Minggu, 29 April 2012

Persaingan Sengit Drama Korea Tahun 2012, Love Rain Terseok-seok

SEJAK awal  Love Rain digadang-gadang akan menjadi serial dengan peraih rating tinggi di Korea ternyata tak mampu berbuat banyak di negara asalnya tersebut. Serial yang dibintangi oleh Jang Geun Suk dan Yoona SNSD ternyata jeblok. Duet maut Jang Geun Suk dan Yoona tak sanggup memukau penonton. Ekspektasi besar pada serial ini tak mampu menarik perhatian penonton di Korea. Sejak penayangan episode perdananya pada 26 Maret 2012 yang lalu, rating Love Rain tak mampu beranjak dari kisaran angka 4-7 persen. Alasan yang paling banyak dikemukakan, para pecinta K-drama adalah mereka bosan dengan kisah klasik yang mengambil latar belakang 70-an pada pertengahan pertama serial ini.
“Rasanya seperti menonton kisah cinta seperti yang diceritakan orang tua kami dulu,” komentar seorang penonton.

Antusiasme menantikan duet akting maut Jang Geun Suk-Yoona berujung pada kekecewaan karena harus menyaksikan dua idola masa kini itu dipaksa kembali ke era klasik. Love Rain keteteran mengimbangi dua serial pesaingnya yang sama-sama tayang di hari Senin-Selasa. Serial milik stasiun TV MBC, Lights and Shadow, ratingnya mencapai 25,5 persen di episode ke-40. Serial yang dibintangi aktor-aktris senior seperti Ahn Jae Wook, Lee Pil Mo, Son Dam Bi, dan Nam Sang Mi ini bahkan mengambil setting tahun 60-an, dan menyorot kehidupan pelaku industri hiburan di masa perang.
Di sisi lain, drama kontemporer tentang dunia mode dan tren, Fashion King, yang tayang di TV SBS pada hari dan jam yang sama masih berada di jalur aman dengan perolehan rating 13,1 persen di penayangan 17 April lalu. Persaingan drama yang seru terjadi pada penayangan drama hari Rabu-Kamis. Lee Seung Gi, Uhm Tae Wong, dan Micky Yoochun bersaing ketat. Sejak penayangan perdananya pada 21 Maret lalu, serial The King 2 Hearts (TK2H) jadi primadona baru pagi para pecinta K-drama. Jalan cerita yang menarik, komedi berbalut politik, dan akting yang cemerlang dari dua bintang utamanya; Lee Seung Gi dan Ha Ji Won, membuat TK2H digadang-gadang bakal menyusul sukses serial The Moon That Embrace The Sun yang ratingnya sukses menembus angka 40 persen dan menjadi drama nasional.
Saat ini TK2H berhasil mendominasi perolehan rating tayangan serial pada hari Rabu-Kamis jam 21.55 waktu Korsel. Sementara dua serial pesaing yang dirilis di jam tayang dan hari yang sama, Rooftop Prince (Park Yoochun, Han Ji Min) dan The Equator Man (Uhm Tae Wong, Lee Bo Young), masing-masing hanya memperoleh rating 9,8 dan 7,7 persen. Menyaksikan dua episode pertamanya, para pengamat serial yakin TK2H akan mampu menembus angka 20 persen. Benarkah prediksi ini?
Rupanya masih meleset. Perlahan tapi pasti, persaingan perolehan rating tiga serial ini semakin sengit dan nyaris berimbang. TK2H yang tayang di MBC memang masih unggul dengan rating 12,5 persen di episode ke-8, dan Rooftop Prince milik stasiun TV SBS telah sampai pada rating 12,1 persen di episode ke-7. Namun TK2H dan Rooftop Man mendapat pesaing berat semenjak rating The Equator Man melonjak pesat setelah kisahnya mengalami masa transisi dari karakter kanak-kanak ke dewasa. Memasuki episode ke-7 dan 8, The Equator Man menyusul dengan rating 14,3 dan 11,7 persen. Konflik soal persahabatan, pengkhianatan, dan persaingan yang dialami sang tokoh sentral, Sun Woo (Uhm Tae Woong) semakin tajam ketika karakternya telah dewasa dan menjadi CEO sukses. Di samping Uhm Tae Woong yang dikenal lewat serial Queen Seondeok, serial ini didukung sederet aktor watak seperti Lee Bo Young (Athena), Lee Joon Hyuk (City Hunters), dan Kim Young Chul (The Princess Man).
Namun ada komentar miring yang mengatakan suksesnya rating The Equator Man episode ke-7 (tayang 11 April) disebabkan dua serial pesaingnya tidak tayang karena adanya acara pemilu di Korea sehingga penonton TK2H dan Rooftop Prince mau tak mau lari ke The Equator Man.

Sebenarnya, dari sisi sinematografi Love Rain menyajikan berbagai gambar apik yang memanjakan mata. Namun, alurnya yang lambatlah yang memaksa penontonnya tak cukup kuat bertahan untuk menonton serial ini. Tapi itulah hebatnya serial Korea, mereka tidak terpaku pada 1 genre yang sudah sukses saja, tapi selalu berinovasi dengan berbagai genre serial.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar