Tampilkan postingan dengan label Sepatu Super. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sepatu Super. Tampilkan semua postingan

Selasa, 05 Maret 2013

RATING REPORT : Sinetron Rerun SCTV Kalahkan Rating Dua Sinetron Baru MNCTV

DUA sinetron baru tayang perdana pada Senin (04/03) kemarin malam dan satu sinetron tayang rerun kembali menggantikan Ji Ung Pendekar Cabe Rawit yang tayang di SCTV. Dua sinetron MNCTV yang tayang perdana ini sama-sama diproduksi MD Entertainment, tapi berbeda genre. Sepatu Super, yang mengisi slot Pkl.18.00 WIB merupakan sinetron anak-anak dengan tema fantasi. Meski pemeran utamanya artis cilik yang belum terlalu familiar, episode perdana Sepatu Super berhasil menempati posisi 12 dengan share 2,7 dan share 13 di segmen ALL. Angka ini lebih tinggi dari Ali James Bon, penghuni slot ini sebelumnya, yang debut di posisi 40 dengan TVR 1,6. Ini seolah menunjukkan, sinetron anak memang sudah memiliki penonton potensial di slot primetime MNCTV. Namun jika dibandingkan dengan tayangan kartun yang dulu mengisi slot jam 6 sore MNCTV, maka sinetron anak ini masih kalah jauh dengan animasi semisal Shaun The Sheep, Crime Time, Vicky & Johnny ataupun The Owl yang kadang-kadang menjadi kuda hitam perolehan rating harian.
Malamnya, Pkl.22.00 WIB, MNCTV juga menayangkan sinetron baru berjudul Gara-gara Dia, drama percintaan bernuansa dangdut. Episode perdana sinetron yang dibintangi Andrew Andika, Mozza Kirana dan Hengky Kurniawan ini menempati peringkat 26 dengan TVR 1,9 dan share 12,9 di segmen ALL Angka ini juga lebih baik dari penayangan Berbagi Cinta minggu-minggu terakhir, sinetron yang digantikannya, yang belakangan kesulitan meraih share 10. Ceritanya klise, tentang seorang pemuda kaya raya yang jatuh cinta pada gadis miskin yang ayahnya merupakan pemilik orkes kampung. Pertentangan dua keluarga dari pihak si gadis maupun pemuda di masa lalu makin menghambat kisah percintaan mereka. Ditambah lagi dengan bumbu antagonis dari pihak Hengki Kurniawan yang menyukai Mozza Kirana secara paksa makin menyemarakkan cerita Gara-Gara Dia.


Mulai kemarin SCTV juga menayangkan ulang Love in Paris. Untuk tayangan rerun terbilang baik, di segmen ABC meraih posisi 10 dengan TVR 2,7 dan share 15,1. Di jam tayangnya, Love in Paris hanya kalah dari sinetron RCTI, Yang Muda Yang Bercinta menempati peringkat 5 dan Cinta 7 Susun yang bertengger di posisi 3 besar. Memang masih belum bisa melampui dari rerun My Heart dan Monyet Cantik, namun perolehan ini lebih baik dibanding Kiamat Sudah Dekat maupun Ji Ung Pendekar Cabe Rawit yang sebelumnya menghuni slot ini.

Sabtu, 02 Maret 2013

Sinetron Baru MNCTV Jiplak Film Hollywood "Like Mike"?

MENGGANTIKAN slot sinetron Ali James Bond yang sayangnya gagal mencuri perhatian, MNCTV kembali mempercayakan slotnya untuk sinetron produksi MD Entertaiment. Kali ini genre yang dipilih adalah genre fantasi anak yang ironisnya ceritanya mirip dengan film produksi Hollywood tahun 2002 berjudul Like Mike.

Baik dari segi sinopsis ceritanya maupun desain posternya mirip dengan Like Mike tersebut. Sama-sama berkisah tentang dua orang anak kecil yang mendapatkan sebuah sepatu super yang ajaib yang memberikan kekuatan untuk si pemakainya. Sangat disayangkan memang jika penjiplakan ini masih saja terjadi, ahh.. Tapi mungkin saja sudah membeli lisensinya, atau malah tidak?

Kejadian serupa juga pernah terjadi pada sinetron Si Alif yang dari segi cerita dan penokohan jiplak film asal Hongkong, CJ7. Si Alif sukses dari segi perolehan rating di season 1 nya. Namun setelah pengembangan berlebihan, season 2 nya direspon dingin penonton.

Berikut sinopsisnya :

Reyhan (Rey Bon) dan Ramadhan (Audric) kakak beradik yatim piatu yang sangat akrab satu sama lain. Mereka tinggal di gang Haji Makmur, rumah sederhana milik nenek mereka, Nenek Halimah (Yati Surachman). Nek Halimah adalah sosok nenek yang baik hati, suka menolong dan panjang sabar. Di rumah itu, Reyhan dan Ramadhan juga tinggal bersama ncing mereka yang masih perawan, ceplas-ceplos, galak dan mata duitan, Mpok Romlah (Nafa Urbach).

Reyhan dan Ramadhan memiliki sepasang sepatu bekas yang sudah robek. Sepatu Reyhan robek pada bagian kirinya. Sementara sepatu Ramadhan, robek pada bagian kanannya. Mereka minta dibelikan sepatu basket ke Nek Halimah. Namun bukannya dapat sepatu, mereka malah disemprot habis-habisan oleh Romlah. Saat Reyhan dan Ramadhan hendak membawa sepatu mereka yang robek ke tempat sol sepatu, mereka diisengin oleh dua musuh bebuyutan mereka Michael dan Jordan. Mereka mengambil sepatu Reyhan dan Ramadhan yang ada di dalam kantungan plastik dan membuangnya ke truk sampah yang sedang melaju. Reyhan dan Ramadhan pun berusaha mengejar truck sampah tersebut. Reyhan dan Ramadhan akhirnya tiba di tempat pembuangan sampah. Namun di sana, mereka bukan hanya menemukan sepatu bekas mereka namun juga sepasang sepatu baru yang sangat bagus. Mereka tidak mau mengambil sepatu itu karena mereka sadar sepatu itu bukan milik mereka. Tapi tanpa disangka-sangka, si sepatu terus menerus mengikuti Reyhan dan Ramadhan. Seakan memaksa mereka untuk memakainya.

Petualangan seru Reyhan dan Ramadhan dimulai. Ternyata sepatu yang mereka temukan, bukanlah sepatu biasa. Sepatu itu mampu membuat mereka berlari sangat cepat, melompat sangat tinggi, bahkan mereka bisa berjalan di tembok seperti spiderman.

Michael dan Jordan anak dari Mat Daemon tentu saja sangat kesal karena sebelumnya mereka adalah bintang basket sekolah. Namun sejak Reyhan dan Ramadhan punya sepatu basket super, mereka jadi bukan apa-apa lagi. Michael dan Jordan pun berusaha untuk mencuri sepatu itu dengan cara yang licik tapi rencana mereka selalu gagal.  Sementara itu seorang anak bernama Dewa, anak seorang konglomerat, juga mengincar sepatu super milik Ramadhan dan Reyhan. Masalah Reyhan dan Ramadhan pun bertambah. Selain harus menggunakan sepatu itu untuk tujuan kebaikan dan menolong sesama. Reyhan dan Ramadhan juga harus menghindar dari orang-orang suruhan Dewa yang mau mengambil sepatu itu dari mereka dengan cara kekerasan.

***

Bagaimana menurut Anda? Apakah ada kemiripan dengan cerita film Like Mike?