Tampilkan postingan dengan label Rating dan Share. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rating dan Share. Tampilkan semua postingan

Selasa, 18 Juni 2013

RATING REPORT : Hadir dengan Durasi 2 Jam dan Tanpa Jeda Iklan, Bagaimana Peforma SInetron Kolosal "Damar Wulan" Indosiar?

SENIN (17/6) malam kemarin, Indosiar kembali menocba peruntungannya dengan menayangkan sinetron kolosal di primetime. Terakhir, Brama Kumbara tayang di Indosiar Pkl.21.00 WIB dan itupun hanya dari Senin hingga Rabu. Namun mulai tadi malam, hadir Damar Wulan yang mengisi slot jam 7 malam di Indosiar. Damar Wulan menggeser slot tayang Sinema Indonesia yang biasanya mengisi slot ini, di mana akhirnya Sinema Indonesia tayang jam 9 malam.

Nah ada yang unik dari penayangan perdana Damar Wulan ini. Hadir dengan durasi selama 2 jam, sinetron ini sama sekali tidak dijeda dengan iklan, layaknya program televisi pada umumnya. Strategi ini terbilang melawan pakem dari penayangan sinetron di tv swasta. Karena tentunya tanpa iklan, tidak ada pendapatan yang masuk untuk membeli serial tersebut.

Tapi ternyata strategi Indosiar untuk merebut perhatian penonton di episode perdananya ini terbukti ampuh dan berhasil. Perhatian penonton langsung terarah pada sinetron kolosal produksi Gentabuana ini. Episode perdananya berhasil menembus 10 besar perolehan rating berdasarkan survey yang dilakukan oleh ABG Nielsen Indonesia.

Episode perdana Damar Wulan menempati peirngkat 6 dengan TVR 3,4 dan share 12,7 persen. Di segmen ALL, Damar Wulan bahkan berhasil mengalahkan sejumlah rivalnya seperti Opera Van Java, Monyet Cantik 2, Gajah Mada dan juga On The Spot.

Rasanya sudah lama sekali tidak melihat sinetron Indosiar masuk ke dalam 10 besar perolehan rating. Selama ini, Sinema Indonesia dan Take Me Out Indonesia lah yang mewakili Indosiar masuk ke dalam 10 besar dengan perolehan penonton tertinggi. Itupun rating keduanya juga tidak selalu stabil di 10 besar. Misalnya seperti Sinema Indonesia yang lebih sering menempati posisi belasan, tergantung pada pemain dan cerita yang dihadirkan. Sedangkan Take Me Out Indonesia belakangan ini juga jarang mengisis deretan 10 besar.

Gentabuana Paramitha selaku rumah produksi Damar Wulan memang adalah salah satu partner setia Indosiar. Dari era jaman 90-an, rumah produksi spesialis kolosal ini telah banyak berjasa mensukseskan Indosiar seperti sinetron kolosal Misteri Gunung Merapi dan Angling Dharma. Saat itu keduanya masih tayang mingguan (seminggu sekali).

Di era stripping, persaingan sinetron tentu berubah arah. Hampir mustahil untuk membuat sinetron kolosal di era stripping dengan tayang setiap hari layaknya seperti sinetron non kolosal. Indosiar sendiri menggandeng Soraya Intercine Film dalam memproduksi sinetron strippingnya. Judul-judul seperti Muslimah dan Inayah sukses melambungkan Indosiar kembali. Namun setelah itu, sinetron Indosiar terbilang melempem. Sampai akhirnya MD Entertaiment mengisi slot sinetron di Indosiar dan kembali menelurkan sinetron-sinetron sukses seperti Nada Cinta, Dia Anakku, Cinta Fitri Season 7, dan Antara Cinta dan Dusta. Namun kerjasama ini tidak lama setelah Indosiar dan SCTV berada dalam manajemen yang sama. MD pun hijrah ke rumah barunya di MNCTV.

Ditinggal MD Entertaiment, Indosiar kembali bekerja sama dengan Gentabuana dalam menghadirkan sinetron kolosal yang tayang setiap hari. Terbukti melalui sinetron kolosal Tutur Tinular Versi 2011, Indosiar kembali bersinar. Namun semakin melencengnya cerita Tutur Tinular Versi 2011, Indosiar kembali merosot. Judul-judul sinetron kolosal semisal Kisah 9 Wali, Layla Majnun, Ali Baba dan Brama Kumbara tidak mampu berbuah banyak di tengah gempuran sinetron milik RCTI, SCTV maupun MNCTV.

Setelah Damar Wulan tayang, Indosiar baru kembali mulai bangkit dengan sinetronnya. Namun hal ini masih terlalu dini untuk menyimpulkan kebangkitan sinetron Indosiar. Pertarungan sesungguhnya baru dimulai saat Damar Wulan yang dibintangi Ricco Verald dan Poppy Bungan ini memasuki episode-episode selanjutnya, dimana hadir dengan slot iklan juga.

Well, selamat untuk Indosiar. Semoga Damar Wulan nya tidak menjadi seperti Tutur Tinular 2011 dengan cerita 'ajaib' nya. Semoga!

Kamis, 13 Juni 2013

RATING REPORT : Ini Peforma Debut "Tangan-Tangan Mungil" dan Sinetron SCTV dan RCTI Lainnya


MENGGANTIKAN sinetron Akibat Pernikahan Dini dan Jodohku, Tangan-Tangan Mungil hadir dengan durasi selama 2 jam. Tayangnya Tangan-Tangan Mungil ini sempat menjadi kontroversial karena penggemar setia dua sinetron sebelumnya tidak terima jika sinetron favoritnya harus dikorbankan hanya gara-gara rating.

Sinetron Tangan-Tangan Mungil yang kembali menampilkan Qheyla Zavyera dan Sandra Dewi ini hadir dengan animasi robot mirip transformer yang bergenre fantasi anak. Bagaimana peforma perdananya?

Tangan-Tangan Mungil menempati peringkat 10 dengan TVR 3,2 dan share 16,4 di segmen ABC. Tangan-Tangan Mungil unggul tipis dari rivalnya Hearts Series 2 yang duduk di peringkat 11 dengan TVR 3,2 dan share 17,2. Sementara itu, sinetron Monyet Cantik 2 yang jam tayangkan head 2 head setengah jam terakhir dengan Tangan-Tangan Mungil merangsak ke peringkat 3 dengan TVR 4,2 dan share 16,8 persen.

Sedangkan sinetron Berkah yang merombak ceritanya dengan suasana ala pesantren mengalami kenaikan rating. Berkah yang kini juga turut diperkuat Sidik Edward dan Fachri Muhammad menempati peringkat 4 besar dengan TVR 4,0 dan share 15,2 persen. Sementara itu rival beratnya, Pesantren & Rock 'N Roll season 3 unggul di peringkat 3 dengan TVR 4,4 dan share 16,6 persen.

TVM atau Televisi Movie bertajuk Dua Wanita Cantik yang semalam (12/6) tayang lebih awal di RCTI yaitu Pkl.21.15 WIB berhasil unggul di jam tayangnya dengan menempati peringkat 5 dengan TVR 3,8 dan share 20,8 persen. Skenario Dua Wanita Cantik ditulis oleh penulis skenario film fenomenal Ada Apa dengan Cinta, Jujur Prananto. TVM ini sendiri dibintangi oleh Nikita Willy, Vyra Yuniar, Rezky Aditya, dan Teuku Ryan.

Rabu, 12 Juni 2013

"Super Heru", Adly Fayruz Perankan Karakter Keterbelakangan Mental (Plus Rating Perdana Super Heru)

MENGGANTIKAN slot animasi sore di MNCTV, MD Entertaiment kembali memasok sinetron baru untuk MNCTV. Sinetron yang dibintangi Adly Fayruz ini kembali memadukan tokoh animasi dengan manusia asli. Sebelumnya formula ini sudah diterapkan di sinetron anak Si Alif yang secara rating memang terbilang bagus.

Dalam perannya kali ini, Adly Fayruz tampil berbeda. Bukan lagi menjadi idola sekolahan seperti di sinetron-sinetron yang dibintanginya sebelumnya. Di sini Adly berperan sebagai Heru yang kelakuannya justru mirip anak umur 10 tahun. Karkaternya ini mirip dengan karakter Yoyo (Teuku Ryan) dan Cecep (Anjasmara) yang pernah booming beberapa tahun yang silam.

Rating perdana Super Heru yang tayang dua jam pada episode ke-1 nya ini menempati peringkat 15 dengan TVR 2,6 dan share  12,5 persen. Di episode keduanya naik ke peringkat 11 dengan TVR 3,3 dan share 14,4 persen. Gara-gara kenaikan ini juga akhirnya Bola Bolu ditukar jam tayangnya dengan Super Heru mulai Rabu (12/6) ini. Sebelumnya Bola Bolu break selama dua hari karena durasi Super Heru yang mencapai dua jam.
Heru (Adly Fayruz) pemuda tampan, tapi perilakunya seperti anak umur 10 tahun. Ia tinggal bersama ibu yang sangat menyayanginya dan ayah yang sangat tidak menyukainya. Heru juga berteman dengan Tari (Mikha Tambayong) gadis cantik yang selalu melindunginya. Heru bercita-cita ingin menjadi sarjana, meskipun sekolah SD saja tidak selesai. Suatu ketika, Heru nyaris ditabrak mobil Richard (Nizam Hasan).
Heru menghindar, membuat sopir mobil Richard panik dan menabrak sebuah pohon kelapa, akibatnya buah kelapa jatuh dan mengenai mobil Richard sampai kacanya pecah.

Berawal dari peristiwa ini, Richard yang anak juragan kaya di kampung Cijengkol ini memendam marah dan menganggap Heru sebagai musuhnya.

Meneer Jaim (Otis Pamutih), orang tua Richard, juga sangat membenci Heru bahkan mengancam akan memasukkan ke penjara karena dianggap memecahkan kaca mobil tersebut. Heru menangis di atas genteng sambil mengadukan nasibnya pada bintang di langit. Tiba-tiba sesuatu muncul dari langit dan membuat Heru sangat terkejut.

Sesuatu ini ternyata adalah mahluk aneh yang bernama Jampang dengan baju dan dialek khas betawi, berjanji akan membantu Heru menghadapi semua masalahnya. Hingga kemudian kecamatan Cijengkol mengadakan lomba lari dengan hadiah beasiswa. Maka teman teman Heru dan Tari pun meminta Heru ikut lomba itu. Heru setuju karena jika menang maka ia akan mendapatkan beasiswa dan bisa menjadi sarjana.
Atas bantuan Jampang, Heru bisa memenangkan lomba. Heru menolak juara 1, karena ia hanya ingin juara 2, dengan hadiah beasiswa. Heru pun ahirnya mendapat beasiswa dan dibolehkan sekolah di SD Cijengkol.
Meski murid lain selalu meledek karena Heru terlalu tua untuk anak SD, Heru bersama teman-teman baiknya dan Tari tidak peduli.

Richard semakin kesal mengetahui Heru menjadi murid SD sekelas dengannya. Richard bersama gank nya kemudian bersepakat untuk menyingkirkan dan mempermalukan Heru di setiap waktu.
Tapi Jampang tidak tinggal diam dan selalu saja membantu Heru, lalu balas menjahili Richard cs hingga mereka selalu mendapatkan sial.

Selain Richard, Heru juga tidak disukai Marco (Harland Chaniago) preman kampung yang kocak. Marco yang naksir Tari, tidak suka melihat kedekatan Heru dan Tari. Marco lanyas bersekongkol dengan Meneer Jaim dan Richard untuk membuat Heru tak berdaya. Berhasilkah Heru lolos dari niat jahat Richard, Meneer Jaim, dan Marco?

Super Heru tayang mulai tanggal 10 Juni 2013, setiap Senin-Jumat pukul 17.00 WIB di MNCTV.

Update : Super Heru pindah jam tayang menjadi Senin-Jum'at Pkl.18.00 WIB (Mulai 12 Juni 2013)

Selasa, 11 Juni 2013

Sinetron "Jodohku" dan "Akibat Pernikahan Dini" Tamat Mendadak Selasa Sore, Apa Sebabnya?

SELASA (11/6) sore ini, dua sinetron produksi SinemArt yang tayang di RCTI mendadak 'bungkus'. Kedua sinetron ini masih termasuk baru tayang di RCTI. Akibat Pernikahan Dini tamat di episode ke-15 sementara itu Jodohku yang kembali mempertemukan pasangan fenomenal Dude Harlino dan Naysilla Mirdad berakhir di episode ke-21.

Alasan paling rasional dari berakhirnya dua sinetron ini secara tiba-tiba tentu saja adalah karena masalah rating. Rating Jodohku selama sepekan belakangan memang menurun. Sementara itu rating Akibat Pernikahan Dini stagnan di posisi belasan.

Rating kedua sinetron ini sebenarnya tidak jelek dan mungkin jika ditayangkan di stasiun tv yang lain, sangat mungkin untuk dilanjutkan terus. Berikut ini kami tampilkan grafik rating sepekan periode 3 Juni sampai dengan 7 Juni 2013.


Jodohku
Peringkat
TVR
Share
03 Juni 2013
5
3,4
16,3
04 Juni 2013
6
3,3
15,3
05 Juni 2013
9
3,2
14,5
06 Juni 2013
15
2,8
12,7
07 Juni 2013
8
3,0
13,7


Akibat Pernikahan Dini
Peringkat
TVR
Share
03 Juni 2013
12
2,6
16,6
04 Juni 2013
12
2,6
15,6
05 Juni 2013
12
2,8
17,3
06 Juni 2013
11
2,9
16,8
07 Juni 2013
12
2,8
17,2

Jodohku terlempar sekali keluar dari 10 besar dan pada Selasa langsung ditamatkan. Kejadian ini pernah menimpa sinetron SinemArt lainnya seperti Binar Bening Berlian dan Yang Muda Yang Bercinta. Keduanya pernah berjaya dengan rating yang terbilang bagus, namun sekali terlempar dari perolehan 10 besar, keduanya pun ditamatkan.

Sementara itu seperti yang dapat dilihat, Akibat Pernikahan Dini stabil di posisi 12 ddengan TVR yang nyaris sama setiap harinya. Peforma Akibat Pernikahan Dini yang dinilai kurang memuaskan ini berakibat pada tamatnya sinetron ini.

Dengan tamat dadakan yang dialami oleh kedua sinetron ini tentu saja membuat endingnya terlihat terburu-buru. Baik itu Jodohku dan Akibat Pernikahan Dini berakhir dengan pernikahan kedua karakter utamanya. Namun yah itu tadi, endingnya terasa flat dengan penuntasan seluruh konflik dalam episode terakhirnya atau malah masih banyak konflik yang belum terselesaikan. Tapi ya sudahlah, rating memang menakutkan!

Rabu, 29 Mei 2013

RATING REPORT : Rating Hitam Putih Melejit Berkat Kontestan X Factor Indonesia (Plus Rating Grand Final X Factor Indonesia dan Debut Perdana Istri Yang Dikhianati)

HARI Selasa (28/5) kemarin, MNCTV kembali menghadirkan sinetron terbarunya yang bertajuk Istri Yang Dikhianati. Sinetron yang dibintangi oleh Shireen Sungkar dan Evan Sanders ini tayang di slot 10 malam (namun di episode perdananya hampir mundur setengah jam). Di episode perdananya ini konflik bergulir dengan cepat. Penonton hanya diberi kesempatan melihat sekilas kebahagiaan pernikahan Yasmin (Shireen Sungkar) dengan Fadlan (Lian Firman). Selanjutnya beberapa adegan menunjukkan pertemanan antara Yasmin dan Jesicca (Gracia Indri).

Dewi (Gita Virga), adik Yasmin, memberitahu kakaknya akan kecurigaan perselingkuhan kakak iparnya dengan wanita lain. Dewi melihat ada rambut ikal yang tersangkut di kerah pakaian Fadlan. Dewi menaruh curiga karena rambut Yasmin bertipe lurus sedangkan rambut yang tersangkut tersebut ikal. Namun Yasmin tetap percaya pada Fadlan sang suami dengan mengatakan jika bisa saja rambut itu adalah rambut dirinya, dan karena tertarik, rambut lurus tersebut berubaha menjadi ikal.

Sampai di sini mungkin sedikit salut dengan pandangan mata Dewi. Bisa-bisanya adik Yasmin ini memiliki pandangan mata yang jeli. Mungkin akan lebih baik jika ditemukan tanda lipstick di kemeja Fadlan atau hal-hal lain yang lebih masuk akal. Namun sepenuhnya eksekusi cerita hak sang penulis skenario.

Selanjutnya Yasmin mendapat telfon dari Jesicca yang mengabarkan jika melihat Fadlan sedang selingkuh dengan wanita lain dan meminta Yasmin memastikannya sendiri dengan mendatangi sebuah kamar hotel. Yasmin dan Dewi bergegas menuju sana dan hati Yasmin bagai dikoyak saat menemukan suaminya sedang dalam keadaan telanjang di bath up kamar mandi dengan wanita lain. Yang mengejutkan, wanita itu ternyata adalah Jesicca.

Debut perdana Istri Yang Dikhianati menempati peringkat 89 dengan TVR 1,2 dan share 8,2 persen. Masih kalah dengan talkshow yang dipandu Tukul Arwana yang menempati peringkat 79 dengan share 1,3 dan share 11,3 persen.

Selain Istri Yang Dikhianati semalam spesial juga untuk tayangan reguler Hitam Putih (HP). HP menampilkan tiga kontestan X Factor Indonesia : Fatin Shidqia Lubis, Mikha Angelo, Novita Dewi. Hal ini tentu unik! Karena sejatinya X Factor Indonesia adalah program pencarian bakat yang tayang di RCTI sedangkan HP tayang di Trans 7.

Data kepemirsaan Selasa (28/5) menempatkan Hitam Putih di posisi 6 besar dengan TVR 3,2 dan share 13,5 persen di segmen ALL. Acara ini menjadi program yang meraih rating tertinggi di jam tayangnya. Terjadi kenaikan yang signifikan dibandingkan dengan episode yang tayang Senin, (27/5) yang menempati posisi 25 dengan TVR 2,1 dan share 8,9.

Hal ini tidak mengherankan karena X Factor Indonesia memang sedang jadi primadona tontonan. Rating Grand Final X Factor Indonesia yang tayang Jum'at (24/5) kokoh di peringkat pertama dengan TVR 6,1 dan share 32,2 persen.

Wah, kalau sudah begini adakah acara lain yang berniat menampilkan kontestan X Factor Indonesia lagi sebagai bintang tamunya?

Selasa, 21 Mei 2013

RATING REPORT : Ini Debut Perdana Akibat Pernikahan Dini dan Gajah Mada

DUA sinetron stripping terbaru kembali menyapa penikmat program tv di Indonesia. Menggantikan Yang Muda Yang Bercinta, RCTI kembali menghadirkan Akibat Pernikahan Dini yang masih bergenre remaja. Kali ini, Stefan William didapuk menjadi pemeran utamanya bersama dengan Nasya Marcella (Yang Masih di Bawah Umur).

Akibat Pernikahan Dini debut dengan cukup menjanjikan di slot jam tayangnya. Sinetron besutan sutradara Maruli Ara ini menempati peringkat 9 dengan TVR 3,0 dan share 17,3 persen di segmen ABC. Angka ini memang lebih baik dari debut perdana Yang Muda Yang Bercinta yang mendapat TVR 2,7 dan share 17,3 persen di debut perdananya. Patut dilihat apakah rating Akibat Pernikahan Dini bisa menyamai kegemilangan Yang Muda Yang Bercinta yang sering mendapat share di atas 20 persen di episode-episode selanjutnya.

Di jam tayangnya, Akibat Pernikahan Dini unggul dari sejumlah program lainnya. Walau begitu, Akibat Penrikahan Dini belum bisa mengalahkan Heart Series 2 yang menempati peringkat 7. Namun dengan catatan, Senin (20/5) kemarin, Heart 2 Series hanya head to head dengan Akibat Penrikahan Dini di 20 menit terakhir karena jam tayang Heart Series 2 mundur akibat event spesial SCTV.

Sementara itu, sinetron kolosal Gajah Mada hadir menggantikan Tendangan Si Madun Season 3 yang sudah jenuh dari segi rating. Gajah Mada debut di peringkat 13 dengan TVR 2,9 dan share 10,5 (ALL). Episode perdana Gajah Mada masih di bawah dua sinetron MNCTV yang lainnya seperti Raden Kian Santang (peringkat 3) dan Bola Bolu (peringkat 11). Namun angka ini lebih baik dari penghuni slot sebelumnya, Tendangan Si Madun season 3. Episode terakhir sinetron anak bertemakan bola ini menempati posisi 31 dengan TVR 1,8 dan share 7,7 (ALL).

Jumat, 17 Mei 2013

RATING REPORT : Top 7 Rating Ajang Pencarian Bakat Indonesia di TV Nasional

PROGRAM pencarian bakat di TV Nasional masih cukup banyak karena tingginya animo masyarakat. Bila dihitung ternyata ada tujuh ajang pencarian bakat di TV Nasional kita saat ini. Sebut saja X Factor Indonesia (RCTI), Master Chef Indonesia Season 3 (RCTI), Little Miss Indonesia (SCTV), Indonesia Mencari Bakat Season 3 (Trans TV), Galaxy Superstar Season 2 (ANTV), The Voice Indonesia (Indosiar), Senior Yunior (MNC TV).

Namun tak semuanya memperoleh rating memuaskan, bahkan beberapa di antaranya nyaris tak bergaung. Mungkin Anda juga tidak terlalu ngeh dengan ajang pencarian bakat semisal Senior Yunior yang tayang di MNC TV karena audisi kilatnya. Berikut ini kami tampilkan peringkat dari masing-masing ajang pencarian bakat dari yang paling rendah hingga paling tinggi. Inilah daftar ketujuh ajang pencarian bakat yang paling banyak ditonton :

7. Galaxy Superstar Season 2 (ANTV)

 
Melahirkan boyband S4 di season pertamanya membuat Galaxy Superstar cukup diperhitungkan sebagai ajang pencarian bakat yang mampu mengorbitkan para pesertanya. Konsep dari ajang pencarian bakat ini berkiblat pada K-Pop musik yang berbasis di Korea Selatan. Bahkan para pesertanya diboyong ke Korea sana untuk mendapatkan training sebelum akhirnya diorbitkan. Hasilnya? boyband S4 yang beranggotakan Firly, Jeje, Alif dan Arthur ini mampu menembus chart tangga lagu luar negeri di Channel [V] dengan hits She's My Girl (duet dengan Hyuna 4Minutes). Di season keduanya, Galaxy Superstar pindah rumah, dari Indosiar ke ANTV. Ratingnya sendiri ada di peringkat 179 dengan TVR 0,4 dan share 1,5 persen pada Jum'at (10/5) yang lalu.

6.Senior Yunior (MNCTV)


Senior Yunior yang tayang di MNCTV memang terbilang kilat dari proses audisi hingga memasuki babak 12 besar. Senior Yunior mewajibkan pesertanya terdiri atas seorang Senior (boleh Ayah ataupun Ibu) dan seorang Junior (boleh laki-laki maupun perempuan). Mereka boleh menampilkan apapun saat berkolaborasi di panggung, baik menyanyi maupun menari. Senior Yunior diperkuat oleh mantan juri Indonesian Idol, Titi Dj, dan juga mantan juri Mamamia Show, Ivan Gunawan. Ratingnya sendiri ada di peringkat 157 dengan TVR 0,5 dan share 4,8 persen.


5.The Voice Indonesia (Indosiar)



Digawangi oleh empat coach yang sudah punya nama di Indonesia, tak lantas mampu mengangkat rating The Voice Indonesia (TVI). Pada edisi Minggu (12/5) yang lalu bahkan TVI terlemper dari 100 besar perolehan rating. The Voice Indonesia menempati peringkat 118 dengan TVR 0,8 dan share 4,1 persen. Rating The Voice Indonesia memnag cenderung menurun. Bahkan edisi awal-awal The Voice memperoleh rating yang lebih bagus dengan masuk 50 besar.

4.Master Chef Indonesia Season 3 (RCTI)


Ajang kompetisi masak untuk para koki amatir ini rupanya masih tetap diminati walau sudah memasuki musim ketiga penyelenggaraannya. Master Chef Indonesia Season 3 memberikan nuansa baru dengan galerinya yang terlihat sedikit gelap namun tetap elegan dibandingkan dua season sebelumnya yang tampil lebih terang. Dari formasi juripun, Chef Juna tidak lagi memperkuat barisan juri karena kesibukannya terlibat dengan ajang sekelas Hell Kitchen di luar sana. Chef Arnold yang tak kalah tampan dengan sang chef sebelumnya didapuk sebagai penggantinya. Chef Arnold mungkin tidak segalak Chef Juna, namun ia tak segan 'gila-gilaan' di sini. Pada episode perdananya, Chef Arnold bahkan asyik bergangnam style ria. Master Chef Indonesia Season 3 yang tayang saban Sabtu dan Minggu sore memperoleh rating cukup baik. Pada hari Sabtu (11/05) MCI 3 menempati peringkat 5 dengan TVR 2,9 dan share 19,0 persen, sementara pada hari Minggu (12/5) sedikit turun ke peringkat 11 dengan TVR 2,8 dan share 16,5 persen. Rating ini memang turun dibanding season keduanya, namun perlu diingat jika sata ini MCI 3 baru memasuki episode audisi dan boothcamp. Selain itu, penurunan mungkin terjadi dengan majunya jam tayang MCI 3. Yah, mungkin bisa dipertimbangkan pindah jam tayang agar ratingnya lebih baik lagi?


3.Little Miss Indonesia 2013 (SCTV)


Peringkat ketiga ditempati Little Miss Indonesia 2013 yang tayang di SCTV. Ajang pencarian bakat khusus bocah-bocah cilik perempuan ini awalnya berasal dari salah satu segmen di program harian SCTV bertajuk Eat Bulaga Indonesia. Namun seiring tingginya respon penonton terhadap segmen tersebut, akhirnya, SCTV secara resmi membuatkan program tersendiri untuk ajang ini. Little Miss Indonesia 2013 menempati peringkat 7 dengan TVR 3,1 dan share 21,9 persen.

2.Indonesia Mencari Bakat Season 3 (Trans TV)


Di peringkat kedua ada ajang pencarian bakat dengan eliminasi terlama di Indonesia (bahkan dunia?). Eliminasi yang diadakan ajang ini terbilang tidak wajar dan paling lama di antara sejumlah ajang pencarian bakat lainnya. Eliminasi dilakukan tiga minggu sekali, bahkan menjelang hasil result babak grand final saja memakan waktu lima minggu lamanya. Hasil final pun menempatkan Sandrina sang penari cilik sebagai juara IMB 3. Rating Indonesia Mencari Bakat Season 3 hari Sabtu (11/05) dan Minggu (12.05) ada di peringkat 2 dengan masing-masing TVR 3,5 dan share 14,9 persen (Sabtu) serta TVR 4,0 dan share 16,5 persen (Minggu).

1.X Factor Indonesia (RCTI)


Inilah juara ajang pencarian bakat di TV Nasional kita saat ini. Di season pertamanya ini, X Factor tidak kalah populer dengan ajang pencarian bakat seperti Indonesian Idol yang sudah memasuki season ketujuhnya. Melalui peserta-pesertanya yang fenomenal seperti Fatin Shidqia Lubis ataupun Mikha Angelo tentu bisa menjadi salah satu tolak ukur kesuksesannya. Walau hampir selalu selesai jam satu dinihari, nyatanya ajang XFI ini mampu membetot perhatian penonton. Hari Jum'at (10/5) kemarin, rating X Factor Indonesia ada di peringkat kedua dengan TVR 4,9 dan share 27,8 persen.

RATING REPORT : Bagaimana Peforma Rating Perdana Drama Korea "Faith : The Great Doctor" di Indosiar? (Plus Rating Fashion King)

INDOSIAR kembali pada ciri khasnya setelah lumayan lama vakum menayangkan drama Korea. Dengan tayangnya Rooftop Prince sebagai comeback drama Korea di Indosiar, selanjutnya Indosiar rutin memutar drama Korea dan kembali menambahkan slot untuk trademark nya ini.

Mulai Senin 13 Mei 2013 yang lalu, Serial Faith : The Great Doctor yang dibintangi Lee Min Ho dan Kim Hee Sun hadir perdana di layar kaca Indosiar. Lantas bagaimana rating perdananya?

Episode perdana Faith lumayan mencuri perhatian penonton. Jika sebelumnya Knock Out dan Cabe Rawit keluar dari 100 besar rating, Faith justru langsung menembus 100 besar dengan menempati peringkat 65 dengan TVR 1,3 dan share 9,5 persen. Angka ini terbilang baik untuk rating perdana Faith. Tidak mengherankan jika Faith dilirik banyak penonton. Salah satu indikasinya adalah Lee Min Ho yang merupakan bintang utama dari serial ini.

Serial-serial yang dibintangi oleh Lee Min Ho ini rata-rata memang selalu mendapatkan rating yang baik. Serial Boys Before Flowers bahkan pernah menembus 10 besar perolehan rating. Serta City Hunter, walau belum pernah masuk top 10, sering wara-wiri di top 20.

Fashion King yang tayang setelahnya juga memperoleh rating yang cukup baik. Senin lalu (13/05), Fashion King berhasil masuk ke dalam 50 besar dengan menempati peringkat 48 dengan TVR 1.6 dan share 9 persen.

Namun sayangnya, pada hari Selasa (14/05) keduanya mengalami penurunan rating. Faith menempati peringkat 86 dengan TVR 1,2 dan share 8,9 persen. Sedangkan Fashion King ada di peringkat 72 dengan TVR 1,3 dan share 7,1 persen. Namun perolehan ini jauh lebih baik dibandingkan sejumlah program yang tayang sebelum dua drama Korea ini hadir menghiasi layar kaca Indosiar. Ayo drama Asia lovers, tonton terus drama Korea di Indosiar agar drama Korea senantiasa tayang di tv nasional kita.

Selasa, 14 Mei 2013

RATING REPORT : 4 Sinetron Tayang Perdana Bersamaan, Mana Yang Paling Unggul?

EMPAT judul sinetron tayang bersamaan hari Senin (13/5) kemarin di empat stasiun tv yang berbeda pula. RCTI menempatkan duet maut Naysilla Mirdad dan Dude Harlino melalui sinetron Jodohku yang menggantikan sinetron Cinta 7 Susun. Sementara di jam yang sama, MNCTV kembali menayangkan sinetron bergenre anak bertajuk Bola Bolu yang diplot menggantikan Sepatu Super. Sedangkan Indosiar kembali dengan sinetron produksi AS bertajuk Setulus Kasih Ibu. SCTV sendiri menayangkan kelanjutan sinetron Love in Paris di season keduanya ini.

Dari keempat sinetron ini. Love in Paris Season 2 (LIP 2) memimpin persaingan. Di segmen ABC, LIP 2 menempati posisi 4 dengan TVR 3,5 dan share 13,6, sementara di ALL, sinetron produksi Screenplay ini meraih posisi 3 dengan TVR 3,6 dan share 13,4.

Jodohku (RCTI) jumlah penontonnya memang kalah dari LIP 2. Namun paling tinggi di jam tayangnya, Pkl.18.00 WIB. Baik di ABC dan ALL, sinetron produksi SinemArt menduduki posisi 5. Di kedua segmen TVRnya 3,5, sementara share masing-masing 15,9 dan 16.

Sinetron anak produksi MD Entertainment Bola Bolu, menempati posisi 18 dengan TVR 2,5 dan share 11 (ALL). Di jamnya, Bola Bulu masih belum bisa mengalahkan Jodohku, Pesantren & Rock n Roll 3, dan Hitam Putih. Sinetron yang dibintangi Tommy Kurniawan dan Hengky Kurniawan ini menjadi acara paling banyak ditonton nomor 2 di MNCTV setelah Raden Kian Santang yang di segmen ALL ada di peringkat 4 dengan TVR 3,6 dan share 15,6. Sementara Tendangan Si Madun 3 ratingnya terus merosot hingga terjun ke posisi 29 (Segmen ALL) dengan TVR 2,1 dan share 7,7.

Nah, dalam persaingan rating perdana masing-masing sinetron, sinetron Indosiar bertajuk Setulus Kasih Ibu (SKI) ada di peringkat paling bontot. Sinetron ini berada di peringkat 33 dengan TVR 1,9 dan share 8,5 (Segmen ALL). Namun perolehan ini terbilang baik dibandingkan dengan debut Bukan Mawar Tapi Melati yang menghuni slot ini sebelumnya. Jalan cerita SKI yang mirip dengan FTV Religi yang sering tayang di Indosiar merupakan salah satu indikasi perbaikan rating ini. Selama ini, genre seperti ini paling disukai oleh penonton setia Indosiar. Bahkan semalam, Sinema Indonesia yang tayang tepat setelah SKI, Merebut Suami Dari Simpanan, mengkudeta di peringkat 7 dengan TVR 3,3 dan share 12,1 (ALL).

Selasa, 30 April 2013

RATING REPORT : Ini Peforma Tayangan Perdana Pesantren Rok & 'N Roll Season 3, Ketika Cinta Harus Memilih, SCTV Music Awards 2013 dan Music Bank Jakarta

PROGRAM TV yang tayang pada Senin (29/04) diisi dengan berbagai program baru, baik itu yang sekali habis maupun terus berlanjut. SCTV kembali menggelar ajang penghargaan musik tahunannya SCTV Music Awards 2013 serta sinetron baru bertajuk Pesantren & Rock 'N Roll Season 3 (PRR3).

Di jam yang sama dengan PRR3, tayang juga sinetron unggulan RCTI bertajuk Tukang Bubur Naik Haji yang kemarin malam tayang lebih awal mulai Pkl.18.00 WIB, biasanya slot ini diisi Cinta 7 Susun, namun kemarin, nampaknya untuk nge-blok acara spesial SCTV, RCTI memilih menayangkan Tukang Bubur Naik Haji dengan durasi yang ekstra. Nge-blok di sini dapat diartikan dengan membendung penonton setianya agar tidak berpindah channel pada pergelaran awarding yang dilakukan SCTV. Terlebih lagi, Trans TV hadir dengan acara spesial bertajuk Music Bank yang beberapa bulan lalu sempat hadir di Jakarta.

Terlepas dari semua itu, strategi terbukti ampuh dalam membendung rating penonton. Tukang Bubur Naik Haji kokoh merajai rating semalam, dengan TVR 5,6 dan share 24,4 (ABC). Sementara perhelatan malam puncak SMA 2013 sendiri di peringkat 4, dengan TVR 3,5 dan share 19,3 (ABC).

Debut perdana sinetron PRR3 belum bisa berbuat banyak, ada di peringkat 18 dengan TVR 2,2 dan share 10,4 (ABC). Padahal sinetron ini dibintangi bintang-bintang muda baru dengan alur cerita yang baru juga tentunya. Namun, mengalahkan Tukang Bubur Naik Haji yang sudah mempunyai banyak penonton loyal memang tidaklah mudah. Butuh waktu untuk bisa menumbangkan sinetron ini.

Sementara itu, Trans TV yang menayangkan konser Music Bank Jakarta memcah program ini menjadi dua bagian. Semalam bagian pertama, menempati posisi 52 dengan share 1,4 dan share 6,2 (ABC). Jumlah penonton yang kecil ini, mungkin karena jarak antara pelaksanaan konser dan penayangan terlalu lama-juga sudah tayang di KBS World bahkan sudah ada di Youtube.

Di pagi hari, Indosiar menayangan sinetron bernuansa dangdut Ketika Cinta Harus Memilih yang dibintangi Tommy Kurniawan, Anindika Widya, dan Revand T. Narya. Debut Sinetron produksi Gentabuana Paramita ini juga belum mampu berbuat banyak, di segmen ALL, menempati posisi 90 dengan TVR 1 dan share 9,7. Masih kalah jauh bila dibandingkan dengan peforma sinetron dangdut seperti Bukan Salah Takdir yang sempat menjadi primadona tontonan pagi hari.

Senin, 29 April 2013

RATING REPORT : Beritakan Live Kepergian Sang Ustadz Gaul, tvOne jadi TV Nomor Dua di Hari Jum'at

KABAR mengejutkan mengenai kecelakaan yang menewaskan Ustadz Jeffryy Al Buchory diberitakan secara intens oleh tvOne. Stasiun TV yang segmentasinya lebih ke news dan sport ini gencar memberitakan kabar terbaru dari perkembangan kasus kecelakaan yang menimpa Ustadz kondang negeri ini.

Mulai dari pagi hingga malam hari liputan khusus mengenai kepergian Ustadz Gaul itu terus menghiasi layar kaca. Tingginya animo masyarakat untuk mengetahui kabar ini berhasil menaikkan rating sejumlah program, khusunya untuk program-program yang ada di tvOne. Saking dahsyatnya lagi, tvOne yang biasanya tidak pernah masuk 6 besar peringkat TV(kecuali ada pemberitaan hangat seperti ini, langsung merangsak menjadi peringkat dua di hari Jum'at (26/04) kemarin. tvOne berhasil mendepak SCTV yang biasanya ada di posisi runner up menjadi peringkat ketiga. Sementara di urutan pertama, RCTI tetap kokoh mempertahankan posisinya.

Di segmen ABC, pogram Kabar Siang tvOne menempati peringkat 8 dengan TVR 3,4 dan share 20,2; Apa Kabar Indonesia Malam menduduki posisi 11 dengan TVR 3,3 dan share 12,3; Apa Kabar Indonesia (Kabar Khusus, tayang pagi hingga siang) meraih posisi 14 dengan TVR 2,9 dan share 21,2; Satu Jam Lebih Dekat Bersama Uje di peringkat 16 dengan TVR 2,9 dan share 11,3. Masih ada beberapa program tvOne yang masuk 30 besar di hari Jumat lalu.

Program berita dan infotainment RCTI yang membahas meninggalnya Uje pada hari Jumat juga meraih rating bagus. Seputar Indonesia Siang, Silet, Seputar Indonesia (Sore), dan Cek & Ricek; masuk 10 besar.
Tapi tetap, peringkat pertama dan kedua diraih Tukang Bubur Naik Haji: The Series dan X Factor Indonesia.

Jumat, 19 April 2013

RATING REPORT : Bagaimana Debut Perdana TVM "Perempuan di Pinggir Jalan" dan "Siapa Yang Meniduri Ranjangku"?

FTV di RCTI biasanya dipasok oleh sejumlah rumah produksi seperti Starvision, Rapi Film, Diwangkara, sampai dengan MD Entertaiment. Namun kini, untuk slot hari Rabu dan Kamisnya, RCTI mempercayakan pada rumah produksi SinemArt yang selama ini menjadi pemasok utama untuk sinetron stripping di RCTI.

Kehadiran FTV yang diberi tajuk TVM (Televisi Movie) ini setidaknya memberikan angin segar untuk bintang-bintang SinemArt yang mungkin sedang 'nganggur'. Karena seperti Anda ketahui sendiri, persaingan untuk mendapatkan slot sinetron di SinemArt sangat tidak mudah. Sinetron yang sudah ada promonya saja bisa tiba-tiba menghilang dan tidak jadi ditayangkan. Nah, dengan format sekali tamat ini, penonton bisa melihat berbagai bintang-bintang SinemArt bergantian hadir di layar kaca RCTI saban Rabu dan Kamis Pkl.22.00 WIB.

Uniknya lagi, TVM ini hadir dengan judul-judul yang nyeleneh. Lihat saja bagaimana judul dua TVM yang tayang perdana pada 17 dan 18 April 2013 kemarin. Ada Perempuan di Pinggir Jalan (Nikita Willy, Rezky Aditya) dan Siapa Yang Meniduri Ranjangku? (Dude Harlino, Citra Kirana). Strategi dengan judul nyeleneh ini nampaknya berhasil membuat penonton penasaran untuk mengikuti dua episode perdananya ini.

Perempuan di Pingggir Jalan mengawali debut TVM dengan menempati peringkat 7 di segmen ABC dengan TVR 3.1 dan share 20.9. Sedangkan Siapa Yang Meniduri Ranjangku sedikit turun dibanding Perempuan di Pinggir Jalan dengan duduk di peringkat 9 dengan TVR 2.8 dan share 22.4. Namun di segmen ALL, Siapa Yang Meniduri Ranjangku cukup kokoh dnegan menempati peringkat 6 dengan TVR 3.4 dan share 24.8.

Selasa, 16 April 2013

RATING REPORT : Eyang Subur Bawa Berkah Rating Untuk Stasiun Televisi

BERKAH rating pemberitaan mengenai Eyang Subur dialami berbagai stasiun televisi tanah air. Hal ini terbukti  saat acara-acara reguler yang menampilkan langsung pengacara Eyang Subur maupun korban-korban Eyang Subur, langsung berimbas pada naiknya rating program tersebut.

Bukan Empat Mata yang tayang di Trans 7 semalam, Senin (15/04) misalnya. Menampilkan Arya Wiguna beserta mantan istri yang satu "pihak" dengan Adi Bing Slamet, dan Ramdhan Alamsyah, pengacara yang mewakili Eyang Subur. Ketegangan pun sempat mewarnai acara yang dipandu Tukul Arwana ini. Dalam sebuah segmen, Arya sempat emosi saat berdebat dengan Ramdhan, sampai menggebrak meja karena menuntut Eyang Subur menjadi pemimpin Shalat berjamaah. Namun ditepis oleh pengacara Eyang Subur yang mengatakan jika tidak jaminan saat seseorang menjadi Imam Shalat adalah orang yang benar karena mendapat paksaan.

Tak diduga, program ini menembus 10 besar. Data kepemirsaan menunjukkan Bukan 4 Mata semalam meraih peringkat 6, dengan TVR 3,3 dan share 22,4 (ABC). Program ini berhasil mengalahkan sinetron primetime seperti Cinta 7 Susun, Si Biang Kerok Cilik, dan Tendangan Si Madun 3. Bukan 4 Mata memang memiliki penonton setia. Stabil di 20 besar, sudah tergolong baik untuk talkshow yang tayang setelah Pkl.22.00 WIB. Namun menembus 10 besar, hanya sesekali saja. Jika bintang tamunya sedang menjadi perbincangan hangat seperti waktu Norman Kamaru ataupun Eyang Subur ini.

tvOne pun ikut kecipratan rating. Sebagai TV berita, jarang ada program yang masuk 50 besar. Tapi program Debat yang semalam menampilkan Farhat Abbas, Arya Wiguna, Ramdhan Alamsyah, Eyang Sigit, melesat ke peringkat 15 dengan TVR 2,4 dan share 9,8 (ABC).

Wow! Eyang Subur memang bawa berkah rating nih. Kira-kira kalau sampai Eyang Suburnya didatangkan langsung ke sebuah acara televisi, ratingnya akan secetar apa yah?

Selasa, 26 Maret 2013

RATING REPORT : Bagaimana Peforma Debut Perdana "Heart Series 2" dan "Lara"?

MINGGU ini persaingan sinetron kembali diramaikan dengan kehadiran dua sinetron baru yang tayang di SCTV dan MNCTV. Kedua sinetron ini masing-masing tayang di jam berbeda pada Senin (25/03). Dari segi genre pun keduanya bertolak belakang.  

Heart Series 2 yang tayang di SCTV mengambil genre remaja. Sinetron ini merupakan lanjutan sinetron Heart yang tayang pada 2007 silam. Yuki Kato masih memperkuat drama ini sebagai bintang utamanya. Sementara Irhadi Bagas dan Esa Sigit tidak lagi memperkuat sinetron ini. Sebagai gantinya, Adipati Dolken, Christ Lauren, Joshua Otay dan Aditya Suryo hadir mengisi kekosongan tersebut. Hadirnya season kedua ini tidak lepas dari kesuksesan rerun Heart yang mendapat atensi tinggi ketika ditayangkan ulang SCTV di penghujung 2012 kemarin. Kisahnya masih mengangkat cinta segitiga Rachel-Farel-Luna saat sudah beranjak dewasa.

Debut perdana Heart Series 2 cukup menjanjikan dibandingkan dengan sinetron yang menghuni slot ini sebelumnya seperti Kiamat Sudah Dekat, Jiung Pendekar Cabe Rawit dan Love in Paris yang kesusahan menghadapi pesaing-pesaing kuat di jam tayangnya. Heart Series 2 berada di peringkat 7 dengan TVR 3,4 dan share 19,1. Bersaing ketat dengan Yang Muda Yang Bercinta (RCTI) di jam tayang sama, yang unggul di peringkat 3 dengan TVR 3,7 dan share 22,7.

Di slot malam hari, MNCTV menayangkan sinetron baru berjudul Lara, Pkl.22.30 WIB. Sinetron ini hadir menggantikan sinetron Gara Gara Dia yang secara usia hanya berumur 16 episode saja. Debut sinetron yang dibintangi Titi Kamal, Marcel Chandrawinata, Rama Michael, dan Dinda Kanyadewi ini menempati posisi 35 dengan TVR 1,7 dan share 12,4. Masih kalah dengan debut perdana Gara Gara Dia yang menempati peringkat 26 dengan TVR 1.9 dan share 12.9. Semoga saja Lara tidak bernasib sama seperti Gara Gara Dia yang ratingnya terus merosot hingga terpaksa tamat di usia dini.

Pesaing terberat di slot yang sama dengan Lara semalam, adalah Bukan Empat Mata di Trans 7, yang episode semalam menampilkan Adi Bing Slamet dengan topik Eyang Subur. Episode ini menempati posisi 15 dengan TVR 2,7 dan share 18,5.

Rabu, 13 Maret 2013

RATING REPORT : Sinetron Rerun SCTV Tetap Diminati, drama Korea Indosiar Mulai Mencuri Perhatian

MULAI Senin (13/03) kemarin, 3 stasiun televisi menayangkan berbagai program baru. Indosiar dengan drama seri dangdut dan drama Korea, SCTV dengan rerun sinetron Ramadhan. Jika biasanya Indosiar mempercayakan sinetron bernuansa dangdut pada Gentabuana Paramitha, maka kali ini hadir Mimpi Laila yang diproduksi Mega Kreasi Films. Memang, FTV produksi Mega Kreasi Films yang diberi tajuk Sinema Pintu Taubat bisa dibilang penyumbang share terbanyak Indosiar. Tapi ternyata rating Mimpi Laila tak sebaik Sinema Pintu Taubat. Ini juga merupakan salah satu dampak menurunnya perform Indosiar di slot pagi hari. Biasanya, sinetron dangdut semisal Bukan Salah Takdir ataupun Kugapai Cintamu terbukti ampuh mencuri share di slot jam tayangnya.
Episode perdana Mimpi Laila hanya menempati posisi 113 dengan TVR 0,8 dan share 8,6 (ALL), sementara episode keduanya justru turun sharenya sehingga hanya meraih posisi 115 dengan TVR 0,8 dan share 6,3. Hal ini sangat berbanding terbalik dengan perolehan share Sinema Pintu Taubat yang tayang di hari yang sama berjudul Suamiku Musuhku hari Senin (11/3) menempati posisi 21 dengan TVR 2 dan share 17,7. Di jam tayangnya, Suamiku Musuhku yang ceritanya mengingatkan pada Sleeping with the Enemy-nya Julia Roberts itu meraih rating tertinggi.

Sore harinya, Indosiar kembali menayangkan drama Korea sore. Sebelumnya, drama Korea bukan tidak ada lagi di Indosiar, ada Queen of Reversal yang tayang subuh di slot Pkl.03.30 WIB, sehingga sangat tidak memungkinkan untuk ditonton kecuali para penonton insomnia. Rooftop Prince, drama Korea yang menempati slot sore Indosiar, perlahan-lahan mencuri perhatian. Episode perdananya menempati posisi 112 dengan TVR 0,8 dan share 7,3. Episode keduanya, naik ke peringkat 95 dengan TVR 1 dan share 7,5. Mengingat intensitas ceritanya yang semakin menghibur, sangat mungkin jika pada episode-episode selanjutnya, Rooftop Prince bisa mencuri perhatian penonton di slot jam tayangnya.


Yang mengejutkan, SCTV tiba-tiba menayangkan rerun Para Pencari Tuhan Jilid 6 di slot super primetime, mulai Selasa (12/3). Lebih mengejutkan lagi, berhasil menempati posisi 9 dengan TVR 3,1 dan share 13,5 (ABC). Ini menjadi program tertinggi di SCTV, mengalahkan Cinta Rockstar dan Si Biang Kerok Cilik. Yah, sinetron berkualitas memang selalu dilirik penonton, tentunya dengan alur cerita yang dijaga dan sistem kerjanya yang tergarap apik. Namun sayangnya masih belum bisa menggeser Tukang Bubur Naik Haji yang selama beberapa bulan terakhir ini menjadi primadona tontonan di slot super primetime.

Jumat, 08 Maret 2013

RATING REPORT : Tukang Bubur Naik Haji Tembus TVR 8, 3 Sinetron RCTI Lainnya Masuk 4 Besar

RCTI sedang panen rating. Setidaknya itulah yang tergambar dari data rating Kamis (7/3) kemarin. Empat sinetron unggulannya berturut-turut menempati peringkat 4 besar. Tidak tanggung-tanggung, Tukang Bubur Naik Haji yang tahun ini masuk sebagai nominasi Drama Seri Terfavorit di ajang penghargaan Panasonic Gobel Awards 2013, berhasil menempati peringkat pertama dengan TVR tembus 8 dan share 30.9 di segmen ALL.


Sinetron Berkah, nampaknya juga mendapat berkah dari tayangan Tukang Bubur Naik Haji. Sinetron yang dibintangi oleh Samuel Zylgwyn dan Irish Bella ini menduduki posisi runner up dengan TVR 5.2 dan share 22.1. Sementara berturut-turut di peringkat 3 dan 4 ditempati oleh Cinta 7 Susun (TVR 4.8 dan share 22.5) dan Yang Muda Yang Bercinta (TVR 4.3 dan share 25.7).

Sementara itu, sinetron primetime SCTV hanya menempatkan satu judul saja di deretan 10 besar. Ustad Fotocopy menempati peringkat 9 dengan TVR 3.2 dan share 14.1. Sementara itu sinetron Si Biang Kerok Cilik ada di peringkat 13 (TVR 2.5 dan share 11.4) dan Cinta Rock Star di peringkat 12 dengan TVR 2.7 dan share 9.8.

Dari kategori non-sinetron, Indosiar menempatkan variety show Take Me Out Indonesia di peringkat 7 dengan TVR 3.3 dan share 12.8. Ini merupakan satu-satunya program Indosiar yang bisa masuk di 10 besar di rating harian. Sementara, seperti biasanya, Trans 7 menempatkan Opera Van Java dan On The Spot di peringkat 5 dan 6 secara berurutan.

Selasa, 05 Maret 2013

RATING REPORT : Sinetron Rerun SCTV Kalahkan Rating Dua Sinetron Baru MNCTV

DUA sinetron baru tayang perdana pada Senin (04/03) kemarin malam dan satu sinetron tayang rerun kembali menggantikan Ji Ung Pendekar Cabe Rawit yang tayang di SCTV. Dua sinetron MNCTV yang tayang perdana ini sama-sama diproduksi MD Entertainment, tapi berbeda genre. Sepatu Super, yang mengisi slot Pkl.18.00 WIB merupakan sinetron anak-anak dengan tema fantasi. Meski pemeran utamanya artis cilik yang belum terlalu familiar, episode perdana Sepatu Super berhasil menempati posisi 12 dengan share 2,7 dan share 13 di segmen ALL. Angka ini lebih tinggi dari Ali James Bon, penghuni slot ini sebelumnya, yang debut di posisi 40 dengan TVR 1,6. Ini seolah menunjukkan, sinetron anak memang sudah memiliki penonton potensial di slot primetime MNCTV. Namun jika dibandingkan dengan tayangan kartun yang dulu mengisi slot jam 6 sore MNCTV, maka sinetron anak ini masih kalah jauh dengan animasi semisal Shaun The Sheep, Crime Time, Vicky & Johnny ataupun The Owl yang kadang-kadang menjadi kuda hitam perolehan rating harian.
Malamnya, Pkl.22.00 WIB, MNCTV juga menayangkan sinetron baru berjudul Gara-gara Dia, drama percintaan bernuansa dangdut. Episode perdana sinetron yang dibintangi Andrew Andika, Mozza Kirana dan Hengky Kurniawan ini menempati peringkat 26 dengan TVR 1,9 dan share 12,9 di segmen ALL Angka ini juga lebih baik dari penayangan Berbagi Cinta minggu-minggu terakhir, sinetron yang digantikannya, yang belakangan kesulitan meraih share 10. Ceritanya klise, tentang seorang pemuda kaya raya yang jatuh cinta pada gadis miskin yang ayahnya merupakan pemilik orkes kampung. Pertentangan dua keluarga dari pihak si gadis maupun pemuda di masa lalu makin menghambat kisah percintaan mereka. Ditambah lagi dengan bumbu antagonis dari pihak Hengki Kurniawan yang menyukai Mozza Kirana secara paksa makin menyemarakkan cerita Gara-Gara Dia.


Mulai kemarin SCTV juga menayangkan ulang Love in Paris. Untuk tayangan rerun terbilang baik, di segmen ABC meraih posisi 10 dengan TVR 2,7 dan share 15,1. Di jam tayangnya, Love in Paris hanya kalah dari sinetron RCTI, Yang Muda Yang Bercinta menempati peringkat 5 dan Cinta 7 Susun yang bertengger di posisi 3 besar. Memang masih belum bisa melampui dari rerun My Heart dan Monyet Cantik, namun perolehan ini lebih baik dibanding Kiamat Sudah Dekat maupun Ji Ung Pendekar Cabe Rawit yang sebelumnya menghuni slot ini.

Selasa, 26 Februari 2013

RATING REPORT : "Cinta Rockstar" dan "Berkah" Debut di 5 Besar

SENIN (25/02) kemarin merupakan debut dua sinetron terbaru dari dua stasiun TV terbesar di Indonesia saat ini. Cinta Rockstar milik SCTV tayang lebih dahulu pada Pkl.19.30 WIB, kemudian menyusul sinetron Berkah milik RCTI yang tayang di slot Pkl.21.00 WIB. Hebatnya lagi, dua sinetron baru ini menjadi pesaing kuat untuk program-program yang sebelumnya setia menghuni 5 besar perolehan rating. Namun keduanya belum bisa mematahkan dominasi Tukang Bubur Naik Haji yang kokoh di peringkat pertama dengan TVR 6.6 dan share 26.9 (ABC) dan TVR 6.8 dan share 27 di segmen ALL. 

Setelah Putih Abu-abu tamat, sinetron SCTV lebih banyak bergenre komedi dan menargetkan anak kecil atau keluarga. Kini, ada Cinta Rockstar yang berpotensi disukai anak muda. Deretan artis muda seperti Ariel Tatum, Derby Romero, Faby Marcelia dan Fandy Christian, plus kisah penyanyi rock terkenal yang ditukar dengan latar cinta segiempat, menjadi kekuatan sinetron yang disutradarai Ody C. Harahap ini.
Karakter utamanya Ila (Ariel), ditindas tante dan sepupunya tapi tetap tegar, tipikal karakter yang potensial meminta simpati penonton sinetron. Faktor ini membuat debut Cinta Rockstar cukup prima, bertengger di posisi 4 dengan TVR 3,6 dan share 14,6 (ABC) dan di ALL lebih baik lagi dengan TVR 3.9 dan share 3.9 dan share 15.3. Lebih bagus dibandingkan dengan debut Ji Ung Pendekar Cabe Rawit saat tayang perdana beberapa minggu silam. Akibatnya, Ji Ung digeser menjadi Pkl.17.00 WIB menggantikan Kiamat Sudah Dekat yang kalah telak dari perolehan rating Yang Muda Yang Bercinta.
 

Berkah yang tayang di RCTI semalam memperoleh hasil yang lebih prima. Mengambil sebagian jam tayang Tukang Bubur Naik Haji, debut sinetron yang disutradarai Ahmad Yusuf ini melenggang ke peringkat 2, dengan TVR 4,2 dan share 18,5 di segmen ABC dan TVR 4.6 dan share 19.9 di posisi yang sama.
Sinetron multikonflik dengan alur cepat, ada unsur komedi dan religi (lengkap adegan Jaka alias Samuel Zylgwyn mati suri lalu terjebak di antara surga dan neraka), membuat penonton sulit untuk memindah channel.