh jahat. Sejak itu jadi sering dikasih peran antagonis. Kalau peran di 49 days dan Endless Love sebetulnya tidak terlalu sulit... Hanya cukup mengerti isi filmnya dan menghayati bagaimana peran Yi Kyung yang memang sedih saat kehilangan pacarnya, berusaha membayangkan jika itu terjadi sama aku saja. Begitu juga saat Endless Love yah aku takenya sampe nangis , kalau untuk peran antagonis penghayatannya aku lihat bagaimana mereka berekspresi saat berdialog dan cara mereka menekan intonasi itu yang aku coba terapkan juga selain harus mengerti isi ceritanya ya supaya bisa lebih menghayati. Yang jelas semua membutuhkan jam terbang atau proses untuk bisa mendalami suatu karakter.

Siapa dubber idola Anda?
Kalau untuk dubber yang aku idolakan, untuk cewek kak Irene dan untuk cowok kak Eko.. Pokoknya kalau udah denger suara mereka udah enak aja, mainnya juga bagus... Kak Irene kalau sudah narasi sama iklan aku angkat topi deh, kak Eko juga kalau udah ngisi suatu peran kayaknya gantengan suaranya daripada perannya sendiri (terkekeh).



Sampai kapan Anda berniat untuk terus melakoni profesi sebagai dubber ini?
Aku berniat jadi dubber sampai suaraku gak dibutuhkan lagi.
 
Berikut ini kami tampilkan cuplikan scene yang berisi suara Wan Leoni Mutiarza saat menjadi dubber untuk mengingatkan Anda pada suaranya.

"Berkah", Tobat Setelah Mati Suri, Samuel Zylgwyn Punya Kekuatan

BEBERAPA bulan terakhir ini, RCTI mempercayakan sinetron Tukang Bubur Naik Haji untuk tayang selama 3 jam sehari (kecuali Jum'at, karena ada X Factor) mulai dari Pkl.19.30 - 22.30 WIB. Namun Mulai Senin (25/02) ini, RCTI memutuskan untuk menayangkan sinetron baru di slot jam 9 malam. Mungkin ini juga karena salah satu imbas kesuksesan sinetron Yang Muda Yang Bercinta yang tayang di slot jam 5 sore. Oleh karenanya, RCTI berharap kesuksesan sinetron baru tersebut dapat terjadi kembali pada sinetron teranyarnya yang bertajuk Berkah.

Jaka (Samuel Zylgwyn) adalah preman di kampungnya. Tetapi ia juga dikenal sangat patuh pada emaknya, Nani (Debby Sahertian), dan sangat menyayangi adiknya, Dena (Laras). Jaka pun sulit menolak keinginan Nani yang menjodohkannya dengan Titin (Niniek Arum), anak dari mantan pacarnya, Harry (H. Jaja Miharja).

Saat berusaha menghindar dari kejaran emaknya, Jaka tertabrak mobil Irene (Irish Bella), yang juga sedang ngebut karena melampiaskan amarahnya akibat desakan ibu dan ayah tirinya untuk menikah dengan pria yang tidak ia cintai. Iren adalah gadis kaya yang sangat cantik, tomboy dan juga seorang pembalap. Ia mewarisi 2 ton emas batangan murni dari almarhum ayahnya, yang akan menjadi milik ia seutuhnya apabila kelak ia sudah menikah.
Iren sangat takut ketika melihat lelaki yang ditabraknya tidak bergerak. Ia pun kabur. Tetapi Iren tidak bisa tenang, ia merasa sangat bersalah. Ia pun kemudian mencari pria yang telah ia tabrak. Betapa kagetnya Iren ketika tahu Jaka telah meninggal.

Desakan orang tua Iren membuat Iren semakin tidak ingin tinggal di rumah. Atas ijin kakeknya, Pak Arief (Drg. Fadly) yang selama ini selalu mendukungnya, Iren pun memberanikan diri untuk menyerahkan diri ke polisi dan membiarkan dirinya di penjara.

Ternyata Jaka hanya mati suri. Dalam matinya Jaka seperti melihat keadaan neraka dan juga Surga. Namun saat dia mau melihat surga, dia dilarang untuk melihatnya, dan terdengar suara yang mengatakan kalau dia harus kembali ke bumi, Jaka belum waktunya untuk masuk ke neraka ataupun surga. Setelah mengalami mati suri, Jaka menjadi sosok yang berbeda, dia mempunyai kelebihan, bisa menyembuhkan orang dan intuisi yang hebat. Jaka jadi sering dimintai tolong penduduk untuk menyembuhkan penyakit mereka. Jaka pun jadi lebih soleh.

Sampai akhirnya Jaka diberitahu tentang pelaku yang menabraknya berada di tahanan kaget, Jaka bergegas ke kantor polisi, Jaka dan Irene pun bertemu. Jaka melihat sosok Irene yang cantik bagaikan bidadari, Jaka pun memanggil Irene dengan panggilan Neng Bidadari dan setiap berhadapan dengan Irene tubuh Jaka langsung gemetaran hebat, menggigil dan tubuhnya lemas. Iren pun dibebaskan. Tetapi karena tidak ingin pulang ke rumahnya, Iren pun akhirnya menginap sementara di rumah Jaka.

Di Rumah Jaka inilah, Irene menemukan sesuatu yang berbeda. di rumah itu kehidupannya sangat damai dan tenang, seperti di Surga, tidak seperti di rumahnya yang situasinya selalu panas seperti di neraka. Selama di rumah Jaka, Iren mendalami ilmu agama.

Orang tua Iren berang. Mereka menuduh Jaka sudah mempengaruhi Irene yang tidak-tidak, sehingga Iren tidak mau pulang. Irene pun kemudian menyatakan bahwa Jaka adalah calon suaminya.
Apakah Jaka akhirnya menerima tawaran Irene / Neng Bidadari untuk menikah dengannya dan mewarisi hartanya yang berlimpah?

Meyda Sefira, Cut Mini, Ria Probo, dan Handika Pratama juga membintangi sinetron ini.

***

Mulanya, sinetron produksi SinemArt ini berjudul Neraka dan Surga. Promonya sempat tayang pertengahan 2012 silam. Namun setelah mengalami beberapa perombakan kru dan pemain, sinetron yang disutradarai Ahmad Yusuf ini judulnya diganti Berkah.

Sinetron yang cerita/skenario ditulis oleh Agam Suharto ini mulai tayang Senin, 25 Februari 2013, setiap hari Pkl.21.00 WIB di RCTI.

Sabtu, 23 Februari 2013

DUBBER AND FANS : Way Esso, "Awalnya Aku Jadi Ibu Jang Geum, Terus Jadi Antagonisnya Sampai Akhirnya Jadi Jang Geum"

PENGGEMAR drama Asia tentunya pasti sudah tidak asing dengan suara para dubber yang mengisi suara berbagai karakter di drama favorit mereka tersebut. Anda yang rutin menonton tentu saja sangat familiar dengan beberapa suara para dubbernya. Salah satunya adalah wanita cantik bernama Way Esso. Wanita penyuka warna ungu ini sudah lumayan lama berkecimpung dalam dunia dubber ini. Bahkan beberapa karakter utama dalam drama Korea beberapa kali diembannya sebagai sang dubber. Beberapa di antaranya adalah karakter Jang Geum (Jewel in The Palace), Han Jung Won (Twinkle-Twinkle), dan masih banyak lagi. Namun tentunya, peran paling berkesan adalah saat dirinya mengisi suara Jang Geum. Suara lembut dan berkarakter dari Way Esso terasa lekat dengan perawakan Jang Geum yang ulet dan tekun. Bahkan banyak yang mengatakan jika suara Way Esso sudah seperti suara aslinya Lee Young Ae yang memerankan karakter Jang Geum di drama seaguk Jewel in The Palace.
Beberapa drama terbaru yang melibatkan Way Esso adalah seperti Princess Hours dimana Way Esso mengisi karakter suara Hyo Rin yang merupakan seorang ballerina yang jatuh cinta dengan Lee Shin, sang pangeran. Wanita yang tidak suka coklat ini mengaku sedang menjalani menjadi dubber Baek Seung Kyung di drama Asia Lovers in Paris, yang sedang tayang di ANTV. Namun rupanya saat dikonfirmasi jika Lovers in Paris sudah dihentikan penayangannya oleh ANTV karena suatu hal, Way Esso ternyata malah belum mengetahui hal tersebut.

Berikut ini kami tampilkan wawancara special dengan Way Esso selaku dubber berpengalaman.

Bagaimana awal Anda bisa terjun ke dunia dubber seperti ini?
Awalnya temen kuliahku kenalan sama salah 1 dubber di bis. Lalu dia bilang kalau mau bergabung,  setiap hari Sabtu pagi ada semacam audisi. Kebetulan studio nya ada dibelakang kampus. Setelah ikut tes aku lolos, dan menjalani pelatihan selama 1 minggu (tahun 1995). Sejak itulah aku jadi dubber.

Bagaimana suka duka menjadi seorang dubber?
Suka nya bisa belajar banyak karakter orang (dalam drama), dan juga pekerjaan hari ini ya untuk hari ini, besok sudah baru lagi (tidak seperti kerja kantoran), bisa jadi mata pencarian juga, waktunya fleksibel.. Dukanya adalah jika jadwalnya sedang padat dan berbeda-beda tempatnya, aku bisa pulang larut bahkan menginap. Selain itu honornya juga tidak tepat waktu (terkekeh).

Sampai saat ini sudah berapa karakter yang sudah Anda sulih suarakan
Mungkin lebih dari 20 karakter. Pokoknya sudah banyak sekali.

Sewaktu menjadi dubber, ada cerita lucu tidak sewaktu sedang mengisi suara?
Biasanya kalo istilah-istilah yang susah dibacanya, ditambah lagi kalau ada yang latah, terus ada yang sambil merem karena ngantuk, jadi mau ngomong saja susah (biasanya yang dikerjain malam hari) pokoknya seru deh.

Dari sekian banyak karakter yang sudah diisi, karakter siapa yang paling berkesan sewaktu jadi dubber?
Waktu aku mengisi suara Jang Geum. Karena dalam proses pengerjaan film itu ada kejadian yang buat aku bersejarah. Awalnya aku jadi ibunya Jang Geum, terus jadi antagonisnya (Dayang Choi) sampai akhirnya aku jadi Jang Geum nya karena dubber sebelumnya dinilai kurang besar (suara aslinya besar) oleh big bos yang kebetulan nonton. Aku yang waktu itu kontrak kerjanya sudah habis dicoba menggantikan, dan syukurnya cocok, jadi aku tidak jadi di putus kontrak.

Berapa kisaran honor untuk seorang dubber?
Kalau masalah honor tiap PH beda-beda standarnya. Range (kisaran) nya Rp 50 Ribu – Rp 400 Ribu setiap film. Tergantung durasi film atau drama serta castingnya (peran yang didapat).

Kesibukan sekarang sedang mengerjakan proyek apa?
Sekarang aku lagi ngerjain Love in Paris yang tayang di ANTV, di situ aku jadi Baek Sen Kyung,wanita karier yang tegas bukan cewek yang lemah lembut.

Untuk jenis peran yang diisi, lebih senang mendapatkan peran di Film India, drama Korea atau drama Mandarin?
Aku  lebih suka di drama Korea dan Mandarin, suka ceritanya dan juga artisnya, kalau India suka banyak improvisasi dan durasinya juga panjang.

    X Factor Indonesia : Dicky Adam Tereliminasi, Rossa Dikecam di Twitter

    KEMERIAHAN Gala Show perdana X Factor Indonesia tadi malam (22/02) menimbulkan keterkejutan saat salah satu peserta unggulan harus tereliminasi pada minggu eliminasi perdana. Dicky Adam harus memupuskan impiannya menjadi juara X Factor karena berdasarkan perolehan sms, ia menduduki peringkat paling bawah.

    Efek keluarnya Dicky Adam ini membuat salah satu juri yaitu Rossa dikecam lantaran dirinya dianggap jadi salah satu penyebab tersingkirnya Dicky Adam. Keputusan Rossa memilih Ilusia Girls mengakibatkan posisi deadlock hingga akhirnya babak penjurian diserahkan kembali pada polling SMS terendah.
    Sebelumnya Dicky dan Ilusia berada pada urutan 2 finalis dengan polling SMS terendah. Posisi ini menyebabkan mereka harus melalui tahap Save Me Song yang mengharuskan mereka bernyanyi kembali untuk mendapatkan penilaian kembali dari juri.

    Ilusia Girl membawakan lagu "Set Fire To The Rain" sementara Dicky menampilkan "My Same". Dari awal sudah jelas terbaca jika Anggun akan memilih Dicky Adam dan Ahmad Dhani akan memilih Ilusia Girl, karena keduanya masing-masing berada di bawah arahan Anggun dan Dhani.

    Dari penampilan tersebut jelas Dicky Adam terlihat lebih mumpuni dibandingkan dengan Ilusia Girl. Dicky Adam tampil memikat saat membawakan lagu "My Same" tersebut. Sementara Ilusia Girl justru menunjukkan peforma yang turun dibandingkan saat membawakan lagu pertama mereka di babak Gala Show.

    Keputusan selanjutnya ada di tangan kedua juri lainnya. Bebi Romeo memilih Dicky Adam karena peformanya yang dianggap lebih baik. "Aku melihat seorang penyanyi professional, tanpa menang pun, kamu sudah jadi siapa siapa, jadi saya mempertahankan kamu," Ujar Bebi Romeo saat memilih Dicky.

    Otomatis, keputusan ada di tangan Rossa. Keputusan Rossa tersebut menggiring Dicky pada keputusan polling SMS terendah dan memaksanya untuk hengkang dari ajang pencarian bakat yang ditayangkan di RCTI tersebut. Padahal dalam komentarnya Rossa jelas mengatakan jika Dicky Adam tampil lebih baik dibanding Ilusia Girl pada babak Save Me Song tersebut. Keputusan Rossa ini mungkin saja karena tidak ingin menjadi pengeksekutor kepulangan salah satu peserta, karena ia kembali menyerahkan pada keputusan polling sms. Namun karena inilah, akhirnya Rossa dikecam.

    Beberapa komentar di Twitter dan forum internet juga menyayangkan keputusan Rossa tersebut. Beberapa komentar tersebut adalah sebagai berikut :

    "Saya yakin minggu depan kamu (@DickyASiregar) akan ada di sini "ujar @mynameisrossa". Tapi apaa?? Dia tidak memilihnya Щ(ºДºщ)", Ujar sebuah akun yang bernama @MoehammadRifki.

    "omungkin, maksud @mynameisrossa "masih akan di sini minggu depan" itu akan di sini sebagai penonton, keren mbak "joke"-nya.. *kasih jempol*", ujar akun lainnya yang bernama @elhakimovic.

    Namun Anggun selaku coach dari Dicky Adam memberikan dukungannya melalui Twitter kepada Rossa. Melalui akun @Anggun_Cipta, Anggun menuliskan, "@Mynameisrossa jgn ditanggapi yg 'bully' km, nanti jg juri2 lain pasti kena gilir ..."

    Nah bagaimana menurut Anda? Setujukah dengan keputusan Rossa ini?

    Rabu, 20 Februari 2013

    RESENSI FILM : "Mama", Siapa Sosok dibalik Penampakan Misterius ini?

    SATU lagi film Hollywood yang bermain di genre horror. Melalui sosok 'Mama' penonton akan digiring penasaran untuk mengetahui sosok dibalik 'Mama' tersebut. Judul 'Mama' dalam film terbilang unik, dan mungkin bagi penonton Indonesia judul ini lebih terdengar Indonesia sekali dibandingkan dengan judul fil Hollywood kebanyakan.

    Jeffrey (Nikolaj Coster) bersama dua putrinya, Victoria (Megan Charpentier) dan Lily (Isabelle Nelisse), mengalami kecelakaan. Mobil mereka terperosok ke jurang di tengah cuaca dingin di musim salju.


    Beruntung, ayah dan dua anak selamat. Kemudian mereka bertiga lantas berjalan menelusuri hutan dan akhirnya menemukan sebuah Pondok Helvetia. Ada yang ganjil di sini. Pertama kali, Victoria sudah memberitahu ayahnya jika ada seseorang di dalam sana. Victoria melihat sekilas bayangan hitam dari jendela. Selanjutnya saat menatap ke luar dari balik jendela, Victoria memberi tahu, “Ayah, ada seseorang di luar sana. Kakinya tidak menyentuh lantai....” Tak lama setelah kejadian tersebut, sang ayah yang ingin menembak putrinya tersebut malah diterkam sesosok aneh yang hingga membuat dirinya tewas.
    5 tahun telah berlalu. Lucas (Nikolaj Coster) yang merupakan paman dari Victoria dan Lily tidak pernah berhenti mencari keponakannya tersebut. Lucas menemukan keponakannya di pondok. Bersama kekasihnya Annabel (Jessica), Lucas merawat Victoria dan Lily. Namun ada yang aneh dengan sosok kedua bocah ini, mereka berperilaku aneh, seolah-olah ada yang menjaga mereka selama ini. Tingkah mereka juga liar dan berjalan seperti binatang.
    Pendekatan yang dilakukan oleh Jeffrey dan Annabel kepada Victoria dan Lily pada akhirnya berbuah manis. Perlahan, Victoria mampu bersikap wajar seperti usia anak 8 tahun. Namun ia khawatir dengan kedekatannya dengan Pamannya dan Annabel akan membuat keduanya tewas karena kecemburuan sosok misterius tersebut. Hal itu terbukti dengan komanya sang paman secara misterius.

    Kemudian Annabel yang sebelumnya bersikap acuh pada Victoria dan Lily harus merawat sendirian kedua anak kecil ini di saat sang kekasih sedang terbaring koma di rumah sakit. Annabel menemukan banyak keganjilan pada Victoria dan Lily karena bila malam tiba, mereka berdua seperti bernyanyi bersama dengan seseorang.

    Ini debut pertama Andres sebagai sutradara film panjang. Sebelum Mama, ia menggarap film pendek Mama dan Nostalgia En La Mesa 8 pada 2008 dan 1999. Sebagai sutradara debutan, di bawah pengawasan peraih 3 Piala Oscar, Guillermo Del Toro, Andres berhasil meneror penonton lewat Mama.

    Film ini menarik, berkat kejelian tim naskah menjaga ketegangan. Sebagai horor tulen, Andres bersama Neil-Barbara menilik keganjilan putri Jeffrey melalui kajian psikologis. Nah, tinjauan ilmiah ini dipresentasikan melalui tokoh Dr Dreyfuss (Daniel). Tidak ada keterangan teori apa yang digunakan oleh Dreyfuus. Ia menguak misteri Victoria dengan metodologi wawancara dan rekaman dokumentasi.
    Lalu dikaitkan dengan beberapa arsip kesehatan yang bisa Anda telusuri sendiri. Horor tulen di tangan Andres didekatkan dengan realita. Penonton kritis tentu bertanya-tanya soal mudahnya hak asuh anak-anak jatuh ke tangan Lucas. Ini dijawab lewat sidang singkat di hadapan majelis hakim dan debat dengan mertua. Ada upaya keras Andres membuat film pertamanya ini bisa dipertanggungjawabkan di hadapan penonton. Hasilnya pun tidak mengecewakan.

    Mungkin yang luput dari pengawasan Andres soal kontinuitas gambar. Jika Anda perhatikan dengan saksama, adegan Annabel memperingatkan anak-anak supaya jangan “bermain” tengah malam, latar yang tampak dari luar jendela tampak terang benderang.

    Pada akhirnya Annabel harus menemukan sendiri sebuah fakta yang mengejutkan saat berusaha menyelidiki sosok yang menerornya selama ini melalui data-data yang ditemukan oleh Dr.Dreyfuss yang juga menghilang setelah berusaha menyelesaikan penelitiannya mengenai sosok 'Mama' ini.

    Pada endingnya, Jeffrey dan Annabel harus berusaha mempertahankan Victoria dan Lily yang ingin dibawa pergi oleh Mama. Berhasilkah usaha mereka untuk menyelamatkan Victoria dan Lily?

    Pemain: Jessica Chastain, Nikolaj Coster, Megan Charpentier, Isabelle Nélisse, Daniel Kash
    Sutradara: Andrés Muschietti
    Penulis: Neil Cross, Andrés Muschietti, Barbara Muschietti
    Produser: J Miles Dale, Barbara Muschietti
    Produksi: Universal Pictures International
    Durasi: 100 menit

    Selasa, 19 Februari 2013

    RATING REPORT : Sinetron MNCTV Sedang Turun, Seri Twilight Saga "Eclipse" Mencuri Perhatian

    DALAM rangka menyambut hari kasih sayang, RCTI menghadirkan seri Twilight hingga seri ketiganya. Hasilnya tidak mengecewakan. The Twilight Saga: Eclipse di RCTI mendapatkan pereolehan positif dalam segi rating. Meski tayang di jam late primetime, mulai Pkl.21.56 sampai 00.45 WIB, Eclipse mampu menempati posisi 6, baik di segmen ALL dan ABC. Di ABC, film yang dibintangi Robert Pattinson dan Kristen Stewart ini meraih TVR 3,3 dan share 26,5, data kepemirsaan Senin, 18 Februari 2013.

    Pada Sabtu dan Minggu, di jam yang sama RCTI menayangkan Twilight dan New Moon. Ratingnya memang tak setinggi Eclipse, mungkin karena dua film pertama sudah pernah tayang sebelumnya. Sementara Eclipse baru premiere di TV nasional.
    Sementara itu, di hari yang sama, MNCTV juga mencoba peruntungannya dengan menayangkan sinetron terbaru Ali James Bon, sinetron yang dibintangi Shireen Sungkar dan Ibnu Jamil, kemarin memulai episode perdananya. Debutnya ada di posisi 40 dengan TVR 1,6 dan share 7,6 (ALL). Tidak mudah bagi Ali James Bon bersaing dengan Cinta 7 Susun (RCTI) dan Si Biang Kerok Cilik (SCTV) yang sudah terlebih dulu mempunyai penggemar. Namun mengingat ini baru episode perdana, masih memungkinkan jika Ali James Bon akan naik lagi.

    Belakangan ini, sinetron MNCTV memang sedang tidak perform dengan baik. Rating hari Senin (19/02) kemarin bahkan, di segmen ABC, tidak ada sinetronnya yang berhasil menembus 10 besar. namun di segmen ALL, Raden Kian Santang ada di peringkat 8 dengan TVR 3.2 dan share 14. Sementara itu, Tendangan Si Madun Season 3 ada di peringkat 20 dengan TVR 2.0 dan share 8.1 (segmen ABC), sementara di segmen ALL ada di peringkat 12 dengan TVR 2.6 dan share 10.2.

    Berbagi Cinta ada di peringkat 53 (segmen ABC) dengan TVR 1.4 dan share 9.4 serta di peringkat 45 untuk segmen ALL dengan TVR 1.5 dan share 10.7.

    Peta Persaingan Kekuatan Kontestan X Factor Indonesia

    KESUKSESAN Indonesian Idol 2012 yang merupakan acara pencarian bakat berlisensi Internasional di tahun 2012 kemarin nampaknya membuat RCTI semakin percaya diri dalam menghadirkan acara sejenis. Buktinya acara ini sukses meraih simpati penonton dengan duduk manis sebagai runner up dengan TVR 4.9 dan share 30.4 di segmen ABC pada episode show case kemarin.

    Sejauh ini komposisi juri yang juga berlakon sebagai coach para peserta terbukti mampu menghadirkan chemistry yang cetar. Kehadiran diva dunia, Anggun C Sasmi, juga makin mengukuhkan jika acara pencarian bakat yang satu ini benar-benar digarap serius. Yang patut diancungi jempol lagi adalah tim editingnya yang berhasil menyuguhkan gambar-gambar yang bagus dan membuat penasaran penontonnya.
    Namun, dengan komposisi juri yang juga berlaku sebagai coach para peserta nampaknya memberikan kehati-hatian keempat juri untuk menilai dan memberikan komentar secara objektif. pada episode show case kemarin, nampak terpampang nyata jika komentar yang dilontarkan sangat dijaga karena tidak ingin menyinggung coach yang mengajari para peserta X Factor.

    Berbeda dengan Indonesian Idol yang menerapkan batas usia,  X Factor Indonesia terbukti berhasil menjaring bakat-bakat luar biasa di atas usia 26 tahun. Bahkan pada episode pemberian Wild Card kemarin, anak asuhan Bebi Romeo kategori Over 26 berhasil memukau para juri dengan penampilan mereka. Sayangnya, hanya satu peserta yang saja yang berhak melanjutkan ke babak 13 besar gala show.

    Peserta di bawah usia 26 juga tidak kalah memikat, melalui lagu Lost, Mikha Angelo mampu menarik perhatian juri bahkan seluruh penonton di rumah. Usianya baru 15 tahun namun suaranya sudah matang dan mempunyai musikalitas yang juga tinggi.

    Selanjutnya kontestan asuhan Rossa,Fatin Shidqia, bahkan berhaisl menarik perhatian dunia berkat audisinya yang di upload di Youtube dan berhasil menarik perhatian Bruno Mars memasang penampilan Fathin di official website nya.

    Jika di Indonesian Idol mempunyai sosok unik seperti Citra, maka di X Factor Indonesia genre musik Jazz terwakili Shena. Jangan lupakan juga sosok Dicky yang muncul dengan suara yang ber-tone perempuan. Kategori grup juga terwakilkan dengan 4 cowok kece bernama Nu Dimension.

    Mengingat Indonesian Idol sudah 6 musim menemani penonton televisi kita. Hadirnya X Factor menghadirkan tontonan yang menyegarkan. Babak Gala Show kemarin, membuat perta persaingan mulai terbuka dan terukur. Masuknya kontestan dengan fasilitas wild card juga dipastikan menambah ketat persaingan.

    Berikut kontestan yang bisa Anda jagokan.

    Shena X Factor Indonesia
    1. Shena. Orang bilang keunggulan utamanya pada kemampuannya mengubah lagu. Tapi semua tak akan bisa terjadi tanpa musikalitas dan vokal di atas rata-rata. Cewek berkacamata ini memang punya segala yang dibutuhkan. Hasratnya pada musik jazz dan referensi dengarannya bergizi macam musik-musik The Beatles, membentuk penampilan uniknya. Lagu-lagu sederhana seperti lagu Mbah Surip saja bisa diubah menjadi lebih wah saat dibawakannya. Pembawaannya yang santai dan ceria juga mampu memikat penonton untuk lebih simpati pada setiap penampilannya. Namun perlu diingat, Shena harus berhati-hati menjaga setiap penampilannya agar tidak menimbulkan kejenuhan. Pandai-pandai memilih lagu dan improvisasi adalah kunci utama yang perlu dilakukan Shena untuk dapat terus bertahan, jka ia bisa, tidak mustahil dia bisa melenggang ke Grand Final seperti Citra Idol.

    2. Novita Dewi. Saat menyanyikan lagu Peterpan di babak Show Case, Novita Dewi begitu fasih mempertontonkan lengkingannya yang disisipkan unsur rock tapi mantap. Novita berhasil membuat juri bahkan berdecak kagum atas penampilannya malam itu. Namun yang harus diwaspadai Dewi adalah konsisten bagus dari awal lagu hingga akhir lagu. Nada rendahnya tidak sebagus nada tingginya. Novita juga harus bisa memberikan dinamika yang tepat di setiap lagunya, sehingga tidak hanya bagus pada bagian reffrain saja.

    Mikha Angelo
    3. Mikha Angelo. Secara kemasan. Wajah imut dan vokalnya yang lembut menghanyutkan sudah mampu membuatnya bersaing.Tapi kelihatannya cowok usia 15 tahun yang sudah kuliah ini, tak akan berhenti sampai di situ. Keterampilannya yang memang di atas rata-rata anak seusianya, ditambah pilihan lagunya yang sangat cowok masa kini, membuat penampilannya ditunggu. Penampilannya yang seperti mencari koin di atas panggung justru membuat Rossa dan Bebi Romeo sepakat agar Mikha mempertahankan cirinya itu, namun tentunya harus dipoles lagi agar penampilannya tidak terlalu kaku lagi. Mikha dipastikan akan menyedot suara dari kalangan ABG cewek. Setiap ia tampil di X Factor Indonesia, namanya tak pernah absen dari Trending Topic. Yang perlu ditingkatkan adalah kepekaan Mikha untuk menambah referensi lagunya agar pilihan lagunya tidak monoton. Kalau ia berhasil melakukan itu, maka pastinya babak 5 besar sudah di tangan.


    4. Nu Dimension. El, Ryan, Rommy, dan Bagus, mungkin cikal bakal grup vokal yang kuat. Walaupun merupakan grup bentukan saat di X Factor Indonesia, 4 warna suara yang dikumpulkan Ahmad Dhani di kubunya ini memang menciptakan harmonisasi tersendiri. Suara khas masing-masing bisa menyatu, tapi bisa menonjol dalam satu lagu yang dinyanyikan.Lihat saja penampilan apik mereka dalam Man In The Mirror-nya Michael Jackson. Kalau kerjasama Dhani dan grup ini tercipta, chemistry yang didapat patut diwaspadai kategori lain. Pasalnya tampang keempat vokalis ini juga menjual untuk dikomersilkan. Bukan tidak mungkin bisa menjadi The Next One Direction di Indonesia kan?


    Fatin Shidqia Lubis
    5. Fatin. Kerancakan suaranya telah menembus banyak kalangan termasuk Bruno Mars. Meski hasilnya belumlah se-grande saat menyanyikan Grenade milik Bruno Mars, tapi suara khas Fatin sudah mulai dikenal luas, dan keberaniannya juga mulai terasah.Kehadiran Fatin seperti kemunculan jenis baru di kontes idola-idolaan. Ditambah kepolosan khas remaja, Fatin dipastikan bakal masih disebut-sebut dalam daftar jagoan hingga beberapa minggu ke depan. Kelemahan Fatin adalah menginteprestasikan lagunya sehingga apa yang dinyanyikannya bisa sampai ke penonton juga. Fatin juga perlu berhati-hati dalam pemilihan lagu, saat babak Home Judge Visit, Fatin tampil mengecewakan saat membawakan lagu Indonesia. Permainan lafalnya tak semulus saat membawakan lagu berbahasa asing. Untuk itu, Fatin perlu berhati-hati jika ingin bermain-main dan meliuk-liukan nada di lagu Indonesia dengan karakternya tersebut.

    6. Agus Hafiludin. Bernyanyi dengan suara khas rocker, tegas dan cukup rapi di jalur nada, ayah seorang anak ini lagi-lagi mampu membawakan lagu berbahasa Inggris dengan tingkat kesulitan yang lumayan tinggi. Kiss From a Rose milik Seal diinterpretasikan dengan baik dan menjadikan konsistensi sebagai ciri khasnya. Bias Agus pastilah penasaran dengan lagu berikut yang akan dinyanyikan.Semoga bisa menyanyikan lagu barat dan Indonesia sama bagusnya. Penampilan favorit penulis adalah saat audisi membawakan lagu Home. Bukan bermaksud apa-apa, namun penampilannya di atas panggung perlu lebih dipermak lagi, karena Agus tampak kucel saat di kamera.

    7. Dicky Adam. Unik, mudah diingat, dan dibanggakan Anggun, sang mentor. Pilihan lagu menjadi kekuatan sekaligus kelemahan cowok satu ini. Kalau bagus bakal mempesona, kalau kurang bagus akan terlupakan. Tantangan terbesar adalah mencari lagu yang tepat untuk jenis suaranya. Dicky masih lemah di nada-nada rendah, karena tipe suaranya memang sangat tipis. Oh iya, penampilannya saat babak Show Case kemarin pun terliaht out of the box dari penampilan remaja cowok kebanyakan, bahkan beberapa teman penulis mengatakan jika penampilannya mengalahkan Syahrini dengan kostum aneh dan uniknya itu. Ada-ada saja!

    Ilusia Girls
    8. Ilusia Girl. Kekuatan vokal 4 gadis berbakat ini tak diragukan. Seperti Nu Dimension pembentukan suara dan karakter rasanya tak akan sulit dilakukan Ahmad Dhani. Kalau lancar mestinya pekan pertama dan kedua bisa dilalui dengan mulus. Namun dibandingkan dengan Nu Dimension, Ilusia Girl harus meningkatkan harmonisasinya lagi. Memang bukan perkara mudah meningat mereka juga merupakan grup bentukan dadakan di ajang ini. Dari segi kostum dan penampilan, Ilusia Girl juga harus bisa mencari identitasnya karena penampilan mereka di panggung selama ini masih terlihat individual untuk sebuah grup vokal.

    9. Isa Raja. So far menampilkan lagu-lagu segmented. Bukan kemasan yang lazim untuk pecinta ajang idola-idolaan. Namun keberhasilannya masuk babak 12 besar patut di apresiasi.Mungkin setelah Firman Siagian yang punya karakter rock kental dan punya power kuat, Isa akan menyusul. Apalagi kini mereka dilatih pelatih yang sama Doddy Katamsi.Mengingat ia butuh dukungan penonton yang lebih luas, pemilihan lagu jadi faktor yang harus dipertimbangkan. Apalagi dikategorinya semua memiliki suara khas dan kuat. Penampilannya masih cenderung asyik sendiri di atas panggung, perlu diingat, peserta tampil untuk penonton. Isa perlu lebih berinteraksi dengan penonton agar bisa lebih nge-blind lagi.


    Gede Bagus
    10. Bagus. Ahmad Dhani dengan cepat dan lugas menemukan kelemahan pria asal Bali ini. Cara bernyanyi yang sama, pilihan lagu setipe bakal mengubur potensinya. Anggun harus benar-benar jeli memilihkan lagu, karena pembanding Bagus dalam hal ini Agus, memiliki penampilan lebih konsisten dan pilihan lagu lebih pas. Namun di luar itu, suara Bagus memang berkarakter dan memikat. Yang perlu dilakukan Bagus adalah tidak hanya tampil 'bagus' saja, namun harus berusaha tampil all out dan maksimal agar mampu terus bertahan. Wah Bagus harus bekerja keras dari yang lain nih!

    11. Yohana. Well, banyak orang menuding Rossa memilihnya karena faktor kasihan. Perlu pembuktian dari wanita berusia 23 tahun ini, mengingat lagu Cakra Khan yang dinyanyikannya tenggelam ditengah pertempuran para penampil bersuara megah. Namun di luar itu, sebenarnya Yohana juga mempunyai karakter vokal kuat, namun dinamika lagu yang dimainkan Yohana sangat minim, sehingga setiap penampilannya cenderung terburu-buru.

    DalaGita
    12. Dalagita. Dianggap terlemah dalam penampilan di Show Case tapi untungnya belum diterapkan sistem vote. Lagu-lagu masa kini seperti milik Carly Rae Japsen memang akrab ditelinga ABG, tapi membuat penampilan grup yang rata-rata personelnya masih berusia 16 tahun ini terdengar terlalu enteng. Pemilihan lagu klasik, berentang nada luas, dengan tembak nada sana-sini seperti lagu Bohemian Rhapsody bakal membantu mereka bertahan. Pasalnya secara individu kekuatan vokal personel Dalagita memang tidak sekuat kontestan lainnya. Asal mampu menjual kerapihan harmonisasi, mungkin masih ada peluang untuk mereka. Namun jika tidak, mungkin Dalagita berpotensi pulang di minggu-minggu awal.

    13. Alex Rudiart. Bebi Romeo sempat menuai banyak kecaman karena tidak memilih kekasih Novita Dewi sebagai kontestan 12 besar. Secara kualitas individu, Alex memang mumpuni untuk bersaing. Lengkingan-lengkingan falset nya memang memikat, namun Alex juga perlu mewaspadai untuk tidak over dalam menginterprestasikan lagu-lagu yang dinyanyikannya.

    Menurut pengamatan penulis, kontestan unggulan di X Factor ini adalah Fatin, Mikha, Shena, Agus Hafi, Novita Dewi, dan Nu Dimension. Siapa yang terlemah? Hati-hati saja untuk Dalagita, Yohana, Bagus, dan Isa Raja. Tapi semua tergantung penonton.

    Pekan ini tekanan dipastikan akan lebih berat. Karena eliminasi mulai diberlakukan dan memberi efek psikologis yang tidak ringan buat para kontestan. Untuk para mentor kejelian memimih lagu dan mendampingi kontestan, akan sangat berperan besar. Lengah sedikit saja bakal tertinggal.
    Itu sudah dibuktikan pada kubu Ahmad Dhani yang seperti hilang kepercayaan diri karena sang mentor tidak sempat mendampingi saat latihan. Keterampilan vokal penting, interpretasi lagu penting, tapi yang yang tak kalah penting adalah rasa percaya diri. Kalau sudah nyaman di atas panggung, para kontestan dipastikan bakal menyihir para penonton di studio dan di rumah.

    Minggu, 17 Februari 2013

    "Ali James Bon", Kolaborasi Perdana Shireen Sungkar dan Ibnu Jamil

    MNCTV sedang mencari formula yang tepat untuk mengembalikan era kejayaan sinetron di sot jam 6 sorenya. Belakangan ini, MNCTV meraih rating yang kurang baik di jam 6 sore karena memiliki banyak pesaing berat di jamnya, sebut saja Si Biang Kerok Cilik, Yang Muda Yang Bercinta dan Cinta 7 Susun. Sinetron Somad dan Kami Bukan Malaikat yang sebelumnya tayang di slot ini hanya mampu meraih rating pas-pasan dan sharenya juga di bawah 10.


    Mulai Senin (18/02) sinetron harian Ali James Bon yang dibintangi Shireen Sungkar dan Ibnu Jamil tayang.
    Pasca sinetron Dia Ayu, Shireen lebih sering membintangi FTV bersama Andrew Andhika maupun Hardi Hartono.

    Ali James Bon adalan sinetron komedi-religi produksi MD Entertainment, yang menggantikan rerun Kami Bukan Malaikat. Tentunya menarik menyaksikan aksi Shireen Sungkar di jam normal, karena sebelumnya, sinetron-sinetron Shireen yang tayang di MNCTV sering tayang di late primetime.

    Berikut sinopsisnya:
    Namanya Ali (Ibnu Jamil). Anak muda ini  tinggal di masjid Ar-Rohman, sebagai penJaga Masjid, sekaligus  Tukang Kebon milik Haji Sukur (Zainal Abidin Domba). Itu sebabnya dia dijuluki ALI JAMES BON/Ali si Penjaga Mesjid dan Tukang Kebon.

    Awalnya Ali anak orang kaya.  Sarbini (Akri Patrio), sang ayah, adalah seorang pebisnis sukses, namun karena tergiur menjadi anggota legislatif, ia mencalonkan diri menjadi Calon Legislatif (Caleg) tanpa berbekal wawasan politik sedikit pun.

    Dukungannya tidak mendapat dukungan dari siapapun, jangankan masyarakat, keluarganya sendiri pun tidak mendukungnya. Namun, Sarbini tetap nekad karena ada desakan pihak tertentu yang menghasutnya untuk  tetep maju dan yakin terpilih menjadi anggota dewan.

    Sarbini tidak terpilih. Uang yang sudah dihambur-hamburkan saat kampanye menjadi sia – sia. Akhirnya ia tinggal di rumah petak kontrakan milik Syukur, musuh bebuyutannya.

    Maya (Meriam Bellina), istri Sarbini yang matre jadi sering marah-marah sehingga membuat Sarbini pusing dan kesal. Walaupun miskin, Maya tetap berpenampilan glamour dan sok kaya.
    Ali terpaksa berhenti kuliah., akhirnya dia bertemu Ustadz Restu dan diberi nasehat agar tegar dan kuat menghadapi cobaan.

    Akhirnya Ustadz menawarkan Ali utuk bekerja sebagai penjaga mesjid sekaligus tukang kebon. Ali juga bisa belajar agama dan menenangkan diri. Pewakaf masjid itu memberi nama tambahan James Bon, artinya penjaga mesjid dan tukang kebon.

    Ali merasa lebih adem dan lebih tenang tinggal di Masjid terlebih lagi ia mengenal seorang  wanita yang sangat cantik dan baik hati, Jamila (Shireen Sungkar). Ternyata Jamila adalah anak Haji Syukur, pemilik masjid, sekaligus ketua yayasan yang. menyebalkan.  Hubungan Ali dengan Jamila kian berkembang. Dari rasa simpatik, menjadi teman dan dari teman merebak ke arah yang lebih serius.  Namun Jamilah sudah dijodohkan kepada Helmi (Harlan Chaniago), yang mengaku lulusan Kairo. Padahal Jamila tidak menyukai Helmi. Selain kelulusannya meragukan sifatnya juga sombong tidak jauh beda dengan Haji Syukur, ayahnya.

    Perjalanan cinta Ali dan Jamilah ibarat berjalan di atas hamparan duri. Mereka mendapat tentangan tajam dari Helmi dan Syukur. Terlebih setelah Syukur tahu bahwa Helmi adalah anak Sarbini, musuh bebuyutannya.

    Tapi, Ali adalah pemuda tangguh yang tegar, dia tetap menghadapi semua tantangan. Berhasilkah Ali memperjuangkan rasa cintanya kepada Jamilah?

    Ali James Bon tayang mulai Senin, 18 Februari 2013, setiap hari pukul 18.00 WIB di MNCTV.

    "Lovers in Paris", Persaingan Cinta Antara Paman dan Keponakan dalam Mendapatkan Gadis Pujaan (Tayang Lagi di ANTV!)

    ANTV kembali menambah jam tayang untuk slot drama Korea. Tentunya hal ini menjadi kabar gembira untuk pecinta drama Asia yang sekarang sudah mulai langka di TV nasional semenjak Indosiar tidak lagi menayangkan drama Asia di jam normal.

    Mulai 18 Februari 2013 mendatang, ANTV menayangkan ulang drama Korea populer Lovers in Paris yang juga pernah tayang di Indosiar pada periode Juli 2005, beberapa tahun silam. Menariknya lagi, ANTV akan menayangkan drama Korea yang satu ini di slot siang hari. Jadi tentunya bisa menemani santap siang penonton setianya.

    Mengambil setting di Paris, tentu saja akan menyajikan pemandangan indah yang romantis khas negara yang terkenal dengan keromantisannya tersebut. Belum lagi, rating spektakuler yang dibuat oleh drama Korea ini semasa tayang pada tahun 2004 silam di Korea. Average ratingnya mencapai 41.3% bahkan rating tertingginya mencapai 56.3% di episode finalnya.

    Kang Tae-young (Kim Jung Eun) adalah seorang gadis Korea yang sedang tinggal di Perancis, sikapnya yang ceroboh membuatnya kerap mendapat kesulitan, yang terakhir bahkan sampai membuatnya kehilangan pekerjaan. Disaat sulit, mendadak muncul harapan baginya untuk mendapat uang.

    Seorang pengusaha sukses Han Ki-joo (Park Shin Yang) mencari seorang pengurus apartemennya yang mewah, dan melalui sang asisten, Tae-young akhirnya diterima bekerja disana. Dasar suka bersikap seenaknya, gadis itu malah memanfaatkan kesempatan untuk bersenang-senang dan kerap meninggalkan pesan di secarik kertas untuk berkomunikasi dengan Ki-joo.

    Pria kacamata itu sendiri mulai tidak puas dengan pekerjaan Tae-young, yang berulang-kali melakukan kesalahan mulai dari tata kamar yang diubah sampai memecahkan pigura. Melalui sang asisten, Tae-young yang baru diusir dari apartemennya diperingatkan untuk bekerja lebih baik.

    Keduanya tanpa sadar bertemu beberapa saat setelah seorang pria bule salah mengira Tae-young sebagai seorang penjaja seks. Gadis itu mengira barang dagangannya dirusak Ki-joo dan meminta ganti rugi, dan karena tidak membawa uang tunai ia meminta gadis itu untuk mengantarnya pulang. Siapa sangka, Tae-young malah masuk ke dalam apartemen yang dijaganya dan mengaku tempat mewah itu sebagai kediamannya. Ia tidak sadar bahwa Ki-joo, yang mukanya langsung merah-padam, adalah majikannya selama ini.

    Ki-joo mendapat undangan untuk bertemu seorang tokoh penting. Mendadak ia mendapat ide untuk 'menyewa' Tae-young sebagai pasangan. Gadis itu mengajukan sejumlah syarat mulai dari mendapat pekerjaannya lagi sampai sewa apartemen, yang semuanya disetujui.

    Dari restoran, Tae-young diajak ke sebuah butik untuk membeli gaun. Meski terlihat canggung, Ki-joo terpukau melihat kecantikannya saat mencoba satu-persatu gaun yang hendak dipilih. ACara berjalan lancar, Tae-young mampu menyesuaikan diri dengan baik bahkan mampu mengimbangi saat diajak berdansa oleh Ki-joo.

    Pelan-pelan muncul perasaan tertentu dalam diri masing-masing, apalagi setelah Tae-young terpaksa bermalam di rumah Ki-joo akibat sebuah insiden di apartemen rekannya Yang-mi (Jo Eun Ji). Awalnya sempat merasa terganggu, keceriaan dan sifat ceplas-ceplosnya membuat Ki-joo tersenyum.

    Paginya saat pulang, Tea-young mendadak ingat bahwa ia tidak membawa baju ganti sama sekali sehingga terpaksa mengenakan gaun saat mmenghadiri les bahasa Perancis. Kontan, ia menjadi pusat perhatian murid-murid lain. Dengan alasan keuangan, ia memutuskan untuk menjual gaun serta kalung yang dipakainya ke sebuah butik, dan secara tidak sengaja bertemu dengan pria bernama Yoon Soo-hyuk (Lee Dong Gun).

    Sempat membuat Tae-young kesal, ternyata Soo-hyuk berniat baik membantu gadis itu menjual gaunnya dengan harga pantas. Spontan, Tae-young langsung meminta bantuannya kembali untuk menjual kalung namun terkejut saat tahu benda itu hilang.

    Heran dengan kebetulan yang dialami, Tae-young terkejut melihat sosok yang tidak disangkanya sama sekali yaitu Ki-joo. Meski berusaha bersembunyi, gadis itu akhirnya ketahuan juga. Kejutan belum usai, ternyata Ki-joo adalah paman dari Soo-hyuk.

    Setelah sempat mengobrol, Soo-hyuk mengajak Tae-young untuk mengikutinya dan sang paman ke sebuah pertunjukan. Sia-sia usaha gadis itu untuk menolak, didalam antusiasmenya melihat pertunjukan Moulin Rogue membuat Ki-joo terus menatapnya tanpa berkedip. Pulangnya, Tae-young diantar oleh Soo-hyuk dengan setengah paksaan.

    Selanjutnyam cinta segitiga terjadi antara Tae Young, Ki Joo dan So Hyuk. Sekembalinya ke Korea, konflik semakin rumit dan memuncak karena ternyata paman dan keponakannya ini harus bersaing untuk menklukan hati Tae Young. Kepada siapakah akhirnya hati Tae Young akan berlabuh?

    Saksikan selengkapnya dalam drama Korea terbaru ANTV Lovers in Paris, Mulai Senin (18/02), setiap hari Senin-Jum'at Pkl.12.00 WIB hanya di ANTV.