Tampilkan postingan dengan label Top 10. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Top 10. Tampilkan semua postingan

Minggu, 19 Mei 2013

Top 10 Film India Yang 'Abadi' Tayang di TV Nasional

FILM India atau Bollywood tentu tidak asing untuk penikmat tontonan di Indonesia. Dahulu, bukan perkara sulit untuk menemukan Film India di TV Nasional kita. Namun seiring dengan perkembangan trend, Film India nyaris tak pernah lagi terdengar gaungnya.

Pada sekitar tahun 1990-an, MNC TV yang saat itu masih bernama TPI  memperkenalkan masyarakat Indonesia pada serial India seperti Mahabharata dan Ramayana. Tidak hanya TPI, RCTI dan SCTV saat itu juga menayangkan Film India pada slot tayang pagi dan siang hari. Jika masih ingat, RCTI bahkan sering mengulang-ulang tayangan Film India pada slot jam 9 pagi. Kala itu, dalam sebulan 1 buah judul bisa ditayangkan ulang sebanyak 3 atau 4 kali. Hal ini tentu karena respon masyarakat yang aware terhadap tayangan itu. Sementara itu pada tahun 1999 atau awal 2000-an Indosiar mulai menayangkan Film India di slot primetime. Setiap hari Sabtu pukul 19.30, Indosiar menayangkan premier (pertama tayang di TV Indonesia) film Bollywood seperti Kuch Kuch Hota Hai, Mann, Mohabbatein, Kabhi Khushi Kabhie Gham. Sukses Indosiar menyangkan Film India di slot primetime akhirnya membuat stasiun TV lain tak mau kalah. RCTI mengisi slot primetime dengan Layar Emas Bollywood. Salah satu judul yang tayang perdana di sini adalah Dil Hai Tumhaara.

SCTV pun tak ketinggalan, akhirnya tayanglah Gala Bollywood yang juga  menyajikan judul-judul baru. Film Mujhse Dosti Karoge menyapa pemirsa TV Indonesia di slot ini.

Saat ini demam Bollywood di layar TV nasional memang tidak segencar dulu. Hanya MNCTV dan SCTV yang dalam setahun terakhir masih aktif menayangkan film India. SCTV setia menayangkan Film India dengan judul-judul baru seperti PAA, RA.ONE, My Name Is Khan, dan 3 Idiots. Sementara itu, sebelum MD Entertaiment mengisi slot MNCTV, Film India kerap di hadirkan saban Selasa dan Rabu malam jam 8 malam.

Akhir-akhir ini, slot Film India di MNCTV mengisi slot tayang siang hari. Film-film lama seperti Kuch Kuch Hotta Hai, Dil Se, Dil Hai Tumhaara, Koi Mil Gaya, Kahoo Naa Pyaar Hai dan lain-lain rutin mengisi slot tayang siang hari. Responnya juga terbilang bagus, rata-rata menembus peringkat 20 besar rating daily.

Berikut ini kami hadirkan 10 Film India yang kami anggap paling sering tayang di TV Nasional kita.

10.Krrish

Masih ingat Rohit (Hrithik Roshan), pemuda terbelakang yang menjadi superpower berkat anugerah pemberian makhluk asing Jaddo dalam film Bollywood Koi Mil Gaya yang pernah diputar di Indosiar? Nah, film sekuelnya, Krrish ini melanjutkan kisah sebelumnya, namun kali ini mengisahkan tentang putra Rohit, Krishna (yang juga diperankan Hrithik). Selain dibintangi Hrithik, Krrish yang digarap Rakesh Roshan pada tahun 2006 ini juga dibintangi aktris Priyanka Chopra, aktor kawakan Naseeruddin Shah dan aktris senior Rekha.

Kisahnya dimulai Rohit direkrut oleh seorang profesor, Dr. Siddhant Arya (Naseeruddin Shah) yang ingin membangun sebuah komputer yang bisa melihat masa depan. Namun pembuatan komputer luar biasa itu ternyata mengakibatkan Rohit terbunuh dan berita kematian memukul berat hati ibu Rohit, Sonia (Rekha). Istri Rohit, Nisha (Preity Zinta) yang baru saja melahirkan Krishna itu tidak kuat menerima kabar ini sehingga meninggal dunia.

Krishna yang mewarisi kekuatan super ayahnya ini ternyata juga diincar Dr. Siddhant yang jahat dan ingin menguasai dunia. Lantaran itu, neneknya, Sonia jadi khawatir dan menyembunyikan Krishna di pegunungan terpencil di utara India. Setelah tumbuh dewasa, Krishna bertemu dengan dua wanita muda yang sedang berlibur, Priya (Priyanka Chopra) dan Honey (Manini Mishra). Setelah Krishna menyelamatkan Priya dari kecelakaan berkat kemampuan supernya, mereka pun menjadi teman.

Tidak hanya itu, Krishna yang terpesona dengan kecantikan Priya pun jatuh cinta kepada gadis tersebut. Sayangnya Priya hanya menganggapnya sebagai teman saja. Priya dan Honey pun kembali ke Singapura, tempat asal mereka. Tentu saja Krishna sangat berat berpisah dari Priya. Suatu hari mendapatkan surat dari Priya yang mengaku mencintainya dan memintanya datang ke Singapura untuk bertemu ayah dan ibu Priya. Krishna girang bukan kepalang.

Namun nenek Krishna justru sangat khawatir karena Krishna akan dimanfaatkan orang lain demi kekuatan supernya dan baru bisa mengizinkan cucunya pergi ke Singapura setelah berjanji tidak menggunakan kekuatan itu. Apa yang dikhawatirkan Rekha itu memang beralasan karena Priya sebenarnya tidak meminta Krishna datang ke Singapura karena cinta, melainkan ingin memanfaatkan Krishna untuk menjadikan acara televisi produksi Priya dan Honey populer.
 

9.Kabhi Alvida Naa Kehna

Salah satu film populer Bollywood tahun 2006, apa lagi kalau bukan film garapan Karan Johar yang bertajuk Kabhi Alvida Naa Kehna. Sebagaimana dengan film Karan Johar lainnya, tentu saja aktor beken Shah Rukh Khan tidak ketinggalan. Begitu pula dengan dua aktris cantik yang mendampingi SRK, Preity Zinta dan Rani Mukherjee. Selain mereka, tidak ketinggalan pula aktor Abhishek Bachchan, legenda film India Amitabh Bachchan dan Kirron Khel.

Bersetting hampir semuanya di New York, Amerika Serikat, film Kabhi Alvida Naa Kehna ini memulai kisahnya dengan seorang pria bernama Dev Saran (Shah Rukh Khan), seorang pemain futbol yang sukses namun pernikahannya dengan Rhea (Preity Zinta) tidak bahagia walau telah membuahkan seorang putra bernama Arjun. Rhea adalah wanita eksekutif di sebuah majalah fesyen yang pekerjaannya menuntutnya sering berpergian.

Di sisi lain, seorang guru pendiam bernama Maya (Rani Mukherjee) akan menikahi teman masa kecilnya, Rishi Talwar (Abhishek Bachchan). Dev pernah bertemu Maya sebelum pernikahan Maya dan walau sebelumnya tidak saling kenal, mereka langsung cocok satu sama lain. Dev dan Maya merasakan ada sesuatu yang sukar digambarkan antara mereka dan hal itu bertahan hingga empat tahun kemudian ketika mereka bertemu lagi.

Sejak pertemuan mereka itu, dalam empat tahun itu Dev yang telah dikontrak sebagai pemain futbol pro dengan bayaran 5 juta dolar itu ditabrak oleh sebuah mobil. Akibatnya ia menjadi cacat dan karier futbolnya berakhir. Rhea pun mengambil alih rumah tangga mereka namun hal ini justru membuat Dev menjadi sakit hati. Kesuksesan karier Rhea itu makin menambah kepahitan Dev yang harus menghadapi kehancuran kariernya dan pernikahan yang tidak bahagia.

Hal itu juga dialami oleh Maya dalam pernikahannya dengan Rishi yang sukses dalam pekerjaannya. Maya belum juga bisa mencintai Rishi dan merasa bersalah karena belum bisa memberikan anak kepada Rishi. Dev dan Maya kemudian bertemu lagi dan tanpa bisa dihindari sesuatu yang dialami mereka pada empat tahun lalu itu berubah menjadi cinta satu sama lain. Walau sudah berusaha, mereka tidak bisa berpisah. Rhea yang sadar pernikahannya dengan Dev bermasalah, berusaha memperbaikinya, dan begitu pula Rishi yang tidak mau melepaskan Maya.

Memang tidak dibenarkan selingkuh walaupun kita tidak lagi mencintai pasangan kita. Namun dalam film ini, semua berakhir bahagia, masing-masing dari mereka mendapatkan pasangan di kemudian hari.
8.Rab Ne Bana Di Jodi

Kisah film Bollywood hasil besutan sutradara Aditya Chopra pada tahun 2008 ini sebagaimana kebanyakan film Bollywood lain, sudah tentu tidak jauh-jauh dari tema percintaan. Namun kali ini penyajiannya cukup unik lantaran menceritakan usaha seorang suami mencari cinta dari istrinya sendiri dengan menjadi orang lain.

Kisahnya dimulai dengan Surinder Sahni (Shahrukh Khan) yang akrab dipanggil Suri ini adalah seorang pegawai kantor yang sederhana dan pemalu. Suatu ketika dia menghadiri acara pernikahan anak dosennya sewaktu kuliahnya, Taani (Anushka Sharma). Namun, sewaktu acara persiapan pernikahannya, dikabarkan bahwa calon pengantin pihak prianya mengalami kecelakaan mobil dan dikabarkan telah meninggal.
Melihat keadaan itu, suasana jadi berubah. Ayah Taani mengalami serangan jantung, dan dokter pun memvonisnya bahwa nyawanya sudah tidak bisa diusahakan lagi untuk hidup. Ayah Taani sadar akan ajal yang sebentar lagi menjemputnya itu, oleh karena itu dia akan merasa tenang apabila kepergiannya tidak meninggalkan anak satu-satunya Taani sendirian. Oleh karena itu, di rumah sakit dia meminta kepada Suri dan Taani agar mau menjadi suami istri.

Mendengar permintaannya itu, keduanya tidak bisa menolak. Tak lama kemudian, ayah Taani meninggal. Suri dan Taani pun menikah walaupun usia mereka cukup berbeda jauh. Sebenarnya
Suri sudah jatuh cinta kepada Taani sewaktu pandangan pertama. Goresan takdir Tuhan telah membuatnya hidup bersama Taani. Namun Taani yang baru ditinggal ayah dan calon suaminya yang sebelumnya itu sebenarnya mengalami pukulan hati berat dan merasa cintanya tidak ada lagi untuk siapapun.
Sedangkan Suri merasa rendah diri dan sukar mengungkapkan rasa cintanya kepada Taani sehingga tidak heran jika pernikahan mereka pun berjalan hambar dan tidak mengecap kebahagiaan sebagaimana pernikahan lainnya. Untuk menyatakan cintanya kepada Taani, akhirnya Suri meminta nasihat kepada sahabat karibnya, Bobby Khosla (Vinay Pathak). Lantaran Taani mengagumi sosok pria maskulin, sehingga Bobby mengubah sosok Suri sebagai seorang pria maskulin yang bernama Raj Kapoor.
Sosok baru yang sangat berbeda dengan sosok aslinya, Suri dengan nama Raj itu pun bergabung dengan klub tari yang diikuti Taani. Ternyata Taani tidak mengenali Raj adalah suaminya sendiri. Raj pun berhasil mendekati Taani sehingga mereka pun menjadi dekat, suatu hal yang tidak berhasil dilakukan Suri sebelumnya. Raj dan Taani berencana mengikuti kompetisi tari dan sebelum kompetisi tersebut berlangsung, Raj mengutarakan cintanya kepada Taani. Terkejut atas pernyataan cinta Raj itu, Taani terombang-ambing antara kesetiaannya kepada Suri walau tidak bahagia dengan sosok Raj yang merupakan pria ideal baginya.

Ceritanya yang memang berbeda dengan kebanyakan film India lainnya membuat Rab Ne Bana Di Jodi sering ditayangkan oleh TV Nasional kita khususnya Indosiar dan MNCTV yang sudah belasan kali memutar ulang film ini.
 

7.Dil Hai Tumhaara
Shalu (Preity Zinta) merasa tak pernah mendapat kasih sayang Saritaji (Rekha), ibunya. Saritaji hanya menyayangi Nimmi (Mahima Chaudhry), kakak Shalu. Saritaji membenci Shalu karena gadis tomboy itu bukan anak kandungnya. Shalu adalah anak almarhum suami Saritaji dengan selingkuhannya. Ibunya mau merawat Shalu karena permintaan terakhir dari suaminya. Walau begitu, ia selalu menunjukkan ketidaksukaannya pada Shalu. Untunglah ada Nimmi yang selalu menyayangi  dan membela Shalu di depan Ibunya. Konflik muncul saat Shalu dan Nimmi sama-sama menyukai Dev (Arjun Rampal), pemuda lulusan universitas Amerika Serikat. Dev lebih menyukai Shalu, tapi tentu saja Saritaji mewanti-wanti Shalu agar meninggalkan Dev demi Nimmi karena kesalapahaman jika Shalu lah yang telah merebut Dev dari tangan Nimmi. Film India melodrama yang satu ini  ini juga menjadi senjata andalan pendongkrak rating. Saat tayang ulang di siang hari, akhir April 2012, sharenya mampu menembus 25 persen dan masuk 15 besar. Padahal sudah pernah ditayangkan berulang kali.

6.Koi Mil Gaya
Foto Koi Mil Gaya
Koi Mil Gaya (2003) merupakan film fiksi ilmiah Bollywood pertama yang lantas dibuat menjadi trilogi. Film ini memasangkan Hrithik Roshan dan Preity Zinta. Kisahnya tentang seorang pemuda (Hrithik) yang mengalami  keterbelakangan mental yang kerap menjadi bahan olokan orang-orang di sekitarnya. Sampai suatu hari, ia bertemu alien yang mengubahnya menjadi kuat, cerdas, dan populer di kalangan teman-temannya yang masih sekolah dasar. Tak hanya kerap tayang di TV Nasional kita, cerita film ini juga sudah pernah disadur oleh beberapa sinetron, salah satunya adalah UFO yang dibintangi oleh Tommy Kurniawan.


5.Chori Chori Chupke Chupke
Kehidupan pasangan dari kalangan atas Raj (Salman Khan) dan Priya (Rani Mukherjee) awalnya terlihat sempurna. Sampai suatu hari, Priya keguguran dan dinyatakan tak bisa hamil lagi. Mereka sepakat mencari ibu pengganti, Madhu (Preity Zinta).  Konflik dimulai. Dari Priya yang tidak tahu bahwa Madhu seorang pelacur, Madhu yang diam-diam jatuh cinta pada Raj, sampai Madhu yang mengurungkan niat untuk menyerahkan bayi yang dikandungnya pada Raj-Priya. Di India, film ini disebut sebagai film pertama mengangkat isu ibu pengganti yang dianggap tabu. Beberapa adegan di film produksi 2001 ini juga dituduh menjiplak Pretty Woman. Muncul pula beberapa sinetron yang bercerita soal ibu pengganti yang diduga menyadur film ini seperti sinetron Istri Untuk Suamiku yang dibintangi Inneke Koesherawati, Teddy Syach dan Febby Febiola yang tayang di RCTI beberapa tahun silam.

4.Mohabbatein
Film yang dibintangi oleh Amitabh Bachchan, mempertemukan Shahrukh Khan, dan Aishwarya Rai sebagai pasangan kekasih yang harus terpisah karena halangan orangtua. Bercerita soal kehidupan di universitas Gurukal, yang dikelola Narayn Shankar (Amitabh Bachchan). Narayn sangat berharap mahasiswanya disiplin, menjunjung tinggi tradisi dan terhormat. Ia melarang mahasiswa di kampusnya berpacaran. Yang ketahuan pacaran, akan dikeluarkan. Ia juga sangat tidak menyukai perubahan, semuanya harus terlihat sama seperti keinginannya. Berbeda dengan Narayn, dosen musik Raj Aryan (Shahrukh Khan) malah sangat mengagungkan cinta. Ia bahkan mendukung mahasiswanya yang jatuh cinta. Tentu hal ini menjadi pertentangan antara Narayn-Raj. Sampai terungkap bahwa Raj dulu juga mahasiswa Gurukal yang jatuh cinta pada Megha (Aishwarya Rai), anak Narayn satu-satunya. Narayn lalu men-drop out Raj. Peristiwa ini membuat Megha bunuh diri.
Salah satu adegan paling konyol adalah ketika 3 orang mahasiswa Raj membayangkan wanita yang dicintainya menyambut mereka di gerbang universitas, ketika sadar semuanya hanya ilusi saja. Berkat ini juga, akhirnya Raj berhasil mengumpulkan banyak mahasiswa sehingga ia berhasil menjadi dosen musik di universitas tersebut.

3.Kabhi Khushi Kabhie Gham
Cerita yang menyentuh, dengan pemain mega bintang dari berbagai generasi. Film produksi 2001 ini berhasil menyatukan Amitabh Bachchan, Shahrukh Khan, Kajol, Hrithik Roshan, dan Kareena Kapoor. Rahul (Shahrukh Khan), anak adopsi sebuah keluarga berada memilih menikahi Anjali (Kajol), perempuan dari kelas menengah. Yash (Amitabh Bachchan), ayah angkatnya, tega mengusir Rahul. Nandini (Jaya Bachchan) melepas kepergian putranya dengan berlinang airmata. Sepuluh tahun berlalu, Rohan (Hrithik Roshan), anak kandung Yash-Nandini telah dewasa. Dari penyelidikannya, Rohan tahu bahwa Rahul dan Anjali kini tinggal di London. Pemuda ini bertekad menyatukan kembali keluarganya yang tercerai berai.
Meski durasinya panjang, 211 menit, penonton TV kita seolah tak pernah bosan disuguhi cerita ini. Malah, banyak yang protes jika stasiun TV memotong adegan-adegan tertentu saking panjangnya durasi.

2.Kaho Naa Pyaar Hai
File:KahoNaaPyaarHai.jpg
Sonia, putri seorang pengusaha tak mampu berbuat banyak saat panah asmara Rohit, penyanyi keliling nan miskin, menembus hatinya. Namun naas, keindahan cinta harus cepat-cepat berlalu lantaran takdir berkehendak lain. Rohit yang menjadi saksi atas pembunuhan, harus kehilangan nyawanya. Membawa hatinya yang hancur, gadis itu melangkahkan kakinya menuju Selandia Baru untuk bisa meninggalkan bayang-bayang Rohit. Tetapi tak disangka, di negara kiwi ini Sonia justru bertemu dengan Raj yang berwajah sangat mirip dengan Rohit. Bayangan sang kekasih yang perlahan mulai menghilang pun kini muncul kembali di hadapannya.
Sebagai catatan, Film ini meraih gelar film terbaik versi Filmfare Awards dan International Indian Film Academy (IIFA) Award dan selalu mendapatkan rating tinggi ketika tayang.

Kuch Kuch Hota Hai1. Kuch Kuch Hota Hai
Siapa yang tidak mengenal Film India yang satu ini. Kuch Kuch Hota Hai dapat dibilang mendobrak pakem film India yang sebelumnya eksis. Bukan drama perebutan harta, bukan mistis, bukan juga film polisi baik Vs. penjahat seperti film-film Bollywood yang mengisi layar kaca TV nasional setiap pagi. Segmen awal Kuch Kuch Hota Hai mengisahkan cinta segitiga antara Anjali (Kajol), Rahul (Shahrukh Khan), dan Tina (Rani Mukherjee) di bangku kuliah. Gaya berpakaian dan suasana kampus dibuat sangat kebarat-baratan. Alurnya pun bergulir manis, bisa dibilang tak ada antagonis dalam film ini. Soundtrack-soundtracknya pun laris manis di kalangan penggemarnya. Sudah tidak terhitung lagi, berapa kali film ini ditayangkan di TV Nasional kita.
Sebagi catatan, pada tahun 1999, Kuch Kuch Hota Hai berhasil mendapat 8 penghargaan dalam ajang Filmfare Awards.


Kamis, 16 Mei 2013

Top 10 Album Korea Terlaris 2013 (Periode 01 Januari - 30 April 2013)

BUKAN hanya di Indonesia saja penjualan album para penyanyi profesional terbilang miris atau menyedihkan. Ternyata, di Korea Selatan sana, hal serupa juga terjadi. Penjualan album fisik disinyalir semakin terdesak oleh album digital bahkan banyaknya file musik yang beredar secara ilegal di internet.

Sepanjang tahun 2013 ini angka penjualan musisi di Korea sana terbilang masih baik di tengah maraknya lagu ilegal yang dapat di download gratis di internet. Tangga lagu Gaon mencatat penjualan album terbanyak sepanjang tahun 2013 ini ke dalam 10 besar perolehan penjualan album tertinggi dalam periode 1 Januari hingga 30 April 2013.

Di dalam 10 besar ini, boyband maupun girlband tampak masih mendominasi. Beberapa grup yang belum lama terbentuk bahkan membuktikan bahwa mereka dapat secara kompetitif bersaing dengan para grup yang sudah lama berkiprah dalam industri ini. Berikut ini kami rangkum 10 besar perolehan album musisi Korea dengan penjualan album tertinggi di Korea sepanjang tahun 2013 :


10. Super Junior M (50.505) - album Break Down




9. Teen Top (76.917) - album No.1

 

















8. BAP (77.990) - album One Shot

 













7. INFINITE-H (91.958) - album Fly High

 

















6. CNBLUE (118.666) - album RE:BLUE

 
















5. Cho Yong Pil (150.000) - album Hello



4. Infinite (158.084) - album New Challenge

 
















  
3. Jaejoong (206.740) - album EP & Repackaged Album




















2.SNSD (282.760) - album I Got a Boy



















1. SHINee  (terjual: 283.189) (Part 1 & Part 2) Dream Girl: Misconceptions of You rilis 2 Februari dan Why So Serious? Misconceptions of Me rilis 26 April.













Senin, 18 Maret 2013

Top 10 Drama Korea Terbaik 2012 (Bagian II)


SEBELUMNYA kami telah menerbitkan artikel Top 10 Drama Korea Terbaik 2012 Bagian Pertama. Nah, pada kesempatan kali ini, kami akan melengkapi referensi top 10 drama korea bagian kedua. Di antara lima list kami di bawah ini, dua di antaranya sudah tayang di TV Nasional kita yaitu Indosiar. Sementara satu drama Korea lagi baru wara-wiri promonya di Indosiar. Sedangkan dua drama lainnya masih belum ada kabar akankah akan ditayangkan di Indonesia. Tentunya kami berharap rekomendasi 10 serial ini dapat menjadi panduan Anda yang mungkin sedang bingung memilih menonton drama mana yang layak ditonton.
5.Love Rain


Banyak yang bilang jika serial yang satu ini membosankan, padahal serial ini menjadi salah satu yang palin g ditunggu pada awal tahun 2012 yang lalu. Love Rain adalah sebuah serial produksi KBS2 tahun 2012 yang dibintangi oleh Jang Geun Suk dan Yoona SNSD. Serial ini menjadi salah satu serial yang paling ditunggu-tunggu fans di awal 2012. Love Rain ditayangkan mulai 26 Maret 2012 hingga 29 Mei 2012. Menariknya lagi, melalui drama ini juga sutradara Yoon Suk Ho dan penulis skenario Oh Soo Yun dipertemukan kembali. Sebelumnya, keduanya sukses menggarap 2 serial fenomenal Endless Love dan Winter Sonata. Jadi, untuk urusan tata gambar sudah tidak perlu diragukan lagi.

Didukung oleh 2 bintang Korea yang sedang bersinar serta penggarapan yang apik ternyata tak mampu membuat Love Rain menarik perhatian penonton di Korea. Ratingnya tergolong rendah saat ditayangkan. Banyak penonton yang beropini jika alur ceritanya Love Rain terlalu lambat dan datar. Kekuatannya hanya pada penggambaran pemandangannya yang apik dan tertata indah.

Namun coba sejenak abaikan dulu mengenai rating yang diraih Love Rain. Serial ini bukanlah kualitas drama biasa. Jika Anda yang sudah menyaksikannya pasti setuju dengan penulis jika serial ini terbilang istimewa. Sepanjang drama ini, penonton dimanjakan dengan gambar-gambar indah yang mempesona. Selain itu, pada setting tahun 70-an, semua detail benar-benar diperhatikan. Mulai dari susana kampus, stasiun kereta api, stasiun bus, perumahan serta busana pemainnya diatur semirip mungkin dengan situasi saat itu. Bagi penonton remaja tentu ini menjadi subjek baru yang sangat sayang untuk dilewatkan.

Love Rain dibuka dengan setting tahun 70-an. Bercerita mengenai kehidupan Seo In Ha (Jang Geun Suk) dan juga Kim Yoon Hee (Yoona). Pada pandangan pertama, In Ha sudah sangat menyukai Yoon Hee. Kemudian ia menceritakan mengenai Yoon Hee pada sahabatnya Lee Dong Wook (Kim Si Hoo). Sayangnya In Ha tak pernah menyebutkan nama maupun identitas lengkap sang gadis pujaan. Dong Wook ternyata punya pengalaman yang sama dengan In Ha. Ia juga tengah menyukai seorang gadis.

Tak dianya, ternyata gadis yang mereka sukai adalah orang yang sama yaitu Yoon Hee. Konflik makin merumit ketika ternyata Baek Hye Jung (Son Eun Seo) yang merupakan adik kandung Dong Wook menyukai In Ha.

In Ha yang mempunyai perasaan pada Yoon Hee berusaha menjauhi Yoon Hee karena tidak ingin mengecewakan sahabat dekatnya Dong Wook. Tapi semakin In Ha mencoba menjauh, ia malah makin mencintai sang gadis. Akhirnya ia nekat untuk mempublikasikan perasaannya pada Yoon Hee. Gayung bersambut, Yoon Hee ternyata juga mempunyai perasaan yang sama dengan In Ha. Dong Wook dan Hye Jung tidak dapat berbuat apa-apa ketika mengetahui hal itu.

Pada akhirnya, Yoon Hee berusaha menjauhi In Ha karena mengetahui jika buku harian yang berisi tentang dirinya ternyata disimpan oleh In Ha. Yoon Hee merasa bahwa In Ha memahaminya karna telah membaca buku hariannya. Yoon Hee pun kembali ke kampung halamannya dan mengambil cuti kuliah. In Ha menyusul Yoon Hee. Namun Yoon Hee tidak berniat kembali, bukan karena ia tidak mencintai In Ha, melainkan karena penyakit TBC stadium akhir yang dideritanya. Akhirnya In Ha masuk wajib militer dan Yoon Hee beserta neneknya terbang ke Amerika menemui pamannya untuk mengobati penyakit Yoon Hee.

Cerita bergulir menjadi tahun 2012 dengan kisah anak-anak dari In Ha, Yoon Hee, dan Dong Wook. Anak-anak mereka pun masih diperankan oleh Jang Geun Suk dan Yoona SNSD. Pertemuan Seo Joon (Putra In Ha) dan Ha Na (Putri Yoon Hee) berlangsung di stasiun kereta api di Jepang. Handphone Ha Na tanpa sengaja jatuh ke dalam jaket Seo Joon. Untuk mengambil kembali handphonenya, Ha Na akhirnya harus bertemu dengan Seo Joon yang merupakan fotografer playboy. Banyak kejadian lucu dan menggemaskan yang terjadi diantara mereka. Bibit-bibit cinta pun mulai tumbuh diantara mereka, namun Ji Seok (Putra Dong Wook) ternyata menyimpan rasa yang sama pada Ha Na. Dejavu! Kejadian yang dialami oleh orangtua mereka di masa lalu kembali terulang di masa kini.


4.Full House Take II




Tidak ada Song Hye Kyo atau Rain di sekuelnya ini. Sebenarnya, serial ini tidak cocok dibilang sekuel karena bukan merupakan lanjutan dari drama Korea fenomenal Full House yang tayang perdana di Korea 9 tahun silam. Yang sama di antara keduanya hanyalah penamaan rumah Full House dan intrik tarik ulur cerita cinta dan benci ala Full House. Selanjutnya yang sama hanyalah kelucuan-kelucuan yang bisa bikin penonton tertawa lepas. Oh yah, drama Korea yang satu ini sempat luntang-lantung di Korea sebelum menemukan ‘rumah’ nya di SBS Plus yang merupakan saluran tv berlangganan dari cabang SBS reguler.

Ceritanya berkisah tentang Oh Man Ok, yang tinggal bersama kakeknya yang mempunyai tempat pelatihan karate (gymnasium). Pada usianya yang begitu kecil, Oh Man Ok harus ditinggal oleh kedua orangtuanya dalam sebuah insiden kebakaran. Menjadi seorang yatim piatu tentu tak mudah baginya. Ia harus menyesuaikan lagi dengan tempat tinggal kakeknya yang penuh dengan aturan dan kedisiplinan. Akibatnya, sosok Man Ok berubah menjadi tegas dan sosok tomboy. Walaupun demikian,  jauh di dalam hatinya, sebenarnya ia tidak menyukai semua hal itu. Man Ok mempunyai bakat terpendam menjadi seorang designer yang hebat. Namun karena kakeknya ingin dirinya menjadi pewaris tempat usahanya tersebut, Man Ok selalu menyembunyikan karya-karya hebatnya tersebut.
 
Di lain sisi, Korea sedang diguncang oleh kehadiran dua orang idola yang membentuk grup duo bernama Take One. Dua personilnya adalah Lee Tae Ik dan Kang Hwi. Mereka berdua sangat sering terlibat pertengkaran dan tidak akur satu sama lain. Lee Tae Ik adalah sosok yang dingin dan temparamen, sedangkan Kang Hwi berbeda 180 derajat dengan rekannya tersebut. Kang Hwi adalah seorang fashionisto yang modis, sangat berbeda dengan Tae Ik yang bahkan mendapatkan julukan terrorist fashion dari netizen di internet.
Awal pertemuan Man Ok dan Kang Hwi tidak sengaja. Man Ok menyelamatkan Kang Hwi dari kejaran para fansnya, dari situlah kemudian Kang Hwi meminta nomor telefon Man Ok. Selanjutnya, Man Ok bertemu dengan Tae Ik yang mobilnya sedang mogok. Akibatnya, Tae Ik meminjam paksa scooter yang sedang dikendarai Man Ok padahal saat itu Man Ok sedang terburu-buru. Suatu saat, kegiatan artis Tae Ik memaksanya untuk bermain dengan anak-anak, tanpa disengaja, Tae Ik dengan salah satu orang anak terkilir tangannya. Sang anak membawa mereka pada Man Ok. Dengan wajah menyeramkan, Man Ok kemudian berhasil menyembuhkan keduanya. Namun, seorang ibu dari temannya Man Ok memotret saat Man Ok sedang membetulkan posisi tangan Tae Ik. Kemudian gambar tersebut kemudian dipakai sebagai alat promosi untuk tempat pelatihan Man Ok.
Masalah muncul saat Tae Ik dan perusahaannya menuntut Man Ok dengan tudingan penyalahgunaan promosi tanpa membayar pada Tae Ik. Man Ok pun harus menanggung ganti rugi sebesar 30 Juta Won. Untuk mendapatkan ganti rugi itu, Man Ok pun bekerja sebagai stylish baru Take One, menggantikan stylish Choi atas permintaan dari Kang Hwi yang menyukai rancangan Man Ok dan ternyata selama ini, Kang Hwi adalah pelanggan setia rancangan butik online Man Ok.
Sudah tahu jika Tae Ik tidak akan setuju, Kang Hwi dan Man Ok bekerja sama untuk membuat Tae Ik menandatangani surat perjanjian kontrak kerja Man Ok. Man Ok pun menyamar sebagai stylish asal Arab dengan pakaian hitam tertutup hingga ke kepala. Akhirnya resmi, Man Ok menjadi stylish dari Take One.
Berbagai intrik dan konflik pun terjadi. Baik Kang Hwi maupun Tae Ik menyukai Man Ok yang apa adanya. Makin seru dengan skandal-skandal yang menimpa Kang Hwi dan Tae Ik. Kang Hwi terlibat skandal foto gay yang sebenanrnya ia dijebak oleh pesaing mereka dari grup lain.
3.The King 2 Hearts
 Cerita The King 2 hearts ini dibalut manis dengan kekonyolan sang Pangeran Lee Jae Ha (Lee Seung Gi)yang mengikuti sebuah latihan khusus. Di sanalah ia bertemu dengan utusan wanita dari Korea Utara bernama Kim Hang Ah (Ha Ji Won). Pangeran Lee Jae Ha sendiri dipaksa untuk mengikuti wajib militer lebih awal. Karena kakaknya seorang raja, mau tidak mau ia harus memberi panutan yang baik untuk rakyat. Ia telah berusaha mengelak kesana kemari, namun akhirnya ia menyerah. Ia akhirnya bersedia juga untuk mengikuti wajib militer lebih awal.

Namun dalam suasana kemiliteran tersebut, Lee Jae Ha mengalami hal yang sangat sulit untuk bisa ia terima. Ia tidak lagi hidup dalam kemewahan. Ia dipaksa untuk bisa mandiri dan sigap dalam setiap kondisi dan keadaan. Terlebih lagi Jae Ha merupakan seorang pemuda yang slenge’an. Tidak suka belajar, suka main dan membenci peraturan kerajaan. Satu hal yang paling tidak ia inginkan adalah menjadi seorang raja. Untuk itu, ia bahkan rela mempertaruhkan nyawanya untuk menyelamatkan kakaknya. Hal ini tentu sangat kontras dengan sikap kakaknya yang bijaksana dan penuh wibawa. Kakaknya memasukkan Lee Jae Ha ke dalam sebuah latihan militer. Program tersebut dinamakan WOC, sebuah program yang disetujui sang raja untuk mendukung perdamaian Korea Selatan dengan Korea Utara. 
.
Lee Jae Ha sangat kesal dengan tindakan kakaknya tersebut.  Ia merasa bukan kewajibannya untuk mendamaikan kedua negara yang memang selama ini dikenal sarat masalah. Sang kakak ternyata cerdas. Ia menyelipkan surat persetujuan dibalik surat penandatanganan sertifikat kelulusan wamil. Jae Ha menandatangani saja semua surat tanpa melihat lagi apa isinya. Sepertinya karena ia terlalu bahagia telah keluar dari wamil, namun begitulah perjanjiannya. Surat itu menyatakan ia setuju untuk ikut program WOC. Latihan bersama tentara Korea Utara dan Selatan. Sebuah langkah awal untuk persahabatan antar kedua negara yang telah lama berseteru. Di sanalah ia bertemu Kim Hang Ah, seorang prajurit Korea Utara. Ia adalah salah satu anggota pasukan khusus terbaik yang dimiliki oleh Korea Utara.
Selanjutnya mulailah intrik dan konflik yang mewarnai drama ini. Sang musuh "John Mayer" dari masa lalu Jae ha dan kakaknya ternyata punya hasrat untuk menjadi seorang raja. Ia tidak perduli, apakah cara yang digunakannya ini benar atau tidak. Semua cara ia benarkan untuk mencapai tujuannya ini, bahkan ia dengan rela membunuh ayah kandungnya sendiri. Di sini ia berperan banyak untuk mengadu domba pihak Korea Utara dengan Korea Selatan. Ia juga mengincar satu per satu keluarga kerajaan untuk dihancurkan hidupnya.
Di lain sisi, kisah percintaan Jae Ha dan Hang Ah dari dua negara yang bersiteru ini juga sangat menarik diikuti. Walau pertemuan antara Jae-ha dan Hang-ah dimulai dengan awal buruk, namun tak terduga mereka akhirnya bisa menjalin persahabatan. Bahkan Jae-ha kemudian jatuh hati kepada Hang-ah. Melihat kesempatan baik untuk mendekatkan Korsel dan Korut, maka Raja Jae-kang berkeinginan untukmempertunangkan adiknya dengan Hang-ah.

Pihak Korut pun menerima baik rencana raja tersebut lantaran melihat peluang besar untuk menjadikan Hang-ah sebagai mata-mata dalam keluarga kerajaan Korsel. Agar bisa diterima dalam keluarga kerajaan Korsel, maka Hang-ah berusaha belajar keras untuk menyesuaikan diri dengan tradisi kerajaan yang asing baginya. Ia berusaha membuat keluarga Jae-ha bisa menerimanya khususnya Ibu Suri.

Ketika Jae-ha dan Hang-ah sedang berusaha menjembatani perbedaan mereka, tiba-tiba Raja Jae Kang dan istrinya dibunuh oleh komplotan Club M pimpinan Kim Bong-gu alias John Meyer (Yoon Je-moon) lantaran perdamaian antara Korsel dan Korut bisa mengancam prospek bisnis perdagangan senjatanya. Namun sebenarnya John Meyer punya motivasi lain untuk membunuh Raja Jae-kang. Lantaran Raja tidak punya anak, maka Jae-ha akhirnya naik tahta sebagai raja berikutnya. Hang-ah pun memutuskan tetap mendampingi Jae Ha.
Drama ini dapat membuat kita kadang  tersenyum, tegang, menahan nafas, dan juga terharu. Semua rasa menjadi satu ketika menyaksikannya. Adegan bom di episode 3 juga sangat menegangkan. Jika Hang Ah dan Jae Ha berhenti berlari, maka bom tersebut akan meledak. Sleanjutnya Anda akan disuguhi dengan adegan pertarungan dan adegan hebat lainnya yang membelalakan mata dan mampu membuat jantung Anda terpacu lebih cepat lagi. Untuk itulah, penulis bisa mengatakan jika The King 2 Hearts, bukanlah sebuah drama Korea biasa.
Oh yah satu lagi. Anda pasti akan langsung terpesona dengan aktor Jo Jung Suk yang memerankan tokoh Eun Shi Kyung, dimana nantinya ia akan berperan banyak dalam membantu Jae Ha. Ia juga terlibat cinta dengan sang putri (adiknya Jae Ha).
2.The King of Dramas
Satu hal yang membuat drama ini menjadi runner up untuk penulis. Ceritanya memberikan banyak pengetahuan di balik pembuatan sebuah drama Korea. Setelah On Air (2008) hadir dengan tema serupa namun masih menghadirkan cerita yang manis, maka The King of Dramas tampil berbeda dengan genre black comedy nya. Penulis beberapa kali tertawa ngakak (lepas) melihat tingkah pola Anthony Kim (Kim Myung Min) yang setiap kali tersentuh pasti masuk ke ruangannya dan menangis. Ketegaran Anthony Kim selaku produser drama ternama membuatnya selalu menjaga sikapnya di depan semua orang. Karirnya melesat tinggi setelah berhasil menyukseskan berbagai drama berating tinggi. Namun usahanya ini berdasarkan banyak strategi licik. Oleh karenanya saat ia jatuh akibat perbuatannya sendiri, banyak orang yang bersyukur atas kejatuhannya tersebut. Akhirnya ia malah memanfaatkan seorang penulis skenario baru bernama Lee Go Eun (Jung Ryu Won). Seorang investor Jepang berniat menginvestasikan dramanya di skenario milik penulis baru Lee Go Eun ini.

Proyek ini ternyata tidak berjalan mulus karena banyak pesaing yang tidak menginginkan kebangkitan Anthony lagi. Mulai dari pemilihan aktris dan aktor utama, Anthony dan Lee Go Eun harus bersusah payah sebelum akhirnya Sung Min Ah (Oh Ji Eun) dan Kang Hyung Min (Choi Si Won) mau bergabung dalam proyek drama mereka. Persaingan perebutan slot terakhir di akhir tahun tersebut juga sangat ketat, belum lagi ditambah pemilihan sutradara dan kondisi budget yang terbatas.

Cerita bergulir makin seru saat ternyata terkuak Sung Min Ah adalah mantan kekasih Anthony di masa lalu sebelum menjadi aktris terkenal. Sementara itu Sung Min Ah sendiri acap kali berengkar dengan Kang Hyung Min yang dinilainya aneh.

Kang Hyung Min memang karakter unik di dalam drama ini. Ia adalah tipical aktor yang menggilai uang. Selain itu ia punya pacar anggota girlband populer yang juga tidak kalah uniknya. Selama proses syuting drama, keduanya sering membalas satu sama lain untuk adegan NG. Penonton akan dibuat ngakak menyaksikan aksi saling 'balas dendam' keduanya.

Selanjutnya, benih-benih cinta mulai tumbuh di antara penulis Lee Go Eun dengan Anthony Kim, walau di lain pihak Sung Min Ah masih mengharapkan Anthony kembali padanya. 

Drama ini sangat penulis rekomendasikan untuk Anda yang menggilai drama Korea. Di sini Anda akan menemukan keseruan menunggu hasil rating drama Anthony keluar, selain itu drama ini membuat ketagihan untuk menyaksikannya hingga akhir.

1.Rooftop Prince
Inilah juaranya drama Korea terbaik di tahun 2012 menurut penulis. Baik dari segi alur cerita, akting pemain sampai dengan soundtracknya, semua terasa padu menyatu dalam harmonisasi yang bikin ketagihan. Drama Korea yang sedang tayang di Indosiar ini mengambil genre fantasi drama karena menceritakan cinta lintas zaman yang berbeda.
Rooftop Prince adalah sebuah serial asal Negeri Ginseng Korea Selatan yang sekarang sedang digandrungi oleh banyak orang seperti negara Jepang, China, Taiwan, Singapore bahkan Indonesia. Serial ini ditayangkan perdana di Korea mulai dari 21 Maret 2012 hingga 24 Mei 2012. Rooftop Prince yang berjumlah 20 episode ini dibintangi oleh Park Yoo Chun yang sudah dikenal penonton Indonesia melalui drama Asia Sungkyunkwan Scandal dan Miss Ripley yang pernah ditayangkan oleh Indosiar. Walau ratingya tidak pernah menembus 20%. Namun ratingnya masih memiliki 2 digit nomor. Rating tertingginya berdasarkan ABG Nielsen diraih Rooftop Prince pada episode terakhirnya yang mencapai 14.8%. Secara rating, mungkin ratingnya memang biasa saja. Namun di luar negeri, serial ini sangatlah populer.

Kisahnya dibuka dengan kesedihan Putra Mahkota Lee Gak (Park Yoo Chun) yang harus menerima kenyataan jika Putri Mahkota yang dicintainya dengan setulus hati ditemukan tewas secara tidak wajar di dalam kolam. Selidik punya selidik, Putra Mahkota membentuk pasukan khusus untuk menyelidiki kematian Putri Mahkota yang tidak wajar ini. Ditemani Song Man Bo (Lee Min Ho), Woo Yong Sul (Jung Suk Won), serta Do Chi San (Choi Woo Shik) dimulailah penyelidikan mengenai sebab kematian Putri Mahkota. Fakta mulai terkuak jika Putri Mahkota tewas akibat kesemek kering yang dimakannya sebelum ia ditenukan tewas. Masalahnya sekarang, siapa pembunuh Putri Mahkota yang sebenarnya?

Saat sedang menyeledikinya, Putra Mahkota bersama 3 pasukannya yang lain diserang sekumpulan pasukan. Mereka terdesak ke jurang hingga memutuskan melompati jurang dengan kuda mereka. Ajaibnya, kuda mereka selamat sampai ke seberang jurang. Namun tanpa para penunggangnya.

Di lain sisi, diceritakan juga kehidupan Putri Mahkota dari mulai kecil hingga dewasa. Pertama, adiknya Bu Young lah yang sebenarnya akan dijodohkan dengan Putra Mahkota. Namun karena sebuah insiden yang dilakukan oleh Putri Mahkota itu sendiri yang mengakibatkan rusaknya muka sang adik. Akhirnya, ayah mereka memutuskan untuk menjodohkan Putri Mahkota.

Cerita bergulir ke masa sekarang. Ayah Park Ha (Han Ji Min) menikahi seorang wanita yang merupakan Ibu dari Joo Se Na (Jung Yoo Mi). Setelah itu, keluarga kecil itu pun hidup bersama. Namun timbul iri hati dan dengki dari Se Na terhadap adik tirinya itu. Akhirnya, suatu saat ia meninggalkan adiknya dalam sebuah truk yang sedang berhenti. Park Ha kecil yang sedang tidur baru menyadarinya ketika Truk itu berjalan, ketika membuka pembatas truk itu, Park Ha menangis tersedu-sedu melihat truk itu berjalan dan mulai menjauhi Kakaknya Se Na. Namun Se Na mengacuhkan dan malah berbalik menjauhi truk yang sedang melaju kencang itu. Semenjak kejadian itu, Park Ha pun tidak pernah ditemukan kembali.

Cerita pun bergulir menjadi beberapa tahun kemudian. Sementara itu. Seorang pemuda bernama Tae Young sedang melukis Park ha (Han Ji Min) yang sedang menjual buah-buahan. Namun sebuah lemparan keras mengenai kepala Tae Young karena ulah park ha yang tanpa sengaja mengenai Tae Young yang sedang melukis Park Ha itu sendiri. itulah awal pertemuan Tae Young dengan Park ha.

Tae Mu (Lee Tae Sung) dan Tae Young minum di sebuah bar dan menemukan Park ha di sana. Tae Young mengabadikan beberapa foto di handphonenya sebagai kenang-kenangan. Setelah itu, Tae Mu menyuruh Tae Young untuk membuat janji dengan Park Ha untuk bertemu. Tae Young pun menitipkan sebuah postcard bergambar lukisan Park Ha itu pada teman Park Ha untuk kemudian diberikan pada Park Ha.
Pada saat bersamaan, Park ha mendapatkan telepon mengenai kepastian ayah kandungnya yang sebenarnya. dari situlah, Park Ha kemudian kembali ke Korea.

Kemarahan Tae Mu memuncak ketika Tae Young menolak kembali ke Korea karena permintaan nenek mereka. Tae Mu merasa tersudutkan atas penolakan tae Young. Tae Mu pun memukul Tae Young hingga jatuh dan tersungkur mengenai pinggir kapal. Tae Young pun jatuh ke dalam laut. Bukannya menolong sepupunya itu, tae Mu malah berenang meninggalkan Tae Young.

Cerita kemudian bergulir pada Putra Mahkota Lee Gak bersama tiga orang pengawalnya yang secara ajaib terlempar ke masa sekarang. Uniknya, mereka jatuh ke rumah Park Ha yang sudah kembali ke Korea. Park Ha begitu terkejut dengan kedatangan mereka dengan pakaian kuno zaman Jiseon.

Konflik dimulai dari sinilah. Putra Mahkota Lee Gak percaya jika kedatangannya di masa sekarang ini adalah jawaban atas kematian Putri Mahkota. Selama pencaharian itu, Lee Gak dan tiga orang pengawalnya begitu takjub dengan modernisasi zaman. Mereka bertingkah sangat polos terhadap segala sesuatu yang baru mereka temui seperti lift, mobil hingga mie ramen.

Dari sinilah, benih-benih cinta mulai tumbuh di antara Lee Gak dengan Park Ha. Konflik semakin rumit ketika Lee Gak bertemu dengan reinkarnasi Putri Mahkota yang ternyata adalah Se Na, kakak tiri Park Ha. Cinta segiempat pun terjadi, karena ternyata Tae Mu adalah kekasih Se Na.

Di lain sisi, Tae Young ternyata adalah reinkarnasi dari Lee Gak di masa sekarang. Untuk menemukan kebenaran itu, akhirnya Lee Gak berpura-pura menjadi Tae Young. nenek Tae Young yang kaya raya pun menerima kehadiran Tae Young yang sempat menghilang dengan tangan terbuka. Tae Mu semakin tersudutkan karena ia menyangka Lee Gak adalah benar Tae Young.

Menuju akhir kisah, Anda akan semakin penasaran mengikuti ceritanya. Karena masih banyak rahasia dan alur cerita yang tak tertebak. Misteri kematian Putri Mahkota juga segera terungkap dengan kenyataan yang tak pernah Anda sangka.

Secara keseluruhan, serial ini sangat patut untuk Anda tonton. Karena semua rasa campur aduk dalam serial ini. Kisah kocaknya, lucunya serta tegangnya itu benar-benar mengikat penonton untuk terus menyaksikannya hingga akhir episode. Di akhir episode, Anda juga akan mendapatkan penjelasan mengenai kejadian awal kematian Putri Mahkota di awal episode. Penasaran kan apakah Lee Gak dan Park Ha dapat bersatu dalam kondisi mereka yang berbeda zaman?
***
Itulah review Top 10 Drama Korea Terbaik Tahun 2012 Bagian Kedua. Semoga dapat memberikan referensi tontonan yang menghibur.
   

Minggu, 17 Maret 2013

TOP 10 Drama Korea Terbaik 2012 (Bagian I)


MEMBUAT top 10 drama Korea terbaik versi penulis adalah hal yang cukup sulit. Banyak pertimbangan dalam memilih kesepuluh drama Korea terbaik ini. Tapi tentu saja, pertimbangan paling utama adalah dari segi alur ceritanya. Pertimbangan lainnya adalah akting ciamik yang disajikan serta rating yang di dapat serial tersebut. Dalam artikel spesial kali ini, penulis akhirnya memilih 10 drama terbaik di tahun 2012 tersebut dari berbagai genre. Ada yang melankolis, lucu sampai dengan tema berbeda yang disajikan. Apa saja kesepuluh drama terbaik tahun 2012 versi dunia tv? Saksikan liputan selengkapnya berikut ini :

10.The Moon that Embraces the Sun


The Moon That Embraces The Sun akrab menyapa pemirsa tanah air pada tahun 2012 kemarin karena sempat ditayangkan oleh Indosiar. Walaupun ratingnya tidak fantastis di Indonesia, namun di Korea sana, serial ini bahkan menjadi drama Nasional karena berhasil menembus rating lebih dari 40%. Mengingat serial bergenre sejarah ini diangkat dari novel karangan Jung Eun Gwol, si penulis novel Sungkyunkwan Scandal, ekspektasi terhadap serial ini cukup tinggi. Rasa penasaran bertambah dengan deretan nama-nama pemain yang cukup menarik: Kim Soo Hyun (Dream High), Han Ga In (Bad Boy), dan Jung Il Woo (49 Days, Flower Boy Ramyun Shop). Kisahnya tentang cinta rahasia antara seorang raja dinasti Joseon bernama Lee Hwon dengan gadis bernama Wol. Wol sebenarnya masih terhitung keluarga kerajaan bahkan memiliki potensi menjadi putri mahkota. Hubungan cinta terlarang itu akhirnya terungkap, namun hanya Wol yang menjalani hukuman hingga ia memutuskan menjadi seorang shaman alias cenayang.

9. Reply 1997



Serial ini tidak tayang secara Nasional di Korea. tvN selaku TV kabel di Korea yang sekarang juga aktif menayangkan sejumlah drama populer menayangkan serial ini sekitar pertengahan tahun 2012. Serial sepanjang 16 episode ini menyajikan cerita kilas balik sebagai inti ceritanya. Namun Anda tidak perlu khawatir karena penulisnya cukup pintar mengolah ceritanya, sehingga memberian rasa penasaran di setiap episodenya. Ceritanya juga tidak beribet dengan balutan cerita keluarga, kisah cinta dan segala sesuatu yang dekat dengan penonton. Oh yah, untuk Anda yang mungkin sudah remaja di tahun 1997 pastinya tidak asing dengan beberapa permainan yang sedang ngetrend di tahun itu semisal tamagochi. Yang tidak ketinggalan lagi adalah soundtracknya yang memikat. Bahkan lagu All For You yang dinyanyikan Seo In Guk dan Jung Eun Ji ini meraih penghargaan sebagai Best OST di ajang Melon Awards 2012.

8.Bridal Mask



Dengan jumlah episode mencapai 28, Bridal Mask ternyata mampu mendominasi selama masa tayangnya. Walaupun termasuk bukan genre yang populer, nyatanya serial ini sukses juga di Korea sana. Drama yang bertajuk Bridal Mask ini diadaptasi dari komik bertajuk sama karya Huh Young Man yang pertama kali diterbitkan sekitar tahun 1974. Naskahnya sendiri digarap oleh Yoo Hyun Mi yang pernah menulis untuk drama Green Rose (2005), I Want to Love (2006), The Scale of Providence (2008) dan Home Sweet Home (2010).

Kisah utamanya fokus pada karakter Gaskital yang selalu memakai topeng pengantin. Ia merupakan perwira di pemerintahan Jepang dan juga pejuang kemerdekaan Korea. Yup, genrenya memang bertema sejarah dan balas dendam. Jadi tentunya adegan perkelahian dan baku hantam menjadi hal yang lumrah dari serial ini. Namun untuk Anda yang tidak suka dengan genre seperti ini, Anda perlu menyaksikan serial ini terlebih dahulu. Karena penggarapan ceritanya yang apik memberikan sentuhan yang berbeda untuk keseluruhan cerita. Selain itu, adegan percintaan di sini juga tentunya menjadi bagian penting dari keseluruhan cerita. Selain itu juga bisa menambah wawasan mengenai sejarah perang dunia kedua maupun sistem pemerintahan yang ada pada saat itu.
 


7. Arang and The Magisrate



Drama Korea yang satu ini bermain di dalam genre seaguk fantasi. Dibintangi aktris cantik Shin Min Ah yang dikenal di Indonesia berkat perannya di My Girlfriend is Gumiho dan juga sang aktor utama Lee Jun Ki, membuat casting dari drama ini menjadi lebih hidup. Drama Arang and The Magisrate ini tayang perdana di Korea pada 15 Agustus 2012 dan berakhir pada 18 Oktober 2012 di stasiun TV MBC. Episode perdananya langsung mencuri perhatian dengan memperoleh rating sebesar 13.3% dan langsung menduduki peringkat empat perolehan rating berdasarkan perhitungan AGB Nielsen Korea. Jika perhitungan TNmS bahkan ratingnya lebih tinggi lagi dengan memperoleh rating sebesar 14.4% . Semasa tayang dulu, Arang and The Magisrate harus bersaing ketat dengan drama Nice Guy, sementara rival mereka To the Beautiful You harus mengakui keunggulan dua drama di atas.

Ceritanya mengisahkan tentang sosok hantu penasaran bernama Arang (Shin Min Ah) dalam mencari identitas dirinya yang asli serta sebab kematiannya. Untuk itu dia meminta bantuan seorang pemuda bernama Kim Eun Oh (Lee Jun Ki). Eun Oh sendiri menyanggupi permintaan Arang karena ia ingin mengetahui keterkaitan Arang dengan sosok Ibunya yang sudah lama menghilang, Eun Oh melihat Arang memakai tusuk rambut milik Ibunya.

Dengan jabatan sebagai hakim, Eun Oh mulai mengungkap misteri-misteri mengenai keberadaan Arang dan juga Ibunya. Namun suatu hari, Eun Oh mendapati sosok Arang yang sudah menjadi manusia. Rupanya Arang membuat perjanjian dengan kaisar langit dan raja neraka, jika ia bisa menemukan misteri kematiannya sendiri maka ia boleh masuk ke surga. Jika tidak, Arang rela dimasukkan ke dalam neraka. Eun Oh pu terkejut setelah mengetahui fakta ini karena ia mulai mempunyai perasaan untuk Arang. Di samping itu, ternyata tubuh Ibu Eun Oh telah dimasuki roh jahat dari peri surga yang meloloskan diri dari surga karena aturan ketat surga yang dinilainya tidak masuk akal. Nantinya semua akan terungkap pada episode pamungkas, apa sebab kematian Arang yang sesungguhnya dan apakah akhirnya Arang dan Eun Oh yang berbeda alam akan dapat bersatu.

6.Nice Guy



Drama ini menyajikan kisah yang rumit dan kompleks dengan menyertakan alur cerita yang menjangkau kisah masa kecil yang menyedihkan, penyakit tragis dan perebutan kekuasaan. Kisah dimulai dengan menyorot kehidupan Kang Ma Roo (Song Joon Ki) yang merupakan sosok calon dokter yang pintar dan juga tampan. Sedari kecil,  ia sudah memendam perasaan pada gadis yang lebih tua darinya bernama Han Jae Hee (Park Si Yeon). Suatu saat malapetaka terjadi. Ma Roo dihadapkan pada dua situasi genting dalam hidupnya. Ia harus memilih untuk membawa adiknya yang sedang sekarat ke rumah sakit atau memenuhi panggilan Jae Hee yang terdengar putus ada saat menelepon Ma Roo. Karena saking cintanya pada Jae Hee, Ma Roo segera berlari ke apartement Jae Hee dan lantas menemuinya. Di sana ia menemukan Jae Hee berlumuran darah dan nampak seorang pria tergelepar di sana. Ma Roo pun meminta Jae Hee untuk menghubungi polisi dan mengatakan jika tindakannya tersebut adalah untuk membela dirinya. Namun Jae Hee menolak dan mengatakan jika karirnya sebagai reporter akan berakhir jika ia melakukan hal itu. Merasa kasihan, Ma Roo malah meminta Jae Hee melarikan diri dan dirinyalah yang akan bertanggungjawab atas masalah tersebut.

6 tahun berlalu, Ma Roo baru saja keluar dari penjara karena tindakan yang tidak pernah ia lakukan. Namun kini ia berubah, ia menjadi dingin dan suka bergonta-ganti pasangan. Bahkan ia menjadi seorang gigolo untuk menyambung hidupnya. Padahal karir dan hidupnya akan jauh lebih baik jika saja ia tidak memutuskan hal bodoh tersebut. Jae Hee yang berjanji akan menjenguknya selama ia dipenjara mengingkari hal tersebut. Jae Hee menghilang dan tidak pernah lagi menampakkan batang hidungnya. Ternyata, Jae Hee malah menikah dengan ketua Tas San Group yang bahkan lebih pantas menjadi ayahnya dibandingkan menjadi suaminya. Dari pernikahannya ini, bahkan Jae Hee sudah mempunyai seorang anak laki-laki. Jae Hee kembali dipertemukan dengan Ma Roo saat insiden di pesawat. Seo Eun Gi (Moon Chae Won) yang merupakan anak tiri Jae Hee sedang dalam keadaan sekarat dan membutuhkan pertolongan. Akhirnya setelah dorongan dari Park Jae Gil (Lee Kwang Soo), Ma Roo menyelamatkan nyawa Eun Gi.

Setelah pertemuan tersebut. Eun Gi menjadi penasaran dengan Ma Roo yang telah menyelamatkan nyawanya. Ma Roo bahkan menolak pemberian uang oleh Eun Gi. Keadaan semakin rumit saat Ja Hee menyadari jika Eun Gi pada akhirnya menyukai Ma Roo. Jae Hee sendiri masih menyukai Ma Roo walau dalam status sebagai ibu tiri Eun Gi.

Suatu saat, ketua Tae San grup meninggal dunia dan membuat Eun Gi marah. Dalam kemarahan itu, Eun Gi malah mengalami kecelakaan dan akhirnya amnesia. Ma Roo yang awalnya hanya ingin memanfaatkan Eun Gi untuk mendapatkan kembali Jae Hee, malah mendapati dirinya jatuh cinta sungguhan dengan Eun Gi. Di lain sisi, Jae Hee mulai ketakutan saat kondisi Eun Gi berangsur membaik. Cerita semakin memuncak saat Eun Gi mengetahui jika ayahnya meninggal karena perbuatan seseorang.

***

Baca Top 10 Drama Korea Terbaik (Bagian II) disini

  

Selasa, 11 Desember 2012

TOP 10 Sinetron dengan Jumlah Episode Terpendek Selama Tahun 2012

DALAM industri sinetron kita saat ini, tidak ada yang bisa memastikan berapa jumlah episode sebuah sinetron. Pengelola TV, produser, sutradara, dan penulis skenario tidak bisa menentukan jumlah episode sebuah sinetron harian. Usia sebuah sinetron harian, atau program TV apapun, bergantung pada rating.
Kalau ratingnya tinggi, masa tayangnya pasti lama. Sebaliknya jika rating tidak sesuai harapan pengelola TV, ya siap-siap saja diberhentikan dengan ending yang mendadak atau bahkan tidak mempunyai ending.


Sepanjang tahun 2012, hanya sinetron Saranghae I Love You yang tayang setelah proses syuting selesai. Sinetron ini hanya mempunyai total 30 episode saja. Namun dengan hal ini justru menambah nilai plus untuk sinetron yang dibintangi Tim Hwang dan Revalina S Temat ini. Seandainya saja semua sinetron seperti ini, pasti kualitasnya akan jauh lebih baik lagi.
Selama tahun 2012 ini, terlepas apapun alasannya, ini 10 sinetron harian dengan jumlah episode terpendek. Kami urutkan dari yang pendek sampai yang terpendek.

10. Mencari Jejak Bunda (19 November-7 Desember)

Hadir dengan performa yang menjanjikan dengan melanjutkan kesuksesan sinetron pagi Bukan Salah Takdir, sinetron Mencari Jejak Bunda stabil memperoleh share 17-22 persen yang selalu dikantongi saat pukul 10.00 WIB. Di minggu kedua, mulai terlihat penurunan. Anjlok di bawah 15%. Tak kunjung membaik, Mencari Jejak Bunda yang menempatkan Ghea D'Syawal dan Hengky Kurniawan ini malah berakhir di minggu ketiga dengan total 15 episode. Endingya, Ghea malah bersatu dengan Rico Verald, bukan Hengky Kurniawan. Endingnya sedikit banyak mirip dengan Kuch Kuch Hota Hai.  Pada saat menjelang pernikahan, karakter yang dimainkan oleg Ghea terus bersedih dan menangis, dan akhirnya Hengky Kurniawan merelakan Ghea untuk Rico Verald. Adegan ditutup dengan adegan pelukan antara Ghea dengan Rico Verald.

9. iSkul Musikal (8-20 April)

Sinetron SinemArt identik dengan pemain terkenal. Namun untuk iSkul Musikal, pemain utamanya didominasi wajah-wajah baru. Hasilnya? Jeblok. Sinetron ini hanya bertahan 13 episode. Sebelum tayang, banyak netizen yang menuduh iSkul menyadur serial Glee (Amerika Serikat) atau Dream High (Korea Selatan). Sama-sama musikal, sih. Tapi cerita iSkul tidak ada menyadur Glee atau Dream High. Yang bikin seru, semua pemain ini menyanyikan lagu sendiri. Suara bagus, aransemen baru pun catchy. Sayangnya persiapan yang cukup matang ini gagal mencuri perhatian penonton. Sempat dimasukkan beberapa artis populer SinemArt sebagai bintang tamu: Asmirandah, Nabila Syakieb, Aura Kasih, Baim Wong, Miller Khan, dan banyak lagi. Tapi tak mampu mendongkrak jumlah penonton sinetron yang tayang di RCTI ini. Kuat dugaan, ceritanya yang tidak ada greget membuat penonton jenuh. Padahal, pada episode perdananya, ratingnya cukup meyakinkan, yakni berada di peringkat 8 dengan TVR 3.6 dan share 14.2%. Sayang pada episode keduanya melorot ke posisi 20 dengan TVR 2.4 dan share 9.9%. Kemudian ratingnya terus merosot, bahkan sharenya pernah mencapai hanya dengan 6.3% di episode ke 11 nya.

8. Aku Suka Dia (16 Mei-4 Juni)

Semester pertama 2012, performa sinetron RCTI sedang mengalami penurunan. Kalau sebelumnya sinetron produksi SinemArt mendominasi RCTI, bulan Mei 2012 masuk Rapi Films dengan judul Aku Suka Dia. Padahal sebelumnya, promonya sempat muncul di Indosiar dengan judul Bunga-Bunga Cinta, namun entah karena faktor apa, akhirnya sinetron ini justru tayang di RCTI dengan judul baru. Sinetron bergenre remaja ini dibintangi oleh Stefan William, Rana Audi Marissa, dan Rizky Alatas. Sayang, sinetron ini tak mampu berbuat banyak. Episode perdananya berada di peirngkat 33 dengan TVR 1.9 dan share 9.7%. Namun di episode selanjutnya mengalami peningkatan dan akhirnya pernah meraih posisi 10 besar. Namun karena ekspetasi RCTI yang tidak mampu dicapai, akhirnya Aku Suka Dia berakhir pada episode 13. Padahal menurut salah satu penulisnya, Aku Suka Dia sudah syuting sampai episode 19, yang merupakan episode pamungkas. Kalau begini, harapan pemirsa bisa menikmati episode terakhirnya adalah jika Aku Suka Dia tayang di stasiun TV Malaysia atau Singapura.

7. Cahaya Gemilang (19-29 Februari)

Setelah meraih SCTV Awards 2011 sebagai Aktris Paling Ngetop, wajah Yuki Kato tak pernah absen dari layar SCTV. Setelah Gol-Gol Fatimah dan Dia Atau Diriku (keduanya Rapi Films), Yuki menjadi pemeran utama sinetron Cahaya Gemilang milik Verona Pictures. Di sinetron ini, Yuki dipasangkan dengan Adipati Dolken yang sekarang lebih aktif di layar lebar. Ceritanya sebenarnya cukup komersil, lho. Ada anak yang terpisah, perselingkuhan, dan tentu saja rebutan harta. Toh ratingnya tak begitu bagus. Berakhir secara terburu-buru di episode 12. Setelah itu, Yuki seharusnya membintangi Otomatis Jatuh Cinta, sinetron produksi Screenplay yang diplot tayang di SCTV. Tapi hanya beredar promo dan tak pernah tayang. Sekarang malah beredar rerun sinetron Yuki ketika masih kecil berjudul Heart The Series yang justru memperoleh rating yang gemilang.

6. Kutunggu Ibu di Stasiun: The Series (20-31 Agustus)


Melihat FTV-nya mendatangkan share yang cukup baik, Indosiar pun mempercayakan Rapi Films untuk membuat versi serial Kutunggu Ibu di Stasiun (KIDS). Masih berkisah tentang anak-anak kecil yang ditinggal pergi ibunya (Lyra Virna). Ternyata sang ibu mengalami musibah hingga membuatnya amnesia. Akhirnya anak-anak ini harus berjuang sendiri di jalanan untuk bertahan hidup. Tayang mulai H+1 Lebaran, mungkin pecinta sinetron belum ngeh. Apalagi promonya di Indosiar terbilang jarang. Tak heran jika sharenya di bawah 10 persen. Episode perdananya bahkan tak menembus top 30. Kutunggu Ibu Di Stasiun The Series berakhir di episode 12.


5. Kisah Rama Shinta (26 Maret-6 April)

Evan Sanders pernah sukses dengan sinetronnya Kesetiaan Cinta, Antara Cinta dan Dusta, Sandra Dewi pernah sukses dengan Cinta Indah, dan Ali Syakieb dengan Pesantren & Rock n Roll, masing-masing pernah membintangi sinetron sukses. Namun ketika disatukan, hasilnya tak sesuai harapan. Padahal cerita sinetron produksi Screenplay ini terbilang unik. Karakter wayang Rama (Ali Syakieb) dan Shinta (Sandra Dewi), berbaur dengan manusia melalui dalang Arya (Evan Sanders). Jam tayangnya yang dipasang Indosiar sebelum Tutur Tinular versi 2011 yang saat itu masih setia menghuni 10 besar, tak mampu membuat Kisah Rama Shinta bersaing dengan Fathiyah atau Putih Abu-abu yang kala itu sedang bagus-bagusnya. Sinetron ini digarap oleh penulis skenario Gustin Suradji yang sebelumnya sukses menelurkan sinetron stripping Antara Cinta dan Dusta yang bertahan hingga ratusan episode. Sayangnya, jumlah episode Kisah Rama Shinta tak seberuntung itu karena hanya mampu bertahan 10 episode saja.

4. Abu Nawas dan Paman Jin (27 Agustus-2 September)

Ingat Yuga, karakter anak kecil yang menggemaskan di sinetron Cinta Fitri? Anbo Ontocheno, diberi kesempatan oleh Screenplay untuk menjadi pemeran utama dalam sinetron fantasi berjudul Abu Nawas dan Paman Jin. Sinetron yang tayang di SCTV ini turut didukung oleh Aming dan Ronny Dozer. Karena share-nya yang kurang baik, sinetron ini hanya bertahan seminggu, membukukan 7 episode. Padahal sebelumnya, ScreenPlay pernah sukses dengan sinetron Badil dan Blangkon Ajaib yang secara rating menjadi kuda hitam, tidak diunggulkan, namun ternyata bisa mencapai prestasi bagus.

3. Abay Anak Ajaib (3-7 September)

Sejatinya, sinetron ini mirip dengan sinetron yang tayang di B Channel kala itu berjudul Si Mamat Anak Metropolitan. Penokohan dan setting juga hampir sama. Dibintangi Akbar Alkatiri, Umay Shahab, dan Adi Bing Slamet, Abay Anak Ajaib adalah sinetron anak dengan selipan religi dan budaya
betawi. Teladan yang baik seperti Abay yang ingin membangun masjid, mewarnai episode sinetron produksi Verona Pictures ini. Respon penonton yang adem ayem, sampai terlempar dari 10 besar, membuat Indosiar hanya memberi kesempatan seminggu untuk sinetron ini tayang. Abay berakhir di episode 7.

2. Ajari Aku Karate (8-14 Oktober)

Ada artis cilik baru bernama Zidan yang bernaung di Rapi Films. Kalau ada FTV tearjerker yang dibintangi Zidan, kebanyakan meraih share bagus. Mungkin ini alasan Indosiar mempercayakan Zidan untuk bermain dalam stripping Ajari Aku Karate (AAK), meski sebelumnya kurang berhasil dalam Kutunggu Ibu di Stasiun: The Series. Dalam Ajari Aku Karate, Zidan tak terlalu mendominasi, sih. Masih ada konflik dewasanya, diwakili oleh karakter yang dimainkan Tya Ariestya dan Keith Foo. Jarak antara rilis promo dan tayang perdana yang terlalu mepet, dan pemain yang tak terlalu akrab bagi pecinta sinetron, membuat sinetron ini hanya meraih share di kisaran 5. Parahnya lagi, episode perdana Ajari Aku Karate bahkan tidak menembus 100 besar, dengan TVR 0.8 dan share 4.4%. Pantas saja pada akhirnya sinetron ini hanya mampu bertahan cuma sampai episode 7.

1. Layla Majnun (1-5 Oktober)


Inilah sinetron dengan jumlah episode terpendek sepanjang 2012. Pasca Tutur Tinular, Indosiar sempat terpuruk dengan sinetron penggantinya semisal Hikayat Alibaba maupun Layla Majnun ini sendiri. Setelah Kisah Sembilan Wali yang ratingnya kurang memuaskan, masih harus mendapat protes dari umat Hindu di Bali, Indosiar kembali mempercayakan Gentabuana Paramita untuk membuat Layla Majnun. Dilihat dari episode pertama, adegan fighting terbilang meyakinkan. Alurnya pun cepat. Entahlah karena jumlah karakter yang terlalu banyak, atau chemistry Vanessa Angel-Ridwan Ghany yang kurang menggigit, Layla Majnun tak mampu menembus 50 besar.  Tertinggal jauh dari acara yang tayang bersamaan; Tukang Bubur Naik Haji (RCTI), Opera Van Java (Trans 7), Jagoan Silat (MNCTV), Raden Kian Santang (MNCTV), serta FTV (SCTV).  Padahal, dari segi eksekusi terlihat repared. Adegan fighting yang digarap di perbukitan cukup meyakinkan. Alurnya pun terbilang cepat dan tak bertele-tele. Apakah berarti era kolosal sudah berakhir? Tidak juga. Raden Kian Santang masih stabil di 5 besar.Akhirnya, Layla Majnun hanya tayang 5 hari alias 5 episode saja.